Farlin Putri Ferinsia_2216031034_Reg B
Menurut saya, kaitan Pancasila dengan kemajuan IPTEK memiliki hubungan yang cukup erat. Dalam penggunaan IPTEK, pada dasarnya memberikan pengaruh positif bagi masyarakat untuk mempermudah kehidupan dan mempersingkat waktu. Namun, seiring berjalannya waktu di teknologi juga berkembang begitu pesat dan canggih membuat beberapa oknum tidak bertanggung jawab menyalahgunakan manfaat dari iptek tersebut. Jelas kita dapat melihat nilai-nilai dalam Pancasila sila pertama hingga kelima memberikan pedoman bagi bangsa Indonesia untuk berpikir dan bertindak. Contoh : dengan adanya IPTEK, pengetahuan dan ilmu tentang Pancasila dapat disebarluaskan dengan sangat mudah melalui media internet, seperti YouTube,dsb. Pembelajaran dan penyampaian materi dapat dilakukan secara daring tanpa hambatan jarak dan waktu. Kita dapat dengan mudah melihat dan menyaksikan berbagai acara politik yang ditayangkan di televisi, YouTube, live streaming, dsb yang sudah di kemas dengan baik sebelum di tayangkan di media agar layak untuk konsumsi publik sesuai dengan peraturan undang-undang yang berlaku dan pedoman nilai-nilai Pancasila yang ada. Namun, ada pula kelompok yang menggunakan IPTEK sebagai alat pemicu konflik, seperti cybercrime, penyebarluasan hoax, pembeberan aib, menyerang pihak politik, dsb. Sehingga Pendidikan Pancasila memberikan dasar bagi kita untuk bertindak, khususnya dalam penggunaan kemajuan teknologi di Indonesia, agar kita tidak melakukan hal-hal yang merugikan diri sendiri dan orang lain.
Menurut saya, kaitan Pancasila dengan kemajuan IPTEK memiliki hubungan yang cukup erat. Dalam penggunaan IPTEK, pada dasarnya memberikan pengaruh positif bagi masyarakat untuk mempermudah kehidupan dan mempersingkat waktu. Namun, seiring berjalannya waktu di teknologi juga berkembang begitu pesat dan canggih membuat beberapa oknum tidak bertanggung jawab menyalahgunakan manfaat dari iptek tersebut. Jelas kita dapat melihat nilai-nilai dalam Pancasila sila pertama hingga kelima memberikan pedoman bagi bangsa Indonesia untuk berpikir dan bertindak. Contoh : dengan adanya IPTEK, pengetahuan dan ilmu tentang Pancasila dapat disebarluaskan dengan sangat mudah melalui media internet, seperti YouTube,dsb. Pembelajaran dan penyampaian materi dapat dilakukan secara daring tanpa hambatan jarak dan waktu. Kita dapat dengan mudah melihat dan menyaksikan berbagai acara politik yang ditayangkan di televisi, YouTube, live streaming, dsb yang sudah di kemas dengan baik sebelum di tayangkan di media agar layak untuk konsumsi publik sesuai dengan peraturan undang-undang yang berlaku dan pedoman nilai-nilai Pancasila yang ada. Namun, ada pula kelompok yang menggunakan IPTEK sebagai alat pemicu konflik, seperti cybercrime, penyebarluasan hoax, pembeberan aib, menyerang pihak politik, dsb. Sehingga Pendidikan Pancasila memberikan dasar bagi kita untuk bertindak, khususnya dalam penggunaan kemajuan teknologi di Indonesia, agar kita tidak melakukan hal-hal yang merugikan diri sendiri dan orang lain.