Kiriman dibuat oleh M.FITRA SULLY ANGGARA

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

oleh M.FITRA SULLY ANGGARA -
M. Fitra Sully Anggara_2216031057_Reg A

Jurnal yang berjudul Pancasila Sebagai Filsafat Ilmu dan Implikasi Terhadap Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dijelaskan bahwa Pancasila merupakan dasar falsafah dan ideologi negara yang diharapkan menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang persatuan dan kesatuan serta sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia. Sedangkan menurut Soekarno, Pancasila adalah isi jiwa bangsa Indonesia yang turun temurun sekian abad lamanya terpendam bisu oleh kebudayaan Barat. Dengan demikian, Pancasila tidak saja falsafah negara, tetapi lebih luas lagi, yakni falsafah bangsa Indonesia.

Pancasila sebagai filsafat ilmu merupakan landasan dalam proses berfikir dan berpengetahuan. Sebuah pengetahuan dalam perkembangannya harus memperhatikan aspek ketuhanan yang merupakan landasan dalam setiap berpikir manusia. Pengetahuan harus memperhatikan aspek kemanusiaan, tanpa memperhatikan landasan ini, pengetahuan akan terlepas dari nilai-nilai hakiki pengetahuan itu. Pancasila sebagai suatu sistem filsafat pada hakikatnya adalah suatu
sistem pengetahuan yang dalam kehidupan sehari-hari sudah menjadi pedoman atau dasar bagi bangsa Indonesia dalam memandang realitas alam semesta, manusia, masyarakat, bangsa, dan negara tentang makna hidup serta sebagai dasar bagi manusia Indonesia untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam hidup dan kehidupan.

Dengan demikian, Pancasila sebagai filsafat dapat membuka cakrawala bagi diskusi secara terbuka terhadap masalah-masalah dan sekaligus secara kritis terhadap penyempitan-penyempitan ideologis. Dan berikut adalah implikasi terhadap perkembangan IPTEK dari Pancasila sebagai filsafat ilmu.

Implikasi Sila I Ketuhanan Yang Maha Esa dalam pengembangan ilmu pengetahuan Manusia pada hakikatnya adalah makhluk religi. Dan dalam Pengembangan Ilmu pengetahuan, sangat perlu dilakukan penanaman nilai religi mulai dari pendidikan dasar, sampai pada pendidikan tinggi. Dalam Pengembangan ilmu pengetahuan manusia perlu memahami batas kemampuannya dalam berfikir, karena tidak semua yang ada di alam ini mampu dijangkau oleh pemikiran manusia, dari keterbatasan kemampuan tersebut manusia harus mengembalikan kepada sang Pencipta dan penguasa segala sesuatu yang ada di alam ini, Sehingga dalam pengembangan ilmu pengetahuan, manusia harus menciptakan perimbangan antara yang rasional dan irasional, antara rasa dan akal.

Implikasi pada sila kedua kemanusiaan yang adil dan beradab dalam pengembangan ilmu pengetahuan adalah memberi arah dan mengendalikan ilmu pengetahuan. Ilmu dikembalikan pada fungsinya semula, yaitu untuk kemanusiaan, tidak hanya untuk kelompok, lapisan tertentu. Sila kemanusiaan yang adil dan beradab juga memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan ilmu pengetahuan haruslah secara beradab. Iptek adalah bagian dari proses budaya manusia yang beradab dan bermoral. Oleh karena itu, pembangunan iptek harus berdasarkan kepada usaha-usaha mencapai kesejahteraan umat manusia.

Implikasinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan adalah Sila persatuan Indonesia, memberikan kesadaran kepada bangsa Indonesia
bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia akibat dari sumbangan iptek, dengan iptek persatuan dan kesatuan bangsa dapat terwujud dan terpelihara, persaudaraan dan persahabatan antar daerah di berbagai daerah terjalin karena tidak lepas dari faktor kemajuan iptek.

