གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Galuh Andini

Ilmu Komunikasi A genap 2023 -> FORUM JAWABAN PRETEST

Galuh Andini གིས-
Nama : Galuh Andini
NPM : 2216031139
Kelas : Reguler A

Hakikat dan Pentingnya PKN di Perguruan Tinggi
Oleh : Ahmad Nasir Ari Bowo

Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan
Pendidikan Kewarganegaraan ialah usaha untuk menyiapkan peserta didik agar cinta dan berani membela bangsa negara, dan juga melatih untuk berfikir kritis, demokratis, analitis berdasarkan pancasila.
Landasan ideal Indonesia ialah Pancasila. Pancasila merupakan dasar negara Indonesia, Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia, dan Pancasila sebagai Ideologi bangsa Indonesia.
Sedangkan landasan hukumnya ialah Pembukaan UUD 1945, Batang Tubuh UUD 1945, UU Nomor 20 Tahun 1982, UU Nomor 20 tahun 2003, dan SK Dirjen DIKTI Nomor 43 Tahun 2006.

Sumber historis Pendidikan Kewarganegaraan dimulai sebelum Indonesia merdeka. Sumber sosiologis, masyarakat memerlukan pendidikan kewarganegaraan untuk menjaga, memelihara, dan mempertahankan eksistensi bangsa-bangsa. Sumber politik, dimuatnya dokumen kurikulum Pendidikan Kewarganegaraan sejak tahun 1957-2013.

Esensi dan Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan:
Pendidikan Kewarganegaraan mendorong masyarakat agar memanfaatkan hal-hal positif perkembangan IPTEK untuk membangun bangsa. Dengan ini, masa depan Pkn sangat ditentukan oleh eksistensi negara dan bangsa Indonesia.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Soal-2

Galuh Andini གིས-
Galuh Andini_2216031139_Reg A
A. Pancasila sebagai paradigma artinya nilai-nilai dasar Pancasila secara normatif menjadi kerangka acuan setiap aspek pembangunan nasional di Indonesia. Ini merupakan konsekuensi pengakuan bangsa Indonesia atas Pancasila sebagai dasar negara. Penerapan pancasila dari ilmu pengetahuan dan teknologi membutuhkan dimensi etis sebagai pertimbangan dan kadang-kadang mempunyai pengaruh pada proses perkembangan yang lebih lanjut yakni ilmu pengetahuan dan teknologi. Tanggung jawab etis, merupakan hal yang menyangkut kegiatan maupun penggunaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Berikut rincian sila-sila dalam pengembangan ilmu:
1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, mengimplementasikan ilmu pengetahuan, mencipta, perimbangan antara rasional dengan irrasional, antara akal, rasa, dan kehendak
2. Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab, memberikan dasardasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan iptek haruslah secara beradab.
3. Sila Persatuan Indonesia, memberikan kesadaran kepada bangsa Indonesia bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia akibat dari sumbangan iptek, dengan iptek persatuan dan kesatuan bangsa dapat terwujud dan terpelihara, persaudaraan dan persahabatan antar daerah di berbagai daerah terjalin karena tidak lepas dari faktor kemajuan iptek.
4. Sila Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, mendasari pengembangan iptek secara demokratis.
5. Sila Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, kemajuan iptek harus dapat menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan, yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri, manusia dengan Tuhannya, manusia dengan manusia lain, manusia dengan masyarakat bangsa dan negara serta manusia dengan alam lingkungannya.
B. Harapan saya mengenai pemimpin Indonesia di masa sekarang dan yang akan mendatang yaitu, seorang pemimpin harus berjiwa pancasila. Pemimpin berjiwa pancasila ialah pemimpin yang mengerti benar akan hakikat pancasila sebagai ideologi Bangsa Indonesia. Sehingga dengan begitu, semua kebijakan yang diambilnya kelak akan berpedoman pada ideologi Bangsa, karena Pancasila merupakan ideologi bangsa, yaitu cita-cita yang ingin dicapai oleh Bangsa Indonesia. Pemimpin yang baik memiliki misi untuk membawa bangsa dan negaranya menggapai cita-cita bangsa, membawa penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia kearah terwujudnya kehidupan yang ber-ketuhanan, ber-kemanusiaan, ber-persatuan, ber-kerakyatan, dan ber-keadilan.