Kiriman dibuat oleh Immamil Khoiri

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Diskusi 2

oleh Immamil Khoiri -
Immamil Khoiri 2216031070 Reg B

Tentu saja banyak Manfaat dari buah teknlogi yang dapat kita ketik diberbagai bidang, salah satunya ekonomi, kondisi dunia yang telah lama memasuki era tanpa sekat (globalisasi) menjadikan laju teknologi terus berkembang, jelas hal ini akan menjadikan pertukaran informasi dan transfer teknologi menjadi lebih leluasa, dan pada akhirnya meningkatkan kualitas dan produktifitas produk didunia ekonomi.
Dalam sila kelima dimana yang memuat keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, tentunya bergantung kepada individu dimana sebagai manusia yang terus dituntut mengikuti perkembangan zaman hendaklah bijak dalam menggunakan setiap teknologi yang ada karena tentu saja akan berdampak kepada yang lain, dan dalam hal ini memang belum 100% teknologi dalam lingkup ekonomi mampu diakses dan dinikmati oleh setiap orang, namun nilai ini terus diusahakan untuk tetap naik dan dipertahankan

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> forum Diskusi 1

oleh Immamil Khoiri -

Immamil Khoiri 2216031070 Reg B

Pendidikan Pancasila memiliki fungsi yang sangat pentik guna memfilterisasi dan meningkatkan rasa nasionalisme dalam diri masing masing individu, memfilterisasi yang dimaksud disini adalah bagaimana seorang individu mampu membawa dirinya agar tidak mengadopsi dan mengamalkan nilai nilai buruk seerta bertolak belakang dengan pedoman berbangsa dan bernegara Indonesia, dontohnya, mengadopsi nilainilai LGBT yang tentunya sangat bertenatangan dengan nilai nilai ciptaan Tuhan yang termuat dalam sila pertama selanjutnya adalah memupuk rasa nasionalisme dimana rasa ini melambangkan persatuan dan pengabdian pada negara guna mengangkat harkat dan martabat negara itu sendiri, contoh kecil dapat kita ambil dari rasa toleransi yang termuat dalam semboyan bangsa Indonesua yaitu “BHINEKA TUNGGAL IKA”

 


ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

oleh Immamil Khoiri -
Immamil Khoiri 2216031070 Reg B
Dengan judul “Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi” Penelitian yang dimuat dalam jurnal ini bertujuan untuk melihat pengaruh mata kuliah pengembanagan kepribadian pancasila yang berfokus untuk menyikapi IPTEK.
Melihat dari kacamata globalisasi dimana perkembangan IPTEK semakin pesat, dimana globalisasi menyajikan konsep “Dunia Tanpa Tapal Batas”, tentunya sangat berpengaruh dalam berbagai aspek kehidupan, tak pelak perkembangan budaya dan pendidikan di Indonesia,.Jika dikaitkan dengan Ideologi Pancasila, maka akar permasalahan yang dihadapi adalah apakah nilai nilai yang selama ini menjadi pedoman hidup bangsa Indonesia terpengaruh perkembangan teknologi informasi
Namun ketika melihat realitasnya, terutama dalam kalangan mahsiswa, pengaruh baik atau buruk perkembangan IPTEK terhadap pancasila tergantung bagaimana masyarakat menyikapi teknologi informasi tersebut.
Dalam hasil yang dimuat dalam jurnal tersebut didapat data yang diketahui secara umum bahwa para responden penelitian menyikapi perkembangan IPTEK dengan baik, seperti memiliki sikap jujur dalam kehidupan sehari hari, toleransi yang tinggi, sebagai indikator hasil kuesoner dengan skor diatas 80.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Video

oleh Immamil Khoiri -
Immamil Khoiri 2216031070 Reguler B
Meendefiniskan IPTEK dan pancasila, dimana IPTEK merupakan Hasil karya manusia guna membantu manusia memenuhi kebutuhan hidupnya, dan pancasila disini merupakan pedoman kehidupan dan berbangsa Indonesia

Dari kedua definisi diatas dihububgkan dengan pancasila yang memiliki nilai nilai penting dalam ilmu teknologi

Sila Pertama
Dimana menjadi penyeimbang dalam kehidupan guna melihat sebab-akibat yang ditimbulkan, dan menjadi acuan keseimbangan pikiran rasional dan irasional

Sila kedua
Memiliki nilai nilai moral sebagaimana pengembangan IPTEK ini harus sejajar dengan nilai moral dan adab

Sila ketiga
Pengembangan iptek harusnya sejalan dengan rasa nasionalisme

Sila ke empat
Dasar pengembangan iptek secara demokratis dimana setiap ilmuan dan cendekiawan memiliki kebebasan mengembangkan iptek

Sila ke lima
Menjaga keseimbangan keadilan dalam hubungan dengan dirinya sendiri-Tuhannya, manusia dengan masyarakat dan lain lain

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Soal

oleh Immamil Khoiri -
1. Belum, secara teori sistem yang berlaku dalam perilaku politik sudah mengalami banyak improvisasi guna menyejahterakan masyarakatnya, namun hal ini berbanding terbalik dengan apa yang dipraktikkan dimana paradigma secara praktik yang berlaku didalam politik terus tumbuh secara keliru

Hal ini bisa dilihat dengan lesunya tingkat kepercayaan masyrakat kepada pemerintah, baik pada lembaga pemerintahan tingkat lokal, bahkan pada pemerintahan pusat.

2. Bergantung pada situasi, kondisi, dan lingkungan yang mempengaruhi individu pada masyarakat, standar etika pun berbeda-beda pada tiap lingkungan, sebelumnya saya bertempat tinggal disebuah desa yang menganut standar dasar etika yang dianggap kurang bagus dalam bebetapa hal, namun juga dianggap bagus dalam hal lain, dalam lingkungan ini contohnya adalah keluar dimalam hari dilarang, namun ketika ada anak yang sampai durhaka kepada orang tuanya (permasalahan sampai diluar kendali) dibiarkan saja. Kemudian saya pindah ke kota, namun masuk ke boarding school (pesantren), selama tiga tahun dengan standar etika yang sangat tinggi menurut saya, standar etika yang tinggi ini tidak saya sadari sampai saya lulus dari pesantren tersebut, dan akhirnya saya berkuliah, dimana tempat bermacam-macam orang berkumpul, baik pola pikir, latar belakang, serta pengalaman.

Dalam hal ini dapat dilihat bagaimana sebuah lingkungan memerlukan role model (karakter ideal) serta perangkat pendukung role model tersebut, perangkat pendukung yang dimaksud disini adalah adanya 1 atau 2 orang yang mengikuti role model, tidak terlepas disitu saja, perangkat pendukung ini juga perlu dibacking oleh orang-orang yang mempunyai kuasa, dari hak ini, harus tetap dikontrol keberadaanyya agar tidak hanya sebatas FOMO semata.

Sumber: https://www.kompasiana.com/erlitaasakura/5fb1d29e8ede484e2d232442/persimpangan-etika-dan-paradigma-pemerintahan