Implikasinya dalam pengembangan pengetahuan adalah Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, mendasari pengembangan Iptek secara demokratis. Artinya, setiap ilmuwan haruslah memiliki kebebasan untuk mengembangkan Iptek. Selain itu dalam pengembangan iptek setiap ilmuwan juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan harus memiliki sikap yang terbuka artinya terbuka untuk dikritik/dikaji ulang maupun dibandingkan dengan penemuan teori lainnya.

Lalu implikasi sila ke 5 dalam pengembangan ilmu pengetahuan adalah; Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, mengimplementasikan pengembangan iptek haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri, manusia dengan Tuhannya, manusia dengan manusia lain, manusia dengan masyarakat bangsa dan negara serta manusia dengan alam lingkungannya.

Dari hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa Pancasila dapat berfungsi sebagai apa saja dan dapat diaplikasikan di mana saja, salah satunya terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. IPTEK tanpa adanya nilai-nilai Pancasila di dalamnya, maka akan ketidakseimbangan yang mengakibatkan kerugian dari berbagai pihak.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Soal-2

oleh M.FITRA SULLY ANGGARA -
M. Fitra Sully Anggara_2216031057_Reg A

Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?

1. Sila Pertama ini menyiratkan adanya konsep tentang keberadaan Tuhan YME yang terus menjalin hubungan dan kesatuan dengan manusia dan alam semesta beserta isinya.
2. Sila Kedua ini dengan jelas menyiratkan adanya konsep tentang manusia yang utuh. Dalam keutuhannya, ada rohani dan ada jasmani.
3. Sila ketiga ini menempatkan Sila Pertama dan sila Kedua sebagai jiwa Persatuan Indonesia, menunjukkan adanya keterpaduan antara karakter ilmu dengan faham kebangsaan Indonesia,
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
5. Keadilan sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia
Keadilan itu bukan keadilan formal, suatu keadilan yang lahir karena perundang-undangan, melainkan keadilan yang bertumpu pada habitat sosialnya, yaitu masyarakat Indonesia, yang berkarakter komunalistik-religius.

Dengan adaanya sila-sila tersebut tentunya menjadik sebuah pedoman bagi masyarakat dalam perkembangan IPTEK.


Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?

model kepemimpinan yang dibutuhkan masyarakat Indonesia adalah yang sesuai dengan pancasila, dengan demikian tentunya paradigma pancasila harus diterapkan dan diturunkan hingga ke masa mendatang. Dengan cepatnya perubahan akibat globalisasi, tentunya hal-hal yang mendasar dalam berperilaku akan terkikis oleh cepatnya perkembangan IPTEK, sehingga paradigma pancasila di masa mendatang sangat dibutuhkan baik untuk kepemimpinan atau masyarakatnya.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Soal-1

oleh M.FITRA SULLY ANGGARA -
M.Fitra Sully Anggara_2216031057_Reg A
1. Mengenai berita tersebut dan yang akan saya lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif dari penyebaran hoaxs adalah maraknya penyebaran hoax di zaman sekarang yang juga penyebaran tersebut didukung oleh adanya sosial media yang mempermudah penyebarannya semakin cepat dan luas tentu saja menjadi salah satu masalah yang lumayan besar yang dihadapi oleh bangsa Indonesia, terkhusus berita hoax yang banyak sekali menyebar di lingkup politik. Hal tersebut sangatlah sensitif bagi kemajuan bangsa kita. Seperti yang telah dikatakan oleh Ibu Anita pada artikel tersebut, orang berpendidikan belum tentu bisa kebal terhadap hoax. Dan data analisis dari Mafindo, bahwa dari 844 berita hoax pada bulan September 2018, banyak sekali didominasi oleh berita Politik. Hal tersebut sangat berbahaya bagi kemajuan bangsa Indonesia.


