Posts made by Ikhwan Fajar Khatamy

Nama: Ikhwan Fajar Khatamy
NPM: 2255061007
Kelas: PSTI B

A. Artikel tersebut mengangkat topik tentang kondisi penegakkan HAM di Indonesia pada tahun 2019 yang masih dinilai buruk. Ada banyak hal yang membuat penegakkan HAM di Indonesia masih buruk, beberapa diantaranya adalah karena tidak adanya penegakkan keadilan oleh aparat hukum, menguatnya pembatasan kebebasan berekspresi dan beragama, diskriminasi berbbasis gender, dsb. Dari artikel tersebut kita bisa lihat bahwa masih banyak yang harus dibenahi dari proses penegakkan HAM yang ada di Indonesia dan pentingnya HAM untuk rakyat Indonesia.

B. Indonesia merupakan negara yang memiliki kekayaan akan adat istiadat dan budayanya yang di mana kekayaan itu juga memiliki pengaruh terhadap demokrasi yang ada di Indonesia. Prinsip demokrasi di Indonesia banyak membawa budaya-budaya sebagai identitas demokrasi negara ini. Prinsip demokrasi Indonesia juga "berke-Tuhanan Yang Maha Esa" yang berarti mementingkan kesatuan dan kebersamaan di dalam masyarakat Indonesia, di mana berbagai agama dan kepercayaan diterima dan dihargai. Praktik demokrasi yang baik adalah memastikan perlindungan hak asasi manusia dan kebebasan beragama untuk semua warga negara tanpa memandang latar belakang agama mereka. Secara tidak langsung, prinsip "berke-Tuhanan yang Maha Esa" dalam demokrasi Indonesia mencerminkan pentingnya nilai-nilai adat istiadat dan budaya asli masyarakat Indonesia

C. Praktik demokrasi Indonesia pada saat ini sebagian sudah mencapai nilai-nilai Pancasila dan UUD NRI 1945. Namun, masih terdapat banyak tantangan terhadap penegakkan HAM di Indonesia. Masih banyak kasus-kasus penindasan HAM yang belum diadili oleh penegak hukum. Masih banyak orangorang ataupun golongan masyarakat yang masih kehilangan HAM mereka untuk hidup di Indonesia seperti, hak-hak perempuan, hak-hak minoritas, dsb. Selain itu, masih berkeliaran juga para pejabat-pejabat yang menindas hal-hak rakyatnya seperti KKN.

D. dalam menyikapi kondisi tersebut ada baiknya kita memilih wakil rakyat yang benar-benar sesuai dengan janjinya. Para anggota parlemen pada kondisi tersebut juga sudah salah dalam menjankan kewajibannya yang di mana mereka mempunyai kewajiban untuk melayani masyarakat dan mendengar keluhan-keluhan masyarakat.

E. Praktik-praktik memanipulasi loyalitas dan emosi rakyat yang dilakukan oleh pihak-pihak yang memiliki kekuasaan jelas sudah bertentangan dengan demokrasi dan konsep HAM. Memanipulasi loyalitas dan emosi rakyat dapat membatasi rakyat dalam kebebasan berekspresi dan berpendapat. Prinsip demokrasi dan HAM penting untuk dijaga dalam menghadapi hal-hal seperti itu. Selain itu, pendidikan dan kesadaran masyarakat juga penting untuk memahanmi HAM dan demokrasi Indonesia agar tidak mudah distir untuk praktik-praktik dengan tujuan yang tidak jelas oleh pihak-pihak yang memiliki kekuasaan di negeri ini.
Nama: Ikhwan Fajar Khatamy
NPM: 2255061007
Kelas: PSTI B
Prodi: Teknik Informatika

Analisis Soal
1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi artikel dan hal positif apa yang bisa kamu ambil setelah membaca artikel tersebut?

artikel tersebut mengangkat topik tentang konflik komunal di wialayah perbatasan Indonesia-Timor Leste. Artikel tersebut membahas kronologi, faktor penyebab, dan upaya penyelesaian konflik komunal yang terjadi di wialayah perbatasan Indonesia-Timor Leste secara objektif dan tidak memprovokasi para pemabaca. Hal positif yang dapat kita ambil dari artikel tersebut adalah kita sebagai warga negara yang baik seharusnya bisa menyelesaikan masalah-masalah antarnegara dengan hubungan yang baik dan sesuai dengan prosedur hukum yang sudah disepakati.

2. Bagaimanakah menurut pendapatmu dan apa yang terjadi dengan wilayah dan bangsa Indonesia jika tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara?

Jika Indonesia tidak memiliki konsep wawasan nusantara maka negara Indonesia bisa kehilangan wilayahnya secara perlahan. Kehilangan wilayah bisa terjadi karena tidak adanya konsepsi wawasan nusantara yang bertujuan untuk memperkuat dan mempertahankan kedaulatan dan keutuhan wilayah negara.

3. Bagaimanakah konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikell diatas?

Untuk mencegah konflik yang terjadi seperti pada artikel tersebut adalah dengan menerapkan konsepsi wawasan nusantara dirumuskan sebagai cara pandang bangsa Indonesia yang berlandaskan Pancasila, tentang diri dan lingkungannya serta tanah airnya sebagai negara kepulauan dengan segala aspek kehidupannya yang beragam dan dinamis dengan mengutamakan persatuan bangsa dan kesatuan wilayah Indonesia yang tetap menghargai dan menghormati kebhinekaan dalam semua
aspek kehidupan.
Nama: Ikhwan Fajar Khatamy
NPM: 2255061007
Kelas: PSTI B
Prodi: Teknik Informatika

ANALISIS VIDEO GEOPOLITIK INDONESIA

Video tersebut membahas tentang geopolotik ilmu penyelenggaraan negara yang setiap kebijakannya dikaitkan dengan masalah-masalah geografi wilayah atau tempat suatu bangsa. Teori geopolitik diperkenalkan pertama kali oleh Ir. Soekarno pada sidang BPUPKI 1 Juni 1945. Teori Geopolitik bangsa Indonesia menyatakan bahwa pancasila sebagai ideologi nasional dipergunakan sebagai pertimbangan dasar dalam menentukan politik nasional ketika dihadapkan kepada kondisi dan kedudukan wilayah geografis Indonesia. Terdapat beberapa teori dalam geopolitik Indonesia, di antaranya adalah teori negara kepulauan, teori kawasan, dan teori keamanan nasional.

Prinsip geopolitik Indonesia tidak mementingkan dalam hal wilayah, tetapi lebih kepada membangun kesatuan bangsa dalam suatu wilayah. Wawasan nusantara sebagai konsep geopolitik Indonesia merupakan wawasan nasional yang bersumber dari Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia. Hakikat wawasan