Posts made by Kevin Yuriko Hartanto

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

by Kevin Yuriko Hartanto -
Nama : Kevin Yuriko Hartanto
Npm : 2216031106
Kelas : Reguler B

Review Jurnal pertemuan 15
Judul : PANCASILA SEBAGAI FILSAFAT ILMU DAN IMPLIKASI TERHADAP PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI

Pancasila adalah ideologi dasar bagi negara Indonesia.Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. Pancasila merupakan dasar falsafah dan ideologi negara yang diharapkan menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang persatuan dan kesatuan serta sebagai pertahanan bangsa dan negara.

Pancasila sebagai filsafat ilmu merupakan landasan dalam proses berfikir dan berpengetahuan. Sebuah pengetahuan dalam perkembangannya harus memperhatikan aspek ketuhanan yang merupakan landasan dalam setiap berpikir manusia. Pengetahuan harus memperhatikan aspek kemanusiaan, tanpa memperhatikan landasan ini, pengetahuan akan terlepas dari nilai-nilai hakiki pengetahuan itu. Pancasila sebagai suatu sistem filsafat pada hakikatnya adalah suatu sistem pengetahuan yang dalam kehidupan sehari-hari sudah menjadi pedoman atau dasar bagi bangsa Indonesia dalam memandang realitas alam semesta, manusia, masyarakat, bangsa, dan negara tentang makna hidup serta sebagai dasar bagi manusia Indonesia untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam hidup dan kehidupan.

Dengan demikian, Pancasila sebagai filsafat dapat membuka cakrawala bagi diskusi secara terbuka terhadap masalah-masalah dan sekaligus secara kritis terhadap penyempitan-penyempitan ideologis. Dan berikut adalah implikasi terhadap perkembangan IPTEK dari Pancasila sebagai filsafat ilmu.

Implikasi Sila I Ketuhanan Yang Maha Esa dalam pengembangan ilmu pengetahuan Manusia pada hakikatnya adalah makhluk religi. Dan dalam Pengembangan Ilmu pengetahuan, sangat perlu dilakukan penanaman nilai religi mulai dari pendidikan dasar, sampai pada pendidikan tinggi. Dalam Pengembangan ilmu pengetahuan manusia perlu memahami batas kemampuannya dalam berfikir, karena tidak semua yang ada di alam ini mampu dijangkau oleh pemikiran manusia, dari keterbatasan kemampuan tersebut manusia harus mengembalikan kepada sang Pencipta dan penguasa segala sesuatu yang ada di alam ini, Sehingga dalam pengembangan ilmu pengetahuan, manusia harus menciptakan perimbangan antara yang rasional dan irasional, antara rasa dan akal.

Implikasi pada sila kedua kemanusiaan yang adil dan beradab dalam pengembangan ilmu pengetahuan adalah memberi arah dan mengendalikan ilmu pengetahuan. Ilmu dikembalikan pada fungsinya semula, yaitu untuk kemanusiaan, tidak hanya untuk kelompok, lapisan tertentu. Sila kemanusiaan yang adil dan beradab juga memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan ilmu pengetahuan haruslah secara beradab. Iptek adalah bagian dari proses budaya manusia yang beradab dan bermoral. Oleh karena itu, pembangunan iptek harus berdasarkan kepada usaha-usaha mencapai kesejahteraan umat manusia.

Implikasinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan adalah Sila persatuan Indonesia, memberikan kesadaran kepada bangsa Indonesia
bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia akibat dari sumbangan iptek, dengan iptek persatuan dan kesatuan bangsa dapat terwujud dan terpelihara, persaudaraan dan persahabatan antar daerah di berbagai daerah terjalin karena tidak lepas dari faktor kemajuan iptek.

Implikasinya dalam pengembangan pengetahuan adalah Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, mendasari pengembangan Iptek secara demokratis. Artinya, setiap ilmuwan haruslah memiliki kebebasan untuk mengembangkan Iptek. Selain itu dalam pengembangan iptek setiap ilmuwan juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan harus memiliki sikap yang terbuka artinya terbuka untuk dikritik/dikaji ulang maupun dibandingkan dengan penemuan teori lainnya.

