Kiriman dibuat oleh Helmalya Vrily Pramesti

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

oleh Helmalya Vrily Pramesti -
Helmalya Vrily Pramesti 2216031044

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mata kuliah pengembangan kepribadian Pancasila dalam menyikapi IPTEK. Data berupa kuesioner diuji menggunakan analisis deskriptif dan regresi, dan data sebelumnya diuji terlebih dahulu validitas dan reliabilitasnya menggunakan pearson product moment. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara umum responden dalam penelitian ini mempunyai pengembangan kepribadian pancasila yang baik. Mahasiswa sebagai generasi muda sebaiknya menjaga kepribadian bangsa dalam menghadapi tantangan perkembangan Iptek, dan berpegang teguh pada Pancasila sebagai dasar negara sehingga perkembangan Iptek dapat membantu.
Pengaruh Pengembangan Kepribadian Pancasila Mata Pelajaran Menanggapi IPTEK, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perkembangan kepribadian mata pelajaran Menanggapi IPTEK.
Ruang semakin dipersempit dan waktu semakin dipersingkat dalam interaksi dan komunikasi pada skala dunia. Teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam globalisasi.saat ini, perkembangan teknologi begitu cepat sehingga segala informasi dengan berbagai bentuk dan kepentingan dapat tersebar luas ke seluruh dunia. Teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam globalisasi. Globalisasi akan membawa perspektif baru tentang konsep "Dunia Tanpa Tapal Batas" yang saat ini diterima sebagai realita masa depan yang akan mempengaruhi perkembangan budaya. Saat ini, segala aspek kehidupan telah mampu berkembang dengan pesatnya, perkembangan tersebut beriringan pula dengan perkembangan pendidikan dari yang tradisional menjadi modern, secara otomatis perkembangan tersebut menuntut masyarakat menuju percepatan percepatan. Penyebab utama yang paling terasa pada perubahan tersebut adalah pada aspek teknologi informasi, contoh paling sederhana tentang hal ini adalah bila pada pendidikan yang masih tradisional dulu dalam mendapatkan sumber ilmu hanya dari buku, hal tersebut juga masih mempunyai kendala yaitu tidak semua orang bisa dapatkan buku yang harganya relatif mahal. Namun, kini pada tingkat yang lebih modern telah muncul internet yang memberikan banyak informasi tentang pendidikan dan dapat dijangkau di semua kalangan masyarakat. Kemajuan teknologi ini menyebabkan perubahan yang begitu besar pada kehidupan manusia dengan segala peradaban dan kebudayaannya. Khususnya masyarakat dengan budaya dan adat ketimuran seperti Indonesia. Saat ini, di Indonesia dapat kita saksikan begitu besar pengaruh kemajuan teknologi terhadap aspek-aspek pendidikan yang ada di masyarakat, baik masyarakat perkotaan maupun pedesaan (modernisasi). Kemajuan teknologi seperti televisi, telepon dan telepon genggam (HP), bahkan internet tidak hanya melanda masyarakat kota, namun juga telah dapat dinikmati oleh masyarakat di pelosok-pelosok desa. Akibatnya, segala informasi yang bernilai positif maupun negatif, dapat dengan mudah di akses oleh masyarakat. Dan di akui atau tidak, perlahan-lahan mulai mengubah pola hidup dan pola pikir masyarakat khususnya dalam aspek pendidikan. jika dikaitkan dengan ideologi yang dianut Indonesia yakni pancasila. Melihat kenyataan dalam masyarakat terutama pada kalangan mahasiswa, sebenarnya bukan pancasila yang terpengaruh oleh perkembangan teknologi informasi melainkan masyarakat itu sendiri. Memberi pengaruh baik atau buruk terhadap pancasila tergantung bagaimana masyarakat sebagai penganut ideologi pancasila menyikapi perkembangan teknologi informasi tersebut. Pesatnya perkembangan teknologi informasi memudahkan masuknya berbagai macam pengaruh dari luar yang bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila. Jika hal tersebut dibiarkan akan menyebabkan nilai-nilai luhur pancasila dalam masyarakat terkikis bahkan habis tergilas budaya barat yang berkembang. Hampir tidak ada keraguan lagi, mayoritas bangsa Indonesia ini berpendapat bahwa Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pandangan hidup masyarakat Indonesia yang plural tidak tergantikan. Pancasila yang akomodatif terhadap agama tidak dapat digantikan oleh ideologi sekulerisme yang tidak selalu bersahabat dengan agama. Oleh karena itu, perlu adanya pemulihan kembali kesadaran kesadaran komunitas tentang posisi vital dan urgensi Pancasila dalam kehidupan masyarakat terutama mahasiswa melalui mata kuliah Pengembangan Keperawatan Pancasila.
Mata Kuliah Pendidikan Pancasila merupakan pelajaran yang memberikan pedoman kepada setiap insan untuk mengkaji, menganalisis, dan memecahkan masalah-maslah pembangunan bangsa dan Negara dalam perspektif nilai-nilai dasar Pancasila sebagai ideologi dan dasar Negara Republik Indonesia. Kapitalisme berakar pada faham individualisme yang menjunjung tinggi kebebasan dan hak-hak individu; sementara komunisme dihapuskan pada faham sosialisme atau kolektivisme yang lebih mengendapkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan individu. Kedua aliran ideologi ini melahirkan sistem kenegaraan yang berbeda. Pertentangan ideologi ini telah menimbulkan 'perang dingin' yang dampaknya terasa di seluruh dunia. Namun para pendiri negara Republik Indonesia mampu melepaskan diri dari tarikan-tarikan dua kutub ideologi dunia tersebut, dengan merumuskan pandangan dasar (philosophische grondslag) pada sebuah konsep filosofis yang bernama Pancasila.

