A. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaks?
Pendapat saya adalah kombinasi hoax terjadi ketika media sosial yang memiliki kemampuan menghancurkan konten secara efektif untuk menyebarkan berita hoax secara luas. Berita hoax berbahaya karena menyebabkan masyarakat umum menjadi paranoid, sehingga tidak bisa membedakan antara berita hoax dan berita yang sah. Antisipasi yang dapat dilakukan adalah dengan mendorong literasi massa di kalangan masyarakat dengan mencari bukti-bukti kepercayaan pada setiap berita yang diberikan. Agar pendapatnya tidak miring dan masyarakat harus disadarkan akan perlunya berhati-hati dan berpikir dalam menyebarkan informasi. Penjelasan tentang dampak negatif berita hoax juga harus diinformasikan kepada masyarakat luas. Kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebar berita hoax juga diperlukan untuk memastikan tidak adanya perilaku tersentak dari para pembuat hoax.
B. Bagaimanakah pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan iptek yang lebih baik?
Pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai pancasila akan lebih banyak memberikan pengaruh negatif dari pada positip seperti akan lunturnya niali-nilai pancasila. Pengaruh IPTEK akan dirasakan pada keberadaan manusia generasi mendatang. Solusi yang dapat diterapkan untuk pengembangan IPTEK adalah sebelum menggunakan media sosial, Anda harus selalu berhati-hati untuk mencari informasi yang dapat dipercaya untuk melindungi diri dari hoax.
C. Sikap Konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?
Menggunakan komunikasi yang baik dan efektif seperti dari komunikasi dengan diri sendiri ke komunikasi dengan teman sebaya, kelompok, bahkan mungkin ke komunikasi dengan masyarakat umum. Dengan menjalin hubungan sosial yang bermakna, seseorang dapat memiliki kehidupan yang sehat dan bermartabat dengan menjelaskan perbedaan antara kebutuhan dan potensi pemenuhan keinginan jangka panjang.