Lalu implikasi sila ke 5 dalam pengembangan ilmu pengetahuan adalah Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, mengimplementasikan pengembangan iptek haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri, manusia dengan Tuhannya, manusia dengan manusia lain, manusia dengan masyarakat bangsa dan negara serta manusia dengan alam lingkungannya.

Jadi Pancasila dengan IPTEK harus seimbang, saling beriringan, dan saling berjalan selaras serta sejalan, karena jika perkembangan IPTEK yang tidak dibarengi dengan dasar-dasar Pancasila yang kuat justru akan menjadi aspek penghancur bangsa, terutama dari segi moralitas dan mentalitas, tentunya hal tersebut tidak diinginkan dan sangat berbahaya bagi kelangsungan hidup masyarakat Indonesia. Perkembangan IPTEK yang terlampau deras justru menyebabkan terlalu mudahnya informasi dari seluruh penjuru dunia masuk ke dalam bangsa kita, sehingga penting kiranya memperkuat warga negara agar tidak terdoktrin dengan pengaruh buruk dari luar, dengan menanamkan nilai-nilai pancasila sebagai dasar dalam memahami dan mengembangkan IPTEK.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Soal-2

by Kevin Yuriko Hartanto -
Nama : Kevin Yuriko Hartanto
Npm : 2216031106
Kelas : Reguler B

A.Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?
Jawab : Pasti akan banyak hambatan untuk mewujudkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan global yang kompetitif saat ini. Namun keputusan untuk selalu berpandangan pancasila membuat kehidupan menjadi lebih teratur disetiap lingkungan.
1.Sila pertama menuntut manusia untuk selalu menaati aturan Sang Pencipta dan menyiratkan adanya konsep tentang keberadaan Tuhan YME yang terus menjalin hubungan dan kesatuan dengan manusia dan alam semesta beserta isinya.
2.Sila kedua mengajarkan manusia untuk selalu beradab dan manusiawi.
3.Sila ketiga mengajarkan bahwa kita harus tetap bersatu tanpa memandang perbedaan.
4.Sila keempat juga mengandung makna pemerintah harus mengayomi masyarakat dengan sepenuh hati dan mendengarkan keluh kesah masyarakat serta musyawarah. Karena setiap warga negara memiliki hak, kedudukan, dan kewajiban yang sama dalam keseharian.
5.Sila Kelima menyatukan pendapat sehubungan dengan tujuan yang diinginkan dan mengatakan keadilan bagi semua orang dalam kehidupan.

Dengan adanya sila-sila tersebut tentunya menjadikan sebuah pedoman bagi masyarakat dalam menghadapi perkembangan IPTEK.

B.Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?
Jawab : Harapan saya sendiri yakni model pemimpin yang dapat menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupannya. Menjadikan Nilai-Nilai Pancasila sebagai acuan bagi para pemikir, bagi para ilmuwan dalam aksi dan penelitian ilmu, atau bagi warga negara dalam kehidupannya. Karena jika tidak menerapkan nilai-nilai pancasila sebagai acuan maka dengan cepatnya perubahan akibat globalisasi,hal-hal yang mendasar dalam berperilaku akan terkikis oleh cepatnya perkembangan IPTEK, sehingga paradigma pancasila di masa mendatang sangat dibutuhkan baik untuk kepemimpinan atau masyarakatnya.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Soal-1

by Kevin Yuriko Hartanto -
Nama : Kevin Yuriko Hartanto
Npm : 2216031106
Kelas : Reguler B

A.Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoax?
Jawab : Hoax adalah berita bohong yang dikemas seolah-olah itu berita yang benar/informasi yang belum diketahui tentang kebenarannya. Penyebaran berita hoax terutama pada era digital saat ini memang sangat mudah untuk didapatkan atau disebarluaskan karena berita akan terus disebar ke berbagai sosial media sehingga banyak orang membaca dan percaya.
Hal hal yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoax adalah
1. sebelum mencari info lebih lanjut dan terperinci terhadap berita yang tersebar, lihatlah apakah media yang menyebarkan berita atau informasi tersebut adalah media yang terpercaya atau tidak
2.Utamakan logika
Selalu gunakan logika saat mendapati suatu berita yang belum diketahui kebenarannya.
3. Harus jeli dalam membaca judul suatu berita, biasanya judul yang cenderung provokatif akan memancing pembaca untuk mempercayai berita tersebut walaupun belum tentu kebenarannya.

