Nama : Ismi Karlina
NPM : 2216031148
Reguler B
1. Peran pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu:
Sila pertama "Ketuhanan yang Maha Esa" sila ini berisi nilai ketuhanan, yang mengingatkan kita kepada tuhan dan agama yang dianut. Dalam perkembangan pengetahuan kita harus selalu mengingat tuhan dan menjalakan perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya sehingga terhindar dari hal-hal negatif atau dampak negatif dari perkembangan IPTEK.
Sila kedua "Kemanusiaan yang Adil dan Beradab" yaitu berisi nilai-nilai moralitas, kita harus memiliki adab dan saling menghormati.
Sila ketiga "Persatuan Indonesia" yaitu rasa nasionalisme yang harus tetap terjaga agar bangsa Indonesia terhindar dari perpecahan.
Sila keempat "Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan Permusyawaratan Perwakilan" memiliki makna tentang nilai demokratis dimana kita harus saling menghargai pendapat.
Sila kelima "Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia" yaitu keadilan dalam perkembangan ilmu yang ada, seluruh masyarakat harus merasakannya.
Di tengah era globalisasi, nilai-nilai pancasila menjadi terganggu dan banyak yang melupakannya termasuk generasi muda. Hal ini membuat timbulnya hal-hal yang tidak sesuai dengan nilai budaya yanga ada di Indonesia.
2. Saya berharap agar para pemimpin tetap selalu mengingat dan menjadikan pancasila sebagai landasan dalam berperilaku termasuk mengambil keputusan. Menjadi jujur, adil, dan menghargai pendapat masyarakat.
NPM : 2216031148
Reguler B
1. Peran pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu:
Sila pertama "Ketuhanan yang Maha Esa" sila ini berisi nilai ketuhanan, yang mengingatkan kita kepada tuhan dan agama yang dianut. Dalam perkembangan pengetahuan kita harus selalu mengingat tuhan dan menjalakan perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya sehingga terhindar dari hal-hal negatif atau dampak negatif dari perkembangan IPTEK.
Sila kedua "Kemanusiaan yang Adil dan Beradab" yaitu berisi nilai-nilai moralitas, kita harus memiliki adab dan saling menghormati.
Sila ketiga "Persatuan Indonesia" yaitu rasa nasionalisme yang harus tetap terjaga agar bangsa Indonesia terhindar dari perpecahan.
Sila keempat "Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan Permusyawaratan Perwakilan" memiliki makna tentang nilai demokratis dimana kita harus saling menghargai pendapat.
Sila kelima "Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia" yaitu keadilan dalam perkembangan ilmu yang ada, seluruh masyarakat harus merasakannya.
Di tengah era globalisasi, nilai-nilai pancasila menjadi terganggu dan banyak yang melupakannya termasuk generasi muda. Hal ini membuat timbulnya hal-hal yang tidak sesuai dengan nilai budaya yanga ada di Indonesia.
2. Saya berharap agar para pemimpin tetap selalu mengingat dan menjadikan pancasila sebagai landasan dalam berperilaku termasuk mengambil keputusan. Menjadi jujur, adil, dan menghargai pendapat masyarakat.