གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Diva Kurnia Khoirunnisa

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

Diva Kurnia Khoirunnisa གིས-
Diva Kurnia Khoirunnisa_2216031006_Reg B
Secara teoritis maupun filosofis, etika dan hukum adalah dua entitas yang sangat berkaitan, namun berbeda dalam penegakannya. Etika adalah ladang tempat hukum ditemukan, dan hukum sendiri merupakan pengejawantahan hukum yang telah diberi sanksi dan diformalkan.
Hukum dan politik merupakan subsistem dalam sistem kemasyarakatan. Masing-masing melaksanakan fungsi tertentu untuk menggerakkan sistem kemasyarakatan secara keseluruhan. Secara garis besar hukum berfungsi melakukan social control, dispute settlement dan social engeneering atau inovation, sedangkan fungsi politik meliputi pemeliharaan sistem dan adaptasi, konversi dan fungsi kapabilita.
Hubungan hukum dengan Etika adalah tentang perbuatan manusia. Hukum memberikan putusan hukumnya bagi suatu perbuatan, sedangkan etika memberikan penilaian baik atau buruknya suatu perbuatan.
Hukum dengan etika tidak jauh berbeda karena berisi aturan untuk mengatur tata kehidupan dan perbuatan manusia. Etika memerintahkan berbuat apa yang berguna dan melarang apa yang tidak baik sementara itu hukum berperan sebagai "penjaga" agar etika dan norma-norma lain di dalam masyarakat dapat berjalan dengan baik.
"law floats in a sea of ethics" artinya hukum mengapung di atas samudera etika. Hukum pada dasarnya terbentuk dari norma, etika dan nilai yang ada di dalam masyarakat. Dengan kata lain etika adalah landasan bagi hukum dan hukum hanya akan tegak serta bergerak di atas etika.
Jika sesuatu adalah legal, maka secara moral adalah legal" (If it's legal, then it's morally okay). Hal ini sangat erat kaitannya dengan kesadaran etika suatu masyarakat. setiap pelanggaran hukum kebanyakan adalah pelanggaran terhadap etik. Namun pelanggaran terhadap etika belum tentu merupakan pelanggaran terhadap hukum.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> forum diskusi video

Diva Kurnia Khoirunnisa གིས-
Diva Kurnia Khoirunnisa_2216031006_Reg B
Etika adalah sebuah aspek yang sangat penting. Mengapa Etika Itu Penting? karena pendidikan etika dapat mengajarkan kita untuk mengetahui hal-hal yang buruk dan baik, etika juga mengajarkan kepada kita untuk berperilaku sesuai dengan aturan yang berlaku di tengah masyarakat. Mengetahui cara berperilaku yang baik dan benar, diperlukan agar kita sebagai manusia tidak melenceng ke jalur yang menyimpang. Perilaku baik yang kita lakukan tentunya akan berdampak positif terhadap kita sendiri, begitu juga sebaliknya. Apa yang kita tanam, maka kita juga akan menuai dari apa yang telah kita tanam. Siapa menghamburkan badai, maka dia juga akan terkena badai, yang bisa jadi mengakibatkan kehidupan yang lebih buruk bagi manusia yang melakoninya. Selain itu, etika sangat penting dalam membina hubungan atau relasi kita dengan orang lain, secara tidak sadar orang yang beretika akan memiliki hubungan yang lebih baik daripada orang yang tidak beretika. Dengan memiliki etika pula kita dapat hidup sesuai dengan penerapan pancasila dan memahami nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila, seperti; sila pertama mengandung nilai moral agar kita senantiasaa mendekatkan diri kepada tuhan, sila kedua mengajarkan kita untuk memanusiakan manusia, sila ketiga memberi arti untuk menjujunjung solidaritas antar sesama, sila ke empat dapat diartikan untuk menghargai satu sama lain, dan sila kelima mengingatkan kita untuk selalu berprilaku adil kepada orang lain.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Soal

Diva Kurnia Khoirunnisa གིས-
Diva Kurnia Khoirunnisa_2216031006_Reg B

1. Menurut saya, sistem etika perilaku politik saat ini belum sepenuhnya sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Meskipun telah banyak pemimpin yang jujur dan bijaksana dalam kekuasaannya, tidak dapat dipungkiri bahwa masih banyak pula ketidakjujuran yang terdapat dalam sistem pemerintahan politik di indonesia. Contohnya perihal hukum yang sering kali terdengar "Tajam di bawah, tumpul di atas”. Jika golongan bawah mendapat kasus yang membawanya ke jalur hukum, tak jarang mereka mendapatkan ketidakadilan dalam masalah tersebut. Mereka bisa saja di hukum dengan berat tanpa adanya bukti yang kuat. Sebaliknya, ketika para golongan atas seperti pejabat terkena kasus yang melibatkan pada jalur hukum, kasus tersebut bisa tidak diusut dengan benar karena adanya kekuasaan yang membuat mereka seakan bebas dan terlepas dari hukuman yang telah ditetapkan. Selain itu, masih banyak hal tidak seesuai lain yang sering dilakukan oleh orang-orang yang memiliki kekuasaan, seperti korupsi dan suap menyuap.
2. Berbicara mengenai etika yang terjadi di generasi muda pada zaman sekarang, tentunya memiliki respon negatif dan juga positif. Di lingkungan yang saya tempati masih terdapat beberapa remaja yang tidak mencerminkan etika dan nilai yang baik seperti yang dianut bangsa indonesia. Khusus nya remaja laki-laki masih sering melakukan kenakalan remaja seperti tawuran yang dapat merusak fasilitas umum dan merupakan pelanggaran sosial. Hal ini tidak seharusnya terjadi karena dapat mengganggu individu lain. Oleh sebab itu, Peran Orang tua sangat penting dalam mendidik karakter pada anak dan memberikan edukasi agar mengerti etika dan menjaga perilaku seperti yang di jelaskan oleh pancasila. Pemilihan lingkungan juga dapat mempengaruhi perilaku di setiap individu, untuk menjadi remaja yang mengerti moral dan etika kita juga harus memperhatikan dan memilih lingkungan yang baik untuk kita jalani.