Ratusan warga desa di Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah melakukan aksi unjuk rasa dengan menutup saluran pembuangan limbah dari lokasi pabrik pembuatan pakaian. Aksi unjuk rasa tersebut dilakukan karena warga merasakan ketidaknyamanan dari limbah pabrik yang dibuang langsung ke sungai, selain itu limbah pabrik juga dapat mencemarkan lingkungan sungai. Pada berita tersebut dijelaskan bahwa warga langsung menuju lokasi pabrik yang membuang limbah olahan pabrik ke sungai, di lokasi pabrik warga langsung melakukan penutupan terhadap saluran pembuangan limbah yang berasal dari 6 pabrik pakaian. Warga juga meminta pihak aparat desa untuk segera menutup ke-6 pabrik pembuatan pakaian yang tidak memiliki alat pengolahan limbah. Apabila penutupan pabrik tidak dilakukan oleh pihak pemerintah, warga mengancam akan terus melakukan aksi unjuk rasa. Menurut saya peristiwa tersebut terjadi karena tidak diterapkannya nilai-nilai pancasila pada kemajuan teknologi, sehingga menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat sekitar.
Ratusan warga desa di Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah melakukan aksi unjuk rasa dengan menutup saluran pembuangan limbah dari lokasi pabrik pembuatan pakaian. Aksi unjuk rasa tersebut dilakukan karena warga merasakan ketidaknyamanan dari limbah pabrik yang dibuang langsung ke sungai, selain itu limbah pabrik juga dapat mencemarkan lingkungan sungai. Pada berita tersebut dijelaskan bahwa warga langsung menuju lokasi pabrik yang membuang limbah olahan pabrik ke sungai, di lokasi pabrik warga langsung melakukan penutupan terhadap saluran pembuangan limbah yang berasal dari 6 pabrik pakaian. Warga juga meminta pihak aparat desa untuk segera menutup ke-6 pabrik pembuatan pakaian yang tidak memiliki alat pengolahan limbah. Apabila penutupan pabrik tidak dilakukan oleh pihak pemerintah, warga mengancam akan terus melakukan aksi unjuk rasa. Menurut saya peristiwa tersebut terjadi karena tidak diterapkannya nilai-nilai pancasila pada kemajuan teknologi, sehingga menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat sekitar.