Kiriman dibuat oleh Salvia Juliandra Putri

Salvia Juliandra Putri
2216031033
Reguler A

A. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?
Jawab :
Peran Pancasila sebagai paradigma bagi disiplin ilmu masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang sudah saya pelajari adalah sebagai berikut :
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
Sila ini menjadi akar dari sila-sila lainnya, yang mana berarti berakar dari Tuhan Yang Maha Esa melalui nilai-nilai luhur dan mulia.
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
Sila ini mengatakan bahwa setiap individu perlu menjunjung nilai kemanusiaan dan keadilan terhadap sesama, serta mengakui harkat dan martabat sesama.
3. Pesatuan Indonesia
Sila ini mengisysratkan tentang adanya unsur pesatuan yang perlu dimiliki bangsa Indonesia dalam mewujudkan segala hal sehingga selalu bersifat kesatuan dan kebersamaan.
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Sila ini menekankan bahwa dalam pemilihan wakil-wakil rakyat haruslah dilakukan dengan benar, sehingga menghasilkan pemimpin yang memegang teguh kebijaksanaan dan tanggungjawab.
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Sila ini mengatakan bahwa seluruh rakyat Indonesia merupakan sama rata dan tidak ada yang lebih tinggi sehingga keadilan perlu dijunjung tinggi.
Di tengah persaingan global ini, Pancasila nampaknya sedikti demi sedikit memudar karena tergantikan dengan nilai-nilai budaya luar yang sudah masuk ke Indonesia. Maka dari itu, sebagai rakyat Indonesia, kita perlu menyaring budaya apa-apa saja yang masuk ke dalam Indonesia, sehingga Pancasila tidak kehilangan nilai luhurnya di tengah persaingan global.

B. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?
Jawaban :
Harapan saya mengenai model pemimpin, warga negara, dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang adalah agar nilai-nilai luhur yang ada pada Pancasila tetap lekat dan tak lepas dari para pemimpin, warga negara, dan ilmuwan di tengah era globalisasi ini. Yang mana saya berharap bahwa siapa-siapa saja yang menjadi pemimpin tetap menjadikan Pancasila sebagai pedoman sehingga melakukan segala sesuai dengan jujur, adil, dan bertanggungjawab. Sama halnya dengan warga negara, agar lebih teguh pendiriannya di tengah persaingan global ini agar tidak terkontaminasi budaya luar yang bisa bersifat negatif atau bahkan melunturkan budaya Pancasila. Tak luput pula dari ilmuwan sebagai tokoh utama dalam pengembangan iptek, saya harap semoga mereka tetap menjunjung tinggi nilai Pancasila dalan melakukan pengembangan agar tidak salah arah.
Salvia Juliandra Putri
2216031033
Reguler A

A. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs?
Jawab :
Menurut saya, berita tersebut menjadi salah satu contoh konkret adanya dampak negatif dari pengembangan iptek dewasa ini, yaitu penyebaran berita hoaks yang merugikan banyak pihak. Yang akan saya lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif dari penyebaran hoaks adalah dengan tidak menerima suatu informasi atau berita secara mentah-mentah, yang mana saya akan menyaring terlebih dahulu, apakah berita tersebut berasal dari sumber yang valid atau tidak. Saya juga tidak akan asal menerima dan menyebarkan suatu berita kepada orang lain karena salah satu faktor yang membuat suatu berita hoaks tersebar dengan mudah adalah karena penyebarnya tidak menyaring informasinya lagi.

B. Bagaimanakah pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan iptek yang lebih baik?
Jawab :
Pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dapat memberikan dampak negatif bagi para penggunanya. Hal ini karena kembali lagi pada pernyataan awal, bahwa apabila suatu pengembangan iptek tidak dilandaskan dengan Pancasila, maka sudah dapat dipastikan bahwa pengembangan tersebut bersifat salah arah atau akan memberikan dampak kurang bail. Solusi yang akan saya berikan bagi pengenbangan iptek yang lebih baik adalah untuk tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila dalam melakukannya, sehingga pengembangan iptek akan menuju pada suatu pengembangan yang bersifat positif dan memberikan dampak positif pula.