Dasar Sosiologis:Kebhinekaan atau pluralitas masyarakat bangsa Indonesia yang tinggi, dimana agama, ras, etnik, bahasa, tradisi-budaya penuh perbedaan, menyebabkan ideologi Pancasila dapat diterima sebagai pemersatu ideologi. Bangsa Indonesia yang majemuk secara sosiologis membutuhkan ideologi pemersatu Pancasila.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> forum diskusi video

oleh Helmalya Vrily Pramesti -
Helmalya Vrily Pramesti 2216031044 REG B
Etika Pancasila adalah cabang filsafat yang disebarluaskan oleh Aturan Pancasila, yang bertujuan untuk mengatur kehidupan bangsa Indonesia dan perilaku bernegara. Nilai-nilai yang terkandung dalam etika Pancasila adalah :
1. sila pertama mengandung dimensi moral berupa nilai-nilai spiritual
2. sila kedua mengandung dimensi kemanusiaan
3.sila ketiga adalah solidaritas untuk tanah air, mencakup aspek persatuan dan kecintaan terhadap tanah air
4. sila keempat mencakup nilai menghormati orang lain
5. sila kelima mencakup dimensi kepedulian terhadap nasib orang lain.
Pancasila menjadi sumber moral dan penentu sikap serta keputusan. tidak hanya itu,pancasila juga membimbing warga negara sebagai politik untuk tidak keluar dari semangat negara-bangsa dengan semangat Pancasila.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Video

oleh Helmalya Vrily Pramesti -
Helmalya Vrily Pramesti 2216031044 REG B
Etika Pancasila adalah cabang filsafat yang disebarluaskan oleh Aturan Pancasila, yang bertujuan untuk mengatur kehidupan bangsa Indonesia dan perilaku bernegara. Nilai-nilai yang terkandung dalam etika Pancasila adalah :
1. sila pertama mengandung dimensi moral berupa nilai-nilai spiritual
2. sila kedua mengandung dimensi kemanusiaan
3.sila ketiga adalah solidaritas untuk tanah air, mencakup aspek persatuan dan kecintaan terhadap tanah air
4. sila keempat mencakup nilai menghormati orang lain
5. sila kelima mencakup dimensi kepedulian terhadap nasib orang lain.
Pancasila menjadi sumber moral dan penentu sikap serta keputusan. tidak hanya itu,pancasila juga membimbing warga negara sebagai politik untuk tidak keluar dari semangat negara-bangsa dengan semangat Pancasila.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Soal

