Kiriman dibuat oleh Muslih Awwab

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Diskusi

oleh Muslih Awwab -
Muslih Awwab
2216031133
Reguler A

1. Jika nilai pancasila tidak diterapkan pada kemajuan teknologi akan terjadi banyak sekali dampak negarif yang memunculkan pelaku-pelaku yang menyalahgunakan teknologi dalam tindakan kriminal atau bahkan tindakan negatif yang dapat merugikan banyak kalangan, dan karya yang dihasilkan pun akan jauh dari nilai-nilai budaya dan kebiasaan masyarakat yang dimana selalu berpedoman pada setiap nilai dari sila-sila Pancasila.
2. Peran penting adanya IPTEK dalam perekonomian bangsa tentu saja sangat berpengaruh, terlebih dalam kemajuannya. Dengan adanya perkembangan teknologi, ini memudahkan masyarakat dalam mencari info lowongan pekerjaan dan juga dalam mempersiapkan segala hal dalam melakukan pekerjaan. Kaitannya dengan sila ke 5 adalah sebaiknya IPTEK itu untuk keadilan dan menciptakan keadilan dan semua bisa merasakan perkembangan IPTEK dan mungkin bisa lebih maju hingga sejahtera jika perkembangan IPTEK dilakukan secara merata dan adil.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Artikel 14 a dan 14 b

oleh Muslih Awwab -
Muslih Awwab
2216031133
Reguler A

Menurut saya dengan kita menerapkan atau mengimplementasi nila-nilai dalam pancasila, tentunya akan menjadi sebuah acuan supaya tidak berdampak negatif atau bahkan merusak lingkungan. Pancasila sangat penting bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, dimana Pancasila dapat menjadi tanda standar dalam pengembangan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan. IPTEK dikembangkan dengan maksud dan tujuan untuk memudahkan kehidupan manusia di berbagai bidang kehidupan yang akan dijalankan. Perkembngan IPTEK di Indonesia dapat dilihat dengan adanya teknologi yang terus berkembang seperti adanya satelit yang dapat memberikan sinyal yang luas untuk dapat mengakses berbagai teknologi terbaru yang sudah di kembangkan. Upaya-upaya yang disarankan melalui pendidikan, penyuluhan, memperkenalkan Pancasila melalui media massa, memberikan sanksi, menolak dengan tegas paham lain, menjadikan Pancasila sebagai acuan dalam bertindak, dan kritis serta bijak dalam menyaring informasi sudah cukup untuk dapat memberikan output yang baik terhadap kehidupan bangsa agar tidak belok dari ideologi asli. Karena, dalam pelaksanaannya pembangunan nasional mengacu pada kepribadian bangsa dan nilai-nilai luhur yang universal untuk mewujudkan kehidupan bangsa yang berdaulat, mandiri, berkeadilan, sejahtera, maju, dan kukuh kekuatan moral dan etikanya.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

oleh Muslih Awwab -
Muslih Awwab
2216031133
Reguler A

Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pembgembangan Iptek

Segala hal yang ada dilakukan di Indonesia dilandasi hukum Pancasila, dimana hal-hal yang melenceng dari nilai Pancasila harus dibenahi atau dihancurkan. Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia menjadi acuan seluruh aktivitas kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara demikian juga dalam aktivitas ilmiah. Pancasila adalah kristalisasi nilai-nilai luhur bangsa Indonesia, artinya proses kristalisasi atau pengerasan budaya, agama dan nilai-nilai luhur bangsa yang ada. Pancasila merupakan dasar negara Indonesia yang pada hakikatnya tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 alinea ke-4. Pancasila juga berperan sebagai sumber nilai dan moral dalam pengembangan iptek, hasil dari iptek mestinya dapat dipertanggungjawabkan akibatnya, baik pada masa lalu, masa sekarang, maupun masa depan. Dalam iptek, pancasila menjadi menjadi kerangka acuan dalam berperilaku. Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu memiki arinta yaitu ; segala pengembangan iptek tidak boleh bertentangan dengan pancasila, Pancasila berfunsi sebagai rambu normative, perkembangan iptek harus berakar dari budaya dan idelogi bangsa. Pancasila sebagai sumber nilai dalam pengembanagan iptek, yaitu pengembangan ilmu pengetahuan harus menghormati keyakinan religious masyarakat, ilmu pengetahuan ditujukan bagi pengembangan kemanusiaan dan dituntut oleh nilai etis yang berdasarkan kemanusiaan, iptek merupakan yang menghomogenisasikan budaya sehingga dapat mempersatukan masyarakat dan memperkokoh pembangunan dan identitas nasional, prinsip demokrasi akan menuntut bahwa pengusaan iptek harus merata kesemua lapisan masyarakat, kesenjanagan dalam dalam penguasaan iptek harus dipersempit sehingga semakin merata sebagai salah satu prinsip keadilan.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Artikel pertemuan 13

oleh Muslih Awwab -
Muslih Awwab
Reg A
2216031133

Tantangan dan Penguatan Ideologi Pancasila dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0

Beberapa ahli dunia memberikan definsi yang berbeda-beda mengenai Ideologi tetapi memiliki makna yang hampir sesuai demi mencapai suatu cita-cita yang diimpikan oleh pemegang ideologi yang telah dipelajari atau yang dipahami. Seperti ideologi yang dipahami oleh Martin Sileger menggap ideologi sebagai sistem kepercayaan, Alvin Gouldner Ideologi sebagai proyek Nasional, dan Paul Hirst Ideologi sebagai relasi social. Ideologi di dunia kita mengenal beberapa ideologi yang digunakan oleh negara-negara di dunia yaitu ideologi liberalisme, sosialismekomunisme, dan Pancasila. Pancasila merupakan sebuah ideologi bangi bangsa Indonesia sebab Pancasila merupakan suatu kepercayaan yang dianggap satu-satunya ideologi yang paling tepat dalam menjalan system kenegaraan republik Indonesia. Pancasila merupakan science of ideas dari founding father kita seperti Ir. Soekarno, Soepomi, M. Yamin, dan KH. Bagus Hadikusumo dan tokoh-tokoh nasional yang terlibat dalam penyusunan Ideologi Pancasila tanpa terkecuali. Sejarah revolusi dimulai dari 1.0, 2.0, 3.0, hingga 4.0. Fase merupakan real change dari perubahan yang ada. 1.0 ditandai dengan mekanisasi produksi untuk menunjang efektifitas dan efisiensi aktivitas manusia, 2.0 dicirikan oleh produksi massal dan standarisasi mutu, 3.0 ditandai dengan penyesuaian massal dan fleksibilitas manufaktur berbasis otomasi dan robot. 4.0 selanjutnya hadir menggantikan 3.0 yang ditandai dengan cyber fisik dan kolaborasi manufaktur. Dari hasil dan pembahasan dapat ditarik kesimpulan bahwa tantangan dan penguatan ideologi Pancasila dalam menghadapi revolusi industri 4.0 ialah (1) Membumikan Pancasila dalam perkembangan revolusi 4.0. dengan cara, meningkatkan Pemahaman Pancasila, mengurangi eksklusivisme sosial, mengurangi kesenjangan sosial, meningkatkan wawasan Pancasila bagi penyelenggara Negara serta menjadikan Pancasila sebagai keteladanan dalam menghadapi revolusi industri 4.0, (2) Penguatan Pancasila dalam menghadapi revolusi industri 4.0 adalah dengan meningkatkan Sumber daya manusia Indonesia yang unggul sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, (3) Mempertahankan eksistensi Pancasila sebagai Ideologi Negara Indonesia.