Dwina Rahmaditya Azzahra 2216031008 Reguler B
Dalam video yang berjudul “Pancasila sebagai Dasar Pengembangan IPTEK” menjelaskan mengenai peran IPTEK dalam kehidupan. IPTEK sendiri ialah hasil karya manusia yang memudahkan kegiatan manusia dalam hidupnya. IPTEK bisa dimanfaatkan dengan positif dan juga bisa dimanfaatkan dengan negatif. Nilai-nilai Pancasila sangat penting dalam adanya Perkembangan IPTEK, karena Pancasila merupakan rumusan dan pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Sila-Sila Pancasila yang Menjadi Sistem Etika dalam Pengembangan IPTEK
1. Ketuhanan Yang Maha Esa, yakni mengkomplementasikan ilmu pengetahuan mencipta, keseimbangan antara rasional dan irasional, antara akal dan kehendak. Maksudnya, IPTEK bukan hanya memikirkan apa yang ditemukan, diciptakan, dan dibuktikan. Namun, IPTEK juga berperan dalam masud dan akibatnya.
2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, yakni sebagai dasar moralitas manusia dalam pengembangan IPTEK harus beradab dan bermoral.
3. Persatuan Indonesia, yakni pengembangan IPTEK seharusnya dapat mengembangkan rasa nasionalisme, kebesaran bangsa, dan keluhuran bangsa.
4. Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan, yakni setiap ilmuwan harus memiliki kebebasan dalam pengembangan IPTEK dan menghargai kebebasan orang lain serta memiliki sikap yang terbuka terhadap kritik.
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, yakni pengembangan IPTEK harus menjaga keseimbangan dan keadilan dalam kehidupannya.
Dalam video yang berjudul “Pancasila sebagai Dasar Pengembangan IPTEK” menjelaskan mengenai peran IPTEK dalam kehidupan. IPTEK sendiri ialah hasil karya manusia yang memudahkan kegiatan manusia dalam hidupnya. IPTEK bisa dimanfaatkan dengan positif dan juga bisa dimanfaatkan dengan negatif. Nilai-nilai Pancasila sangat penting dalam adanya Perkembangan IPTEK, karena Pancasila merupakan rumusan dan pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Sila-Sila Pancasila yang Menjadi Sistem Etika dalam Pengembangan IPTEK
1. Ketuhanan Yang Maha Esa, yakni mengkomplementasikan ilmu pengetahuan mencipta, keseimbangan antara rasional dan irasional, antara akal dan kehendak. Maksudnya, IPTEK bukan hanya memikirkan apa yang ditemukan, diciptakan, dan dibuktikan. Namun, IPTEK juga berperan dalam masud dan akibatnya.
2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, yakni sebagai dasar moralitas manusia dalam pengembangan IPTEK harus beradab dan bermoral.
3. Persatuan Indonesia, yakni pengembangan IPTEK seharusnya dapat mengembangkan rasa nasionalisme, kebesaran bangsa, dan keluhuran bangsa.
4. Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan, yakni setiap ilmuwan harus memiliki kebebasan dalam pengembangan IPTEK dan menghargai kebebasan orang lain serta memiliki sikap yang terbuka terhadap kritik.
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, yakni pengembangan IPTEK harus menjaga keseimbangan dan keadilan dalam kehidupannya.