2. Pengaruh dari pengembangan IPTEK yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial ialah seperti di atas, yaitu penyebaran hoax yang relatif cepat karena adanya IPTEK dan dampak negatifnya yg sangat besar bagi bangsa Indonesia. Tentu saja berita hoax itu sudah sangat tidak sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, ditambahkan dengan adanya media sosial yang menunjang informasi tersebut dapat tersebar dengan luas dan cepat. itulah kenapa jika perkembangan teknologi tidak sesuai dengan norma yang berlaku, maka terjadilah hal-hal negatif seperti penyebaran hoax.

Lalu solusi apa menurut saya yang efektif dalam pengembangan IPTEK terkhusus dalam media sosial untuk bisa menanggulangi masalah seperti ini? Menurut saya ialah dengan cara para programmer yang membuat media sosial harus bisa berinovatif di kemudian hari untuk bisa juga menyeleksi hal-hal negatif yang dilakukan oleh masyarakat dalam bermedia sosial, bukan hanya penyebaran berita hoax, tetapi juga dalam judi online, prostitusi online, pinjol, dan lain sebagainya. Di sini juga peran pemerintah sangat berpengaruh karena pemerintah yang memiliki wewenang dalam menjalankan suatu pekerjaan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat besar. Oleh karena itu, pemerintah juga harus bisa membuat aturan dan kebijakan baru bahwa jika ada masalah dalam media sosial, hal tersebut dapat terhapus dan tidak akan bisa di post oleh masyarakat.

3. Sikap yang akan saya ambil yang sesuai dengan Jurusan saya yaitu Ilmu Komunikasi dalam mengantisipasi Konsumerisme masyarakat Indonesia yang menyebabkan Indonesia sebagai pasar bagi produk teknologi negara maju ialah dengan cara menganalisis terlebih dahulu apakah benar hal tersebut terjadi, lalu turun ke lapangan untukmemberikan pengertian kepada masyarakat terkait perkembangan IPTEK dan media sosial untuk menggunakannya dengan baik dan positif serta memberikan contohnya juga.
M. Fitra Sully Anggara_2216031057_Reg A
Analisa saya tentang video tersebut, disitu bisa kita lihat bahwa berita yang terdapat dalam video tersebut adalah termasuk kedalam penyalahgunaan pengembangan teknologi yang banyak memberikan kerugian bagi banyak orang, Bom atom yang di luncurkan itu berdampak besar bagi negara yang di dijatuhinya, dari peristiwa tersebut bisa kita lihat bahwa pentingnya nilai nilai yang ada pada pancasila harusnya bisa menjadi dasar dari pengembangan teknologi, peristiwa tersebut bisa menjadi pelajaran bagi bangsa indonesia bahwa ketika bangsa indonesia ingin membuat suatu pengembangan teknologi harus berdasar pada nilai nilai yang ada dalam pancasila, sehingga diharapkan pengembangan teknologi nanti tidak banyak menimbulkan kerugiaan karena telah menjadikan nilai pancasila sebagai dasar terutama jika kita lihat dalam peristiwa tersebut tidak adanya rasa kemanusiaan.
M. Fitra Sully Anggara (2216031057) Reg A
Dalam video merupakan salah satu contoh dari penerapan pengembangan ilmu dan tekonologi yang tidak di dasari dengan nilai nilai yang ada pada pancasila, bisa dilihat dalam video bahwa limbah pabrik mencemari lingkungan sekitar yang membuat banyak kerugian bagi orang lain sehingga membuat banyak masyarakat yang melakukan unjuk rasa, itulah mengapa disini seharusnya terdapat nilai nilai dalam pancasila terutama yang dapat dijadikan dasar adalah pancasila sila yang ke dua yakni kemanusiaan yang adil dan beradab. Disini pemilik pabrik seharusnya memikirkan orang yang lainnya juga serta perlu sekali adanya adab dan etika dalam bermasyarakat, tetapi beruntungnya pada akhirnya dapat di sadari oleh pemilik pabrik karena adanya unjuk rasa tersebut sehingga dilaksanakan perundingan atau musyawarah untuk mengatasi permasalahan yang ada. Dari sini dapat kita lihat bahwa penerapan nilai nilai dalam pancasila itu sangatlah penting sekali.