གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Syifa Rahmadinny

Ilmu Komunikasi A genap 2023 -> FORUM JAWABAN POST TEST

Syifa Rahmadinny གིས-
Nama : Syifa Rahmadinny
NPM : 2216031049
Kelas : Reguler A
Prodi : S1 Ilmu Komunikasi

Analisis Jurnal

SEMANGAT BELA NEGARA DI TENGAH PANDEMI COVID-19 ( THE NATIONAL SPIRIT OF DEFENSE IN THE MIDDLE OF THE COVID-19 PANDEMIC)
Oleh :
Syahrul kemal

Covid-19 adalah musuh yang dihadapi oleh berbagai negara di seluruh dunia. Virus ini sangatlah cepat penyebarannya oleh karena itu WHO ( world health organization) menyatakan per 11 maret 2020 menetapkan sebagai pandemic dunia. Data dari john Hopkins university (14/4). Dalam situasi ini banyak masyarakat yang emosional, bingung, takut dan bersitegang dengan para aparat pemerintah dalam kondisi seperti ini karena takut terpapar oleh virus covid-19 ini. Hal yang dapat kita lakukan adalah dengan bersatu, gotong royong, serta bekerja sama.
Bela Negara adalah sikap dan perilaku warga Negara yang dijiwai oleh kecintaan dan kesetiaan terhadap bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan pancasila dan undang undang dasar 1945 dalam menjalankan kehidupan bangsa dan negara seutuhnya. Bahwa seluruh masyarakat berhak dan berkewajiban atas ikut serta dalam melakukan bela Negara dan dengan syarat tertentu tentang pembelaan bangsa dan Negara yang diatur oleh undang undang. Dengan melakukan bela Negara maka disitu sudah mencerminkan bahwa kita ikut serta dalam melakukan bela Negara dan terbinanya suatu hubungan baik antara warga Negara.

Berdasarkan analisis jurnal SEMANGAT BELA NEGARA DI TENGAH PANDEMI COVID-19 oleh Syahrul Kemal, bentuk bela negara yang dapat kita lakukan di masa pandemi covid-19 adalah dengan melakukan isolasi mandiri dengan lingkungan sekitar seperti di daerah komplek sekitar kita, membantu para orang yang rentan terkena virus covid-19 karena orang yang sudah tua lebih mudah terkena virus covid-19, lalu bisa melakukan isolasi lebih besar lagi dengan bekerjasama dengan pemerintah setempat agar bisa melakukan isolasi lebih besar lagi. Selain itu kita juga sudah membantu gugus tugas karena gugus tugas juga perlu bantuan kita agar melakukan tugas lebih mudah lagi. Serta selalu menaati semua yang pemerintah perintahkan , taati himbauannya untuk memerangi covid-19, untuk tetap dirumah saja, diam untuk menyelamatkan orang orang disekitar kita. Bentuk bela negara tidak hanya dengan mengangkat senjata dan berhadapan dengan lawan di medan perang. Tetapi bisa berupa hal positif yang kita lakukan untuk bisa bermanfaat terhadap diri dan sekitar kita. Tidak memaksakan kehendak orang lain dan tidak memaksa diri kita sendiri melampaui batas kemampuan kita.

Ilmu Komunikasi A genap 2023 -> FORUM JAWABAN PRETEST

Syifa Rahmadinny གིས-
Nama : Syifa Rahmadinny
NPM : 2216031049
Kelas : Reguler A
Prodi : S1 Ilmu Komunikasi

Analisis Video
Banyak pihak yang mencoba menyerang keutuhan dan ketahanan negara Indonesia, oleh karena itu sebagai warga negara kita wajib menjaga keutuhan tersebut. Ketahanan nasional adalah keuletan, keterampilan dan ketangguhan suatu bangsa, serta kemampuan mengembangkan potensi nasional untuk menghadapi ancaman yang datang. Beberapa sumber tantangan, hambatan, gangguan, dan ancaman yang ada yaitu bisa langsung, tidak langsung, dari luar dan dari dalam. Hal-hal yang terancam diganggu oleh pihak lain yaitu integritas (kewibawaan), identitas kita sebagai warga negara, kelangsungan hidup bangsa, serta perjuangan mencapai tujuan nasional. Penting bagi kita sebagai warga negara untuk memiliki kemampuan mengembangkan kekuatan nasional.

