Kiriman dibuat oleh Bayu Arga Whisnutama

Bayu Arga Whisnutama 2216031127 Reguler A

Menurut saya, Pancasila merupakan dasar negara dan pandangan hidup dari bangsa Indonesia, oleh karena itu kemajuan IPTEK harus senantiasa berdasar pada nilai-nilai Pancasila. Karena Pancasila adalah media pembudayaan dari berbagai pemikiran mengenai agama, pendidikan, politik, sosial, budaya, dan juga ekonomi. Jika IPTEK dianggap tidak berhubungan dengan nilai budaya ataupun agama, hal ini akan menyebabkan tidak adanya nilai human-religius. Perkembangan IPTEK di Indonesia harus senantiasa dilindungi oleh nilai-nilai agama dan budaya yang terkandung dalam ideologi nasional yaitu Pancasila, agar kehidupan bangsa tidak dirugikan oleh pengaruh buruk iptek yang tidak sesuai dengan identitas dari rakyat Indonesia.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

oleh Bayu Arga Whisnutama -
Bayu Arga Whisnutama 2216031127 Reguler A

URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK

Pancasila adalah dasar negara dan cara pandang hidup bangsa Indonesia. Sila-sila pancasila haruslah merupakan sumber nilai, kerangka berpikir, serta asas moralitas bagi pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal ini dapat ditunjukan dalam sila-sila pancasila, diantaranya:
1. Ketuhanan Yang Maha Esa, pada sila ini dapat mengimplementasikan ilmu pengetahuan, yang mempertimbangkan rasional, antara
akal, rasa, dan kehendak. Sehingga dapat menempatkan manusia di alam semesta bukan sebagai pusatnya melainkan sebagai yang sistematik dari alam yang diolahnya.
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab, pada sila ini memberikan dasar moralitas bagi manusia dalam mengembangkan iptek. Iptek adalah salah satu perkembangan dalam budaya hidup manusia, yang pada hakekatnya bertujuan demi kesejahteraan bersama.
3. Persatuan Indonesia, memberikan rasa kesadaran akan nasionalisme dari bangsa Indonesia atas sumbangsih iptek sehingga dapat terjalinnya rasa terpelihara, persaudaraan dan persahaban antar daerah dan itu semua karena faktor kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, hal yang mendasar adalah dalam pengembangan iptek didasarkan atas kepentingan demokrasi, hal ini mengandung maksud bahwa setiap warga negara mempunyai kewajiban dalam pengembangan iptek dengan menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dalam bersikap serta terbuka untuk mendapatkan masukan, kritik dan saran yang membangun.
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, Kemajuan iptek harus dapat menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan manusia, keseimbangan keadilan antar dirinya sendiri, manusia dengan Tuhannya, manusia dengan masyarakat bangsa dan negara, serta lingkungan dimana manusia itu berada.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Video

oleh Bayu Arga Whisnutama -
Bayu Arga Whisnutama 2216031127 Reguler A

Pada video tersebut yang berjudul "Pancasila dan IPTEK" membahas tentang pengertian IPTEK, yaitu adalah hasil karya manusia. Karya tersebut pada dasarnya dipergunakan untuk membantu keperluan manusia dalam menghadapi kehidupannya. IPTEK dapat bermanfaat untuk kepentingan tertentu, baik yang berdampak positif maupun negatif. Dan di dalam video ini juga dijelaskan bahwa pada dasarnya Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila merupakan hal penting dalam perkembangan ilmu dan teknologi.

Sila-sila Pancasila yang menjadi sistem etika dalam pengembangan IPTEK
1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa yang dimana dalam sila ini mengkomplementasikan ilmu pengetahuan yang bersifat mencipta, mengaitkan keseimbangan antara rasional dan irasional, antara akal dan kehendak. Berdasarkan sila ini IPTEK seharusnya tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan, dibuktikan, dan diciptakan saja tetapi juga harus mempertimbangkan maksud dan akibatnya nanti untuk masa ini atau dimasa yang akan datang. Oleh karenanya, pengolahan haruslah diimbangi dengan melestarikan juga.
2. Sila Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab, dalam sila ini dijelaskan bahwasanya memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam perkembangan IPTEK haruslah bersikap beradab karena IPTEK merupakan hasil budaya manusia yang beradab dan bermoral.
3. Sila Persatuan Indonesia, dalam sila ini perlu adanya komplementasi universal dan kemanusiaan dalam sila-sila yang lain. Maksudnya perkembangan IPTEK hendaknya dapat mengembangkan rasa nasionalisme, kebesaran bangsa, bahkan keluhuran bangsa sebagai bagian umat manusia di dunia.
4. Sila Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan, hal ini mendasari bahwa perkembangan IPTEK harus secara demokratis artinya ilmuwan harus memiliki kebebasan untuk mengembangkan IPTEK, menghormati sekaligus menghargai hasil karya orang lain, dan ilmuwan juga harus memiliki sifat terbuka untuk dikritik, dikaji, atau pun dibandingkan dengan ilmuwan lainnya.
5. Sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, perkembangan IPTEK harus bisa menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan manusia maksudnya adalah keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan diri sendiri maupun dengan Tuhan, manusia dengan manusia, manusia dengan masyarakat bangsa dan negara, serta manusia dengan alam lingkungannya.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Diskusi 2

oleh Bayu Arga Whisnutama -
Bayu Arga Whisnutama 2216031127 Reguler A

Kemajuan teknologi akan meningkatkan kemampuan produktivitas dunia industri baik dari aspek teknologi industri maupun pada aspek jenis produksi. Investasi dan reinvestasi yang berlangsung secara besar-besaran yang akan semakin meningkatkan produktivitas dunia ekonomi. Di masa depan, dampak perkembangan teknologi di dunia industri akan semakin penting. Tanda-tanda telah menunjukkan bahwa akan segera muncul teknologi bisnis yang memungkinkan konsumen secara individual melakukan kontak langsung dengan pabrik sehingga pelayanan dapat dilaksanakan secara langsung dan selera individu dapat dipenuhi, dan yang lebih penting konsumen tidak perlu pergi ke toko. Kecenderungan perkembangan teknologi dan ekonomi, akan berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan kualifikasi tenaga kerja yang diperlukan. Kualifikasi tenaga kerja dan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan akan mengalami perubahan yang cepat. Akibatnya, pendidikan yang diperlukan adalah pendidikan yang menghasilkan tenaga kerja yang mampu mentransformasikan pengetahuan dan skill sesuai dengan tuntutan kebutuhan tenaga kerja yang berubah tersebut.
Menurut saya belum sesuai dengan sila ke 5 yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, karena ada juga masyarakat yang terkena efek negatif dari kemajuan teknologi, misalnya para buruh pabrik yang dipulangkan karena pekerjaannya digantikan oleh robot/mesin.