Nama: Yeswita Rosalina Samosir
NPM: 2256031017
Kelas: Paralel (Man A)
Prodi: Ilmu Komunikasi
HASIL ANALISIS SOAL
1. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Artikel tersebut menjelaskan tentang pelaksanaan HAM di Indonesia. Dari artikel ini bisa dipahami tentang tantangan dan hambatan dalam membela hak asasi manusia di negara ini. Artikel ini uga membahas pelanggaran HAM dan pentingnya penanganannya. Salah satu hal positif yang saya perhatikan dari membaca artikel ini adalah tumbuhnya kesadaran akan pentingnya menghormati hak asasi manusia di Indonesia.
2. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Pendekatan demokrasi Indonesia mencerminkan prinsip gotong royong dan musyawarah yang merupakan aspek penting dari budaya Indonesia. Sementara gotong royong melibatkan kerjasama dan pertimbangan kepentingan bersama, musyawarah menekankan dialog dan pengambilan keputusan bersama-sama. Meskipun Indonesia memiliki beragam agama, prinsip ini menekankan bahwa kita perlu menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan etika yang dianut oleh agama serta memberikan kebebasan beragama bagi seluruh warga negara.
3. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Terdapat hal-hal yang perlu diperbaiki agar lebih menjamin terwujudnya nilai-nilai HAM dan keadilan sosial. Demokrasi Indonesia juga menghadapi tantangan dalam hal perlindungan hak asasi manusia. Ketimpangan sosial, kemiskinan, dan keterbatasan akses terhadap layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan masih menjadi masalah yang perlu ditangani dan ditindaklanjuti.
4. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi dimana anggota parlemen yang mengatasnamakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
DPR harus menjadi wadah bagi warga negara untuk menyampaikan keluhan dan kritiknya atas persoalan ini.
Tugas utama mereka adalah memperjuangkan kepentingan dan aspirasi rakyat yang diwakilinya. Masyarakat dapat berpartisipasi dalam pemilu dengan memilih calon yang berintegritas, berkomitmen mewakili kepentingan masyarakat, dan menjalankan tanggung jawabnya secara tepat.
5. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Saya sendiri tidak menerima dan tidak setuju dengan pendapat tentang mereka yang memiliki karisma yang berakar pada tradisi dan agama, dan yang loyalitas serta emosinya dikorbankan untuk tujuan yang tidak jelas. Karena, sekali lagi, orang tidak boleh dikorbankan untuk tujuan yang tidak jelas, apalagi untuk tujuan yang tidak melibatkan mereka sama sekali. Karena orang berhak atas kebebasan dan keadilan, dan orang berhak menolak dikorbankan untuk melakukan apa yang tidak jelas terlepas dari kehendaknya.