Yeswita Rosalina Samosir
2256031017
Reg M
TANTANGAN DAN PENGUATAN IDEOLOGI PANCASILA
DALAM MENGHADAPI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0
Di era revolusi 4.0 ini, makna dan nilai-nilai Pancasila harus tertanam kuat dalam kehidupan kita agar keberadaannya lebih dari sekedar simbol. Diharapkan pancasila dijadikan sebagai pandangan hidup bagi masyarakat Indonesia dalam hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Nilai Pancasila bertujuan untuk membentuk, mengontrol, mengarahkan, dan menentukan perilaku seorang individu, sehingga dapat diukur oleh individu lain keberlangsungan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila juga dijadikan sebagai dasar perilaku, maka perilaku manusia dan interaksi sosial harus dilandasi oleh Pancasila itu sendiri dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Selain itu, Pancasila dimanfaatkan sebagai pedoman dalam berbagai bidang kehidupan, baik bidang ekonomi, sosial, budaya, maupun bidang lainnya. perlu dilakukan penumbuhan kembali Pancasila untuk membentengi diri dari pengaruh negatif.
Ideologi Pancasila harus menjadi landasan bagi generasi milenial dalam menghadapi fenomena yang terjadi. Generasi milenial ini adalah generasi penerus bangsa, mereka harus mampu mengahadapi tantangan era revolusi industri 4.0 ini. Nilai karakter yang terdapat pada sila-sila Pancasila dapat dengan mudah diterapkan, selain itu, nilai—nilai karakter juga bisa diperoleh dari isu terkini yang berasal dari luar masyarakat yang mana dapat dianalisis dari perspektif Pancasila. Dengan demikian remaja di Indonesia terbiasa merespon dan bertindak sesuai dengan peran yang terkandung dalam Pancasila. Dengan cara demikian remaja di Indonesia dapat terus mengikuti perkembangan zaman, akan tetapi tetap menjaga nilai-nilai Pancasila.
Upaya yang dapat dilakukan untuk mewujudkan nilai-nilai Pancasila di era globalisasi adalah dengan menumbuhkan rasa nasionalisme di kehidupan masyarakat Indonesia khususnya para remaja. Penerapan nilai-nilai luhur Pancasila bisa dimulai dari hal-hal yang sederhana dari lingkungan yang kecil, misalnya dalam kehidupan sehari-hari, seperti di lingkungan rumah, lingkungan sekolah, hingga lingkungan masyarakat sebagai pelaksanaan kehidupan berbangsa dan bernegara.
2256031017
Reg M
TANTANGAN DAN PENGUATAN IDEOLOGI PANCASILA
DALAM MENGHADAPI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0
Di era revolusi 4.0 ini, makna dan nilai-nilai Pancasila harus tertanam kuat dalam kehidupan kita agar keberadaannya lebih dari sekedar simbol. Diharapkan pancasila dijadikan sebagai pandangan hidup bagi masyarakat Indonesia dalam hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Nilai Pancasila bertujuan untuk membentuk, mengontrol, mengarahkan, dan menentukan perilaku seorang individu, sehingga dapat diukur oleh individu lain keberlangsungan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila juga dijadikan sebagai dasar perilaku, maka perilaku manusia dan interaksi sosial harus dilandasi oleh Pancasila itu sendiri dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Selain itu, Pancasila dimanfaatkan sebagai pedoman dalam berbagai bidang kehidupan, baik bidang ekonomi, sosial, budaya, maupun bidang lainnya. perlu dilakukan penumbuhan kembali Pancasila untuk membentengi diri dari pengaruh negatif.
Ideologi Pancasila harus menjadi landasan bagi generasi milenial dalam menghadapi fenomena yang terjadi. Generasi milenial ini adalah generasi penerus bangsa, mereka harus mampu mengahadapi tantangan era revolusi industri 4.0 ini. Nilai karakter yang terdapat pada sila-sila Pancasila dapat dengan mudah diterapkan, selain itu, nilai—nilai karakter juga bisa diperoleh dari isu terkini yang berasal dari luar masyarakat yang mana dapat dianalisis dari perspektif Pancasila. Dengan demikian remaja di Indonesia terbiasa merespon dan bertindak sesuai dengan peran yang terkandung dalam Pancasila. Dengan cara demikian remaja di Indonesia dapat terus mengikuti perkembangan zaman, akan tetapi tetap menjaga nilai-nilai Pancasila.
Upaya yang dapat dilakukan untuk mewujudkan nilai-nilai Pancasila di era globalisasi adalah dengan menumbuhkan rasa nasionalisme di kehidupan masyarakat Indonesia khususnya para remaja. Penerapan nilai-nilai luhur Pancasila bisa dimulai dari hal-hal yang sederhana dari lingkungan yang kecil, misalnya dalam kehidupan sehari-hari, seperti di lingkungan rumah, lingkungan sekolah, hingga lingkungan masyarakat sebagai pelaksanaan kehidupan berbangsa dan bernegara.