B. Bagaimanakah pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan iptek yang lebih baik?
Jawab : Pengaruh IPTEK yang tidak sesuai dengan pancasila di media sosial adalah banyaknya isu sara di media sosial dan lain sebagainya hal ini tentunya tidak mengimplementasikan nilai-nilai dalam pancasila. Solusinya adalah dengan terus menyebarkan nilai-nilai pancasila menjadi sebuah pedoman masyarakat dan implementasikan dengan tindakan yang sesuai dengan pancasila. Apabila pengimplementasian telah sesuai tentunya hal-hal negatif tersebut tidak akan berjalan.

C. Sikap Konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?
Jawab : Solusi nya menurut saya adalah memberikan penyuluhan serta edukasi bahwa barang lokal tidak kalah dari barang luar dan dapat bersaing secara kualitas dan menggiatkan pameran barang-barang lokal agar masyarakat dapat lebih mengenal dan percaya bahwa barang lokal pun tidak kalah secara kualitas dengan produk luar bahkan ada beberapa yang jauh lebih baik.
Nama : Kevin Yuriko Hartanto
Npm : 2216031106
Kelas : Reguler B

Peristiwa sejarah yang terjadi di Jepang tentang pengeboman Hiroshima dan Nagasaki membuat Jepang menyerah kepada sekutu. Hal ini menciptakan peluang bagi Indonesia untuk memproklamirkan kemerdekaan. peristiwa ini diawali pada tahun 1941 oleh Jepang yang menyerang pangkalan Amerika Serikat yang memicu persatuan Amerika Serikat, Britania Raya, Belanda, Hindia Belanda, dan beberapa negara jajahan Inggris, serta sejumlah negara Amerika Latin untuk bersama-sama berperang melawan Jepang. Puncak dari perang antara Sekutu dan Jepang adalah dijatuhkannya bom atom ke Hiroshima pada 6 Agustus 1945 yang mengakibatkan 140.000 orang tewas, nyaris setengah populasi Jepang saat itu. Lalu bom atom kedua dijatuhkan di kota Nagasaki pada tanggal 9 Agustus 1945. Walaupun ini salah satu contoh penyalahgunaan iptek untuk peperangan. Peristiwa ini memberikan peluang bagi Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaanya. Akhirnya Indonesia berhasil memproklamasikan kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945.
Nama : Kevin Yuriko Hartanto
Npm : 2216031106
Kelas : Reguler B

Dalam video tersebut terlihat jelas bahwa warga dari desa Pengaden tengah, Kabupaten Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah merasa sangat dirugikan karena pembuangan limbah pabrik ke sungai dari pabrik pembuatan pakaian, dalam video itu masyarakat melakukan demo terhadap pabrik pembuatan pakaian. Warga pun meminta kepada aparat desa untuk segera menutup ke enam pabrik pembuatan pakaian yang tidak memiliki alat pengolahan limbah. Tetapi dengan adanya musyawarah maka timbulah solusi dari aparat desa yaitu tidak menutup pabrik, namun menutup saluran air limbah yang masuk ke sungai. Pemilik pabrik pun pasrah dan menerima atas penutupan saluran limbah itu dan anehnya pemilik mengaku tidak mengetahui cara pengolahan limbah pabrik miliknya sendiri. Dalam kejadian ini, pemilik pabrik tidak berpatok dengan nilai Pancasila, dimana dia hanya mementingkan kepentingan dan kebutuhan dirinya sendiri, tanpa peduli terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar. Seharusnya hal-hal semacam ini tidak terjadi, untuk itu pentingnya penerapan nilai-nilai Pancasila dalam perkembangan IPTEK agar peristiwa semacam ini tidak terjadi lagi .