C. Sikap Konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?
Jawab :
Permasalahan sikap konsumerisme rakyat Indonesia sehingga menjadi sasaran empuk bagi produk teknologi lain dapat diatasi dengan peran saya sebagai mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi. Dalam Ilmu Komunikasi, tentu mahasiswa akan mempelajari bagaimana cara menyampaikan pesan kepada khalayak ramai sehingga pesan tersebut dapat mempersuasi dan diterima dengan baik. Untuk itu, solusi terhadap permasalahan tersebut dapat memanfaatkan hal itu. Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi dapat mengkampanyekan bagaimana sifat konsumerisme menyebabkan Indonesia malah dijadikan pasar bagi produk teknologi negara lain yang ipteknya lebih maju. Dari kampanye tersebut, tentunya Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi dapst lebih mudah mempersuasi masyarakat untuk tidak semata-mata terus mengagung-agungkan teknologi nan mewah dan terus bersifat konsumerisme.
Salvia Juliandra Putri
2216031033
Reguler A

Berdasarkan analisis saya terhadap video berdurasi tiga menit dengan judul "Pemboman Hiroshima dan Nagasaki pada 9 Agustus 1945" itu, ditemukan bahwa video tersebut berisikan berita seputar perang Amerika Serikat yang bersatu dengan banyak negara lain melawan Jepang. Puncak perang tersebut terjadi saat dijatuhkannya bom atom di Hiroshima pada 6 Agustus 1945 yang menewaskan sekitar 140.000 orang, kemudian disusul dengan bom Nagasaki pada 9 Agustus 1945.

Jika dikaitkan dengan materi Pendidukan Pancasila kali ini, maka peristiwa tersebut merupakan salah satu pengembangan iptek yang disalahgunakan berbentuk bom atom. Terbukti, bom tersebut menewaskan begitu banyak orang, sehingga merugikan banyak nyawa. Hal ini juga berkaitan erat dengan sila kedua yang berbunyi "Kemanusiaan yang Adil dan Beradab". Nilai dalam sila tersebut mengatakan bahwa setiap orang perlu menjunjung nilai kemanusiaan dan keadilan terhadap sesama, serta mengakui harkat dan martabat sesama. Hal ini sangat bertolak belakang dengan peristiwa tersebut, sebab pihak sekutu tidak peduli terhadap kemanusiaan dan keadilan, serta harkat dan martabat para korban jiwa.
Salvia Juliandra Putri
2216031033
Reguler A

Berdasarkan hasil analisis saya terhadap video berita berdurasi kurang lebih dua menit tersebut, terdapat sebuah kasus yang melibatkan pabrik pakaian pada desa di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Limbah pabrik tersebut dikatakan sudah mengganggu kenyamanan warga selama 25 tahun lamanya karena tidak diolah dengan baik.

Saya menyimpulkan, bahwa isi dari video tersebut merupakan salah satu contoh pengembangan iptek yang tidak dilandaskan oleh Pancasila. Mengapa saya mengatakan demikian? Hal ini karena terbukti dari pihak pabrik pakaian itu yang tidak tahu bagaimana cara menyaring limbahnya, sehingga limbah tersebut mencemari lingkungan sekitar, yang mana banyak ditinggali warga. Limbah tersebut pun membuat warga sekitar menjadi tidak nyaman dan akhirnya merugikan mereka.