oleh Helmalya Vrily Pramesti -
Helmalya Vrily Pramesti 2216031044 REG B

1. menurut saya, sistem etika politik saat ini belum sesuai dengan nilai nilai Pancasila, karena masih banyak nya kasus korupsi dan perlakuan tidak adil bagi pengguna BPJS. Contohnya saya sendiri bagi seorang pengguna bpjs, tentu sangat teringankan dengan adanya bpjs ini, tetapi pengguna BPJS tidak selalu terlihat mudah karena tidak membayar biaya rumah sakit. pelayanan yg diberikan oleh staff kepada pemilik bpjs ini sungguh sangat disayangkan. mereka cenderung menganggap remeh pengguna BPJS krna Dimata mereka kita hanyalah orang susah yang tidak mampu membayar biaya rumah sakit. jadi, pelayanan yg mereka berikan cenderung lama, bertele tele dan sangat jutek terhadap pengguna BPJS. sebab itulah sistem etika politik belum sesuai dengan nilai nilai Pancasila.

2. tidak. anak muda zaman sekarang makin tidak mengenal etika sopan santun. entah apa yang membuat generasi muda makin melunjak, tetapi yang jelas sangat sedikit remaja beretika yang dapat saya temukan di lingkungan saya. hal tersebut tentu memicu perdebatan. ada yang mengira org tuanya tidak mengajarkan etika dirumah dan memang anaknya saja yang susah diatur. menurut saya, solusi untuk masalah ini ialah penanaman moral sejak kecil. tentu saja semuanya dimulai dr hal kecil seperti keluarga. keluarga bertanggung jawab untuk mengajarkan etika moral sejak kecil. karena keluarga adalah guru pertama seorang anak. selanjutnya adalah lingkungan. lingkungan sangat berpengaruh terhadap moral anak terutama teman sebaya. teman sebaya kadang menularkan etika yang tidak baik yang entah darimana ia pelajari. oleh sebab itu, kita harus pandai memilih lingkungan untuk kita tempati. kita harus mengamati bagaimana situasi dan orang orang di lingkungan tersebut.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

