Posts made by Adda Wiyatul Jannah

Ilmu Komunikasi A genap 2023 -> PRETEST

by Adda Wiyatul Jannah -
NAMA : ADDA WIYATUL JANNAH
NPM : 2216031043
KELAS : REG A

1. Dalam upaya pencegahan ada beberapa cara yang dilakukan oleh Pemerintah dalam meminimalisir penyebarluasan pandemi COVID-19 sehingga masyarakat patut mendukung upaya yang dilakukan. Karena Pemerintah sedang mengamalkan amanat konsitusi negara dalam prolognya “Melindungi segenap bangsa Indonesia”.Kita patut mengapresiasi niat baik mereka dalam menjalankan tugasnya, serta bersama-sama dengan mereka untuk melawan atau mencegah penyebarluasan wabah virus ini. ditangani bersama-sama. Bahu-membahu antara negara dan warga merupakan jalan terbaik untuk memutus penyebaran wabah yang melanda kita saat ini. Dan konstitusi yang dilanggar yaitu Hak Azasi Manusia (HAM).

2. konsitusi dapat diartikan sebagai sebagai hukum dasar. Menurur Richard S.Kay, konsitusi adalah suatu pelaksanaan dari aturan-aturan hukum atau rule of law dalam hubungan masyarakat dan pemerintah.hal ini bahwa berarti bahwa aturan-aturan yang terdapat dalam konsitusi, secara hierarkis mempunyai kedudukan yang lebih tinggi (superior) terhadap aturan-aturan lainnya. Oleh karena itu aturan-aturan lain yang dibuat oelh pembentuk undang undang harus sesuai atau tidak bertentangan dengan undang-undang dasar (Winarno: 2009). Oleh dengan itu jika suatu negara tidak mempunyai konsitusi maka negara tersebut tidak akan berjalan dengan baik, sebab tujuan adanya konsitusi untuk mengatur jalannya kekuasaan dengan jalan membatasinya melalui aturan untuk menghindari terjadinya kesewenangan yang dilakukan penguasa terhadap rakyatnya serta memberikan arahan kepada penguasa untuk mewujudkan tujuan negara.

3. hoax atau berita palsu di ruang publik yang lebih luas dengan perkembangan teknologi berarti tidak semua hal dipantau hanya untuk mendapatkan simpati publik. Dan yang paling aneh adalah mereka yang mengajukan pertanyaan provokatif dari akun Facebook palsu. Menurut data Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia (APJII), pada tahun 2017 penggunaan internet di Indonesia mencapai 50 persen dari total penduduk Indonesia atau tepatnya 143,26 juta orang. Tak heran, menurut hasil Survei Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) 2017, 92,40 persen saluran berita bohong adalah media sosial, dan 91,8 persen di antaranya adalah hoaks sosial politik.

4. Sebagai warga negara yang yang menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan dengan konsep Bhinneka Tunggal Ika. Bhinneka Tunggal Ika artinya adalah persatuan dalam perbedaan. Artinya adalah walau Rakyat Indonesia terdiri atas berbagai suku, adat istiadat, bahasa, ras dan kebudayaan, bangsa Indonesia adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisah.
Liberalisme mempunyai 4 pilar
• Individu
• Hak Milik
• Aturan Hukum
• Toleransi
Bhinneka Tunggal Ika sejalan dengan nilai-nilai liberalisme karena sama-sama menjunjung tinggi nilai toleransi dan dipersatukan oleh aturan hukum yang bertujuan untuk mencapai persamaan dan keadilan sosial.
NAMA : ADDA WIYATUL JANNAH
NMP : 2216031043
KELAS : REG A

Di antara sejumlah pengalaman itulah, bangsa Indonesia mengalami berbagai perubahan azas, paham, ideologi dan doktrin dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Penyikapan yang dilakukan pemerintahan Orba tentu bertentangan dengan kodrat dan kondisi Indonesia yang selama ini dianugerahi sebagai suatu bangsa yang plural. Ia dianggap sebagai bentuk gerakan politik yang lebih menekankan identitas kedaerahan, dan dianggap sebagai musuh terciptanya stabilitas bangsa. Kebebasan yang dimiliki masyarakat Indonesia dengan mengatasnamakan demokrasi ternyata justru memberi gambaran buram terhadap kondisi bangsa ini.

Identitas dan Integrasi Nasional Di masa awal Indonesia merdeka, identitas nasional ditandai oleh bentuk fisik dan kebijakan umum bagi seluruh rakyat Indonesia (di antaranya adalah penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih, lagu kebangsaan Indonesia Raya, Bahasa Indonesia, dan seterusnya). Akan di era yang berkembang pada saat ini, apakah identitas nasional dapat ditandai dari ekspresi fisikal tersebut atau dibutuhkan reinterpreasi tentang tentang identitas nasional?. Dengan demikian, identitas adalah produk kebudayaan yang berlangsung demikian kompleks. Identitas dilihat dari aspek waktu bukanlah suatu wujud yang sudah ada sejak semula dan tetap bertahan dalam suatu esensi yang abadi. Lapis-lapis identitas itu tergantung pada peran-peran yang dijalankan, keadaan objektif yang dihadapi, serta ditentukan pula dari cara menyikapi keadaan dan peran tersebut.

Dan, respons tersebut secara tidak langsung juga memberi bentuk lain terhadap apa yang kita anggap sebagai diri kita saat ini. Identitas bukanlah suatu yang selesai dan final, tetapi merupakan suatu kondisi yang selalu disesuaikan kembali, sifat yang selalu diperbaharui, dan keadaan yang dinegosiasi terus-menerus, sehingga wujudnya akan selalu tergantung dari proses yang membentuknya. Seperti halnya identitas kita pada saat ini, menunjukkan gambaran yang tidak tunggal tetapi sangat plural. Seseorang bisa berbeda dengan orang lain, bukan lantaran dia berasal dari etnis yang berbeda, profesi yang berbeda, latar belakang pendidikan yang berbeda, bahkan asal asul daerah yang berbeda.

Ia telah membentuk gerakkan arus besar tentang relasi-relasi antara yang tentang " Penguatan Strategi Kebudayaan yang Berbasiskan Nilai-nilai Kemajemukan Untuk Memperkokoh Rasa Kesatuan dan Persatuan Bangsa Dalam Rangka Pembangunan Nasional", yang diselenggarakan Ditjiansosbud Lemhanas RI, tanggal 2 September 2010 di Jakarta. mendominasi dan yang terdominasi, antara yang mempengaruhi dan yang terpengaruhi, antara yang memprovokasi dan yang terprovokasi, antara yang berkuasa dengan yang dikuasai, bahkan antara gambaran ruang yang bersifat publik dengan yang bersifat domestik.2 Tayangan televisi telah menjadi bagian dari refleksi kehidupan sehari-hari. Ia telah menjadi fenomena komunikasi yang tidak bisa dilepaskan dari karakterisitik individu-individu yang kemudian menjadi objek dan subjeknya.Kita didorong untuk masuk dalam lorong waktu dan perisitiwa yang nyaris tak terbatas, sejalan juga dengan tanda-tand