1. Unsur trigatra (aspek alamiah)
Ancaman :
a. lokasi dan posisi geografis
b. keadaan dan kekayaan alam
c. kemampuan penduduk
Perwujudan
a. peningkatan potensi laut dan darat serta posisi dengan negara tetangga
b. kesadaran nasional pemanfaatan kekayaan alam
c. pendidikan

2. Unsur pancagatra (aspek sosial)
Ancaman :
a. ideologi
b. politik
c. ekonomi
d. sosial budaya
e. pertahanan dan keamanan
Perwujudan :
a. rangkaian nilai mampu menampung aspirasi
b. demokrasi: keseimbangan input dan output
c. sarana, modal, TK, teknologi
d. tradisi, pendidikan, kepemimpinan
e. partisipasi dan kesadaran masyarakat

Ilmu Komunikasi A genap 2023 -> FORUM JAWABAN POST TEST

Syifa Rahmadinny གིས-
Nama : Syifa Rahmadinny
NPM : 2216031049
Kelas : Reguler A
Prodi : S1 Ilmu Komunikasi

Analisis Soal
1. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
JAWAB
Artikel tersebut membahas mengenai pentingnya penegakan Hak Asasi Manusia. Dimana pada tahun 2019, ada banyak permasalahan yang menghambat jalannya penegakan Hak Asasi Manusia di indonesia. Kurangnya proses peradilan atas pelanggaran Hak Asasi Manusia yang terjadi di Indonesia. Hal positif yang didapat setelah membaca artikel yaitu munculnya tingkat kesadaran mengenai pentingnya penegakan Hak Asasi Manusia di Indonesia dan perlunya upaya yang lebih besar dalam menghormati Hak Asasi Manusia.

2. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berkeTuhanan yang Maha Esa ?
JAWAB
Indonesia adalah negara yang memiliki budaya dan adat istiadat yang beragam. Keragaman tersebut berpengaruh terhadap pembentukan sistem demokrasi. Salah satu prinsip demokrasi yang tercermin dalam Pancasila, yaitu sila keTuhanan yang Maha Esa. Prinsip ini mencerminkan keberagaman agama di Indonesia dan nilai-nilai religius yang melandasi masyarakat Indonesia. Ketuhanan yang Maha Esa dalam konteks demokrasi Indonesia memberikan landasan moral dan etika yang kuat dalam menjalankan pemerintahan dan kehidupan berbangsa. Prinsip ini mengajarkan kesatuan, saling menghormati, dan toleransi antar agama dalam menjaga harmoni sosial dan keberagaman Indonesia. Prinsip ini harus dilaksanakan dengan bijaksana dan tidak boleh digunakan sebagai alasan untuk mengeksploitasi atau menindas kelompok minoritas atau non-agama tertentu. Demokrasi harus memastikan kebebasan beragama bagi semua warga negara dan melindungi hak asasi manusia tanpa memandang latar belakang agama atau keyakinan. Secara keseluruhan, prinsip demokrasi Indonesia yang berkeTuhanan yang Maha Esa mencerminkan akar budaya dan adat istiadat masyarakat Indonesia yang kuat dan saling toleransi.

3. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
JAWAB
Saat ini, praktik demokrasi di Indonesia sudah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945. Contohnya, warganegara memiliki hak yang sama dalam menentukan pilihannya, lalu adanya musyawarah dalam menentukan suatu keputusan, terdapat keseimbangan antara hak dan kewajiban, lalu masyarakat dalam menjalankan kehidupan berpatok pada Pancasila sebagai dasarnya. Namun dalam menjunjung tinggi nilai Hak Asasi Manusia menurut saya belum berjalan sepenuhnya dengan baik, terlihat dari masih adanya pelanggaran Hak Asasi Manusia yang dilakukan oleh sekelompok orang untuk menghalangi kelompok lain untuk menyampaikan pendapatnya.

4. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi dimana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
JAWAB
Keadaan dimana anggota parlemen mewakili suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri yang bertentangan dengan kepentingan nyata rakyat, bisa saja menimbulkan ketidakpercayaan dan ketidakpuasan di kalangan rakyat. Serta dapat menimbulkan distorsi representasi politik dan mempengaruhi kualitas demokrasi. Jika terjadi situasi dimana anggota parlemen melaksanakan agenda politiknya tanpa mempertimbangkan kepentingan riil rakyat, hal ini bertentangan dengan prinsip demokrasi yang sehat. Di kondisi ini, penting bagi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam proses politik, termasuk melalui kontribusi, memantau kinerja anggota parlemen dan menggunakan hak pilih secara bijak dalam pemilihan parlemen.

5. Bagaimana pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimana hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
JAWAB
Pihak-pihak tersebut sangat berpengaruh terhadap loyalitas dan emosi rakyat. Kekarismatikan pemimpin yang mampu membangkitkan keyakinan dan dedikasi dapat membuat rakyat bersedia mengorbankan diri mereka sendiri demi tujuan yang dianggap penting atau mulia oleh pemimpin tersebut. Kejadian ini tidak hanya terjadi pada era demokrasi saat ini, tetapi telah ada sepanjang sejarah manusia di berbagai sistem pemerintahan. Tetapi, hubungan antara kekuasaan kharismatik yang mempengaruhi loyalitas dan emosi rakyat dengan konsep hak asasi manusia dalam konteks demokrasi saat ini begitu kompleks. Pada dasarnya, hak asasi manusia mengakui bahwa setiap individu memiliki hak-hak yang inheren dan tak terpisahkan, termasuk hak atas kehidupan, kebebasan, kesetaraan, dan martabat. Ketika pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik menggunakan pengaruh mereka untuk menggerakkan loyalitas dan emosi rakyat, terdapat risiko pelanggaran hak asasi manusia.