Nama : Zaka Kurnia Rahman
NPM : 2215061054
Kelas : PSTI B
Analisis Video
Nilai yang terdapat dalam setiap sila merupakan hal penting dalam perkembangan IPTEK yang mana untuk saat ini dan di masa depan akan berkembang sangat cepat. Dasar Ketuhaan Yang Maha Esa bagi bangsa Indonesia itu adalah hal yang mutlak, namun jika diikuti dengan perkembangan-perkembangan pada dunia modern yang bersukular pada dunia barat.
Sila-sila Pancasila yang menjadi sistem etika dalam pengembangan IPTEK yaitu,
1. Sila ke-1, pada sila ini IPTEK tidak hanya memikirkan yang ditemukan, dibuktikan, dan diciptakan tapi juga mempertimbangkan apa maksud dan akibatnya pada manusia.
2. Sila ke-2, memberikan dasar-dasar moralitas dan beradab karena IPTEK itu sendiri diciptakan oleh manusia yang beradab dan bermoral.
3. Sila ke-3, mengkomplementasikan antara universalitas dengan internasionalisme, yang mana pengembangan IPTEK hendaknya dapat mengembangkan rasa nasionalisme serta keluruhan bagi semua manusia di dunia.
4. Sila ke-4, tiap ilmuwan yang mengembangkan IPTEK harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan terbuka untuk dikritik oleh semua orang.
5. Sila ke-5, pengembangan IPTEK harusnya dapat menjaga keseimbangan keadilan dalam berbagai kehidupan manusia, baik antara manusia dengan tuhannya, dengan sesama manusia, dengan masyarakat, maupun dengan lingkungannya.
NPM : 2215061054
Kelas : PSTI B
Analisis Video
Nilai yang terdapat dalam setiap sila merupakan hal penting dalam perkembangan IPTEK yang mana untuk saat ini dan di masa depan akan berkembang sangat cepat. Dasar Ketuhaan Yang Maha Esa bagi bangsa Indonesia itu adalah hal yang mutlak, namun jika diikuti dengan perkembangan-perkembangan pada dunia modern yang bersukular pada dunia barat.
Sila-sila Pancasila yang menjadi sistem etika dalam pengembangan IPTEK yaitu,
1. Sila ke-1, pada sila ini IPTEK tidak hanya memikirkan yang ditemukan, dibuktikan, dan diciptakan tapi juga mempertimbangkan apa maksud dan akibatnya pada manusia.
2. Sila ke-2, memberikan dasar-dasar moralitas dan beradab karena IPTEK itu sendiri diciptakan oleh manusia yang beradab dan bermoral.
3. Sila ke-3, mengkomplementasikan antara universalitas dengan internasionalisme, yang mana pengembangan IPTEK hendaknya dapat mengembangkan rasa nasionalisme serta keluruhan bagi semua manusia di dunia.
4. Sila ke-4, tiap ilmuwan yang mengembangkan IPTEK harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan terbuka untuk dikritik oleh semua orang.
5. Sila ke-5, pengembangan IPTEK harusnya dapat menjaga keseimbangan keadilan dalam berbagai kehidupan manusia, baik antara manusia dengan tuhannya, dengan sesama manusia, dengan masyarakat, maupun dengan lingkungannya.