oleh Helmalya Vrily Pramesti -
Helmalya Vrily Pramesti 2216031044 REG B

Penanaman Nilai-Nilai Pancasila Melalui Kontrol Sosial Oleh Media Massa Untuk Menekan Serangan Di Indonesia Nurani Hukum
media massa harus mengusung nilai-nilai Pancasila sebagai landasan hidup setiap warga negara Indonesia.Norma-norma yang bersesuaian dengan media massa disandingkan dengan prinsip dan doktrin yang berkaitan dengan kontrol sosial media massa untuk dianalisis berdasarkan penanaman nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan warga negara Indonesia.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam peran media massa belum terlaksana.Media massa hanya memuat berita-berita yang memuaskan masyarakat tanpa menanamkan pentingnya nilai-nilai Pancasila.
media massa adalah pendukung dari kebijakan hukum pidana, yaitu memberikan peran pencegahan kejahatan.Pencegahan melalui media massa sangat disarankan karena kebijakan hukum pidana tidak akan selamanya dapat digunakan sebagai sarana utama kejahatan. Meski demikian, peran tersebut harus disertai dengan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kesadaran diri masing-masing manusia Indonesia.Penelitian ini dilakukan secara normatif yakni penelitian yang mendasarkan pada kajian norma yang ada pada sistem hukum.Hukum ditelaah asas-asasnya, penerapan dari undang-undang, peraturan yang terkait media massa.Norma-norma terkait media massa disandingkan dengan asas-asas serta doktrin mengenai kontrol sosial oleh media massa untuk dianalisis berdasarkan penanaman nilai-nilai Pancasila pada kehidupan masyarakat Indonesia.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam peran media memberitakan informasi belum terlaksana.Masih banyak terdapat berita yang tidak teruji kebenarannya yang dapat merusak tatanan sosial.Media massa hanya memuat berita sebagai pemuas informasi saja tanpa pembentukan pribadi yang berjiwa Pancasila.
Antara dasar dan tujuan ada hubungan yang erat sekali.Dasar negara Indonesia adalah Pancasila, karena itu tujuan yang ingin dicapai oleh bangsa Indonesia adalah masyarakat yang berdasarkan Pancasila.1 Masyarakat selalu mengalami perkembangan, karenanya juga mengalami perubahan-perubahan, termasuk tata nilai yang ada.2 Akibat perkembangan teknologi yang sedemikian, segala bentuk komunikasi dapat terjadi tanpa mengenal waktu, sehingga aliran dalam filsafat, ideologi, dan budaya pada umumnya mudah dikenal oleh berbagai jenis kelompok masyarakat dan mempengaruhi tata nilai yang mereka miliki.3 Hukum sudah cukup menjadi bagian dari masa ke masa dan terus berubah seiring dengan perubahan sosial, ilmu pengetahuan, dan teknologi.4 Maksim ubi societas ibi ius yang dikatakan oleh Cicero, ilmu pengetahuan Yunani Kuno,Mencerminkan hukum sebagai perintah yang dijalankan secara konsisten di atas dasar kesadaran, moralitas, dan komitmen kerakyatan.5 Hukum merupakan kontrol sosial, namun tidak berarti dengan cukup memahami hukum saja lantas masyarakat dapat dikendalikan.Seperti yang diajarkan 1 Sunoto, Mengenal Filsafat Pancasila III Pendekatan Melalui Etika Pancasila, PT Hanindita.Indonesia terdiri atas masyarakat yang melek informasi.Pada tahun 2014, informasi statistik Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, menunjukkan sebanyak 67,80 persen penduduk Indonesia menggunakan internet untuk mengakses informasi.8 Hal ini memberikan makna bahwa, persebaran informasi melalui media komunikasi massa, salah satunya berupa internet, adalah bukti bahwa Cicero mengatakan hal yang relevan mengenai masyarakat jauh di masa yang akan datang.Diundangkannya peraturan mengenai Informasi dan Transaksi Elektronik pada tanggal 21 April 2008 serta perubahan-perubahannya di kemudian hari, merupakan contoh perkembangan hukum yang nyata atas dampak perubahan teknologi, ilmu, ekonomi, dan lain sebagainya.Diamandemennya peraturan yang sudah tidak sesuai perkembangan.Perlu ada kajian yang menyeluruh untuk mengetahuinya.Definisi dari media massa mencari mencari dari kata "media" itu sendiri berarti alat, corong, instrumen, jalan, media, penghubung, perangkat, perantara, peranti, saluran, sarana, wahana.Sementara pengertian "media massa" sendiri adalah sarana dan saluran resmi sebagai alat komunikasi untuk menyebarkan berita dan pesan kepada masyarakat luas.9 Media massa di Indonesia, menurut pustaka pustaka oleh penulis merupakan media atau alat yang digunakan oleh lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik seperti yang tersebut dalam Pasal 1 Butir 1 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, dengan bertanggung jawab atas beredarnya muatan massa dalam media tersebut adalah sebuah lembaga yang disebut sebagai pers.Media massa adalah suatu jenis komunikasi yang ditujukan kepada khalayak yang tersebar, heterogen dan anonim melewati media cetak atau elektronik, sehingga pesan informasi yang sama dapat diterima secara serentak dan sewaktu-waktu.Pemanfaatan media massa menggunakan berbagai bentuk media massa, baik cetak maupun elektronik untuk tujuan tertentu.Tidak semua orang mengetahui hukum, namun dengan media massa, masyarakat akan mengetahui hukum dengan membaca maupun mendengar informasinya.Tidak dapat dipungkiri, meskipun terdengar seperti solusi, justru masalah hukum sebagai tatanan akan terus muncul apabila tidak ditanamkan pada diri dengan baik hakekat isi Pancasila.Hakekat isi Pancasila menurut Sunoto yakni terdiri atas hakekat Tuhan, hakekat manusia, hakekat satu, hakekat rakyat, dan hakekat adil.12 Inti sila-sila Pancasila tersebut merupakan norma Pancasila.Sebagai suatu postulat, maka norma Pancasila tersebut harus menjadi tolok ukur bagi semua penilaian terhadap segala kegiatan kenegaraan, kemasyarakatan, dan perorangan di Indonesia.13 Masyarakat tunduk pada peraturan yang dibuat oleh negara, namun juga tidak lupa bahwa semua manusia adalah ciptaan Tuhan .Causa prima atau sangkan paraning dhumadhi adalah yang tertinggi.Akal, rasa, dan karsa manusia diciptakan oleh Tuhan untuk menilai apa yang ingin dilakukan manusia sehingga terwujud sebuah tindakan.Dalam pandangan holistik, tujuan ilmu hukum adalah berupa kesatuan yang membentuk alam ciptaan. Pemanfaatan media massa pada umumnya dapat diklasifikasikan ke dalam dua jenis, yaitu media cetak dan media elektronik.