Seharusnya, pihak pabrik sendiri mempertimbangkan dampak dari limbah dan ketidaktahuannya perihal bagaimana mengolah limbah, karena hal ini dapat merugikan banyak pihak lain, sebab bukan hanya baru terjadi, melainkan disebutkan pada berita tersebut hal ini sudah terjadi selama kurang lebih 25 tahun. Bukan waktu yang sebentar sehingga tak cukup untuk sekadar mempelajari bagaimana cara mengolah limbah yang baik dan benar. Hal tersebut menunjukkan adanya ketidakpedulian terhadap pengembangan iptek yang didasari oleh Pancasila. Perilaku pihak pabrik sama sekali tidak sesuai dengan nilai yang ada pada sila Pancasila, yaitu sila yang kedua yang berbunyi "Kemanusiaan yang Adil dan Beradab". Nilai dalam sila tersebut mengatakan bahwa setiap orang perlu menjunjung nilai kemanusiaan dan keadilan terhadap sesama, serta mengakui harkat dan martabat sesama. Keterkaitannya dengan kasus berita ini adalah pemilik pabrik yang bahkan selama 25 tahun lamanya belum juga memiliki kesadaran untuk mempelajari bagaimana cara mengolah limbah yang baik dan benar. Hal ini membuktikan bahwa pihak pabrik sama sekali tidak peduli terhadap nilai kemanusiaan, keadilan, serta harkat dan martabat bagi warga sekitar, yang mana seharusnya mereka dapat tinggal dengan nyaman di daerah tersebut.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Diskusi

oleh Salvia Juliandra Putri -
Salvia Juliandra Putri
2216031033
Reguler A

1. Bagaimana nilai Pancasila jika tidak diterapkan dengan baik pada kemajuan teknologi dan apakah kaitannya tentang perkembangan teknologi dengan nilai Pancasila?
Jawab :
Apabila nilai Pancasila tidak diimplementasikan secara tepat pada kemajuan teknologi, maka hal tersebut dapat berdampak pada kemana arah teknologi itu akan berakhir. Dimaksudkan di sini, apabila nilai Pancasila tidak sepenuhnya diimplementasikan pada kemajuan teknologi, maka kemajuan teknologi tersebut akan hilang arah. Yang mana, teknologi akan berorientasi pada hal yang salah, sehingga merugikan masyarakat yang terkena dampak kemajuan teknologi tersebut dalam bentuk hal negatif.

Adapun kaitan antara perkembangan teknologi dengan nilai Pancasila, yaitu apabila perkembangan teknologi menjadikan Pancasila sebagai landasannya, maka perkembangan teknologi tersebut sudah pasti beriorientasi pada hal yang benar dan akan berdampak positif bagi masyarakat. Sebaliknya, apabila perkembangan teknologi tidak menjadikan Pancasila sebagai landasannya, maka sudah dapat dipastikan bahwa teknologi tersebut dapat memberikan dampak negatif dan mengancam nilai pedoman hidup yang luhur dari bangsa Indonesia itu sendiri.

2. Apakah pengaruh penting IPTEK dengan kemajuan perekonomian di negara Indonesia dan kaitkan terkait implementasi nilai sila ke 5?
Jawab :
Pengaruh penting dari iptek terhadap kemajuan perekonomian di negara Indonesia adalah apabila dikaitkan dengan kesejahteraan masyarakatnya. Hal ini tentu berkaitan, sebab pada dasarnya iptek dikembangkan oleh manusia sebagai salah satu langkah untuk bertahan hidup. Yang mana, semakin berkembangnya iptek, maka kemajuan perekonomian di Indonesia juga memiliki semakin banyak kesempatan untuk berkembang agar masyarakatnya semakin sejahtera. Sebagai contoh jika dikaitkan dengan lapangan pekerjaan. Dewasa ini, semakin berkembangnya iptek, maka lapangan pekerjaan semakin luas. Yang tadinya hanya sebatas ojek pangkalan, kini sudah merangkak naik menjadi ojek online. Hal ini tentu berdampak baik bagi perekonomian Indonesia.

Namun sayangnya, apabila dikaitkan dengan sila kelima Pancasila, maka keadilan dalam hal ini belum dapat dikatakan merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Pasalnya, tidak semua daerah di Indonesia sudah kebagian mudah dan sejahteranya teknologi. Adapun beberapa lapisan masyarakat yang masih tinggal di pedalman yang belum memiliki akses terhadap kemajuan teknologi itu sendiri. Adapun mereka yang belum memiliki pengetahuan yang cukup untuk mengakses semua hal yang berbau online seiring perkembangan iptek ini, sehingga terjadi belum meratanya perkembangan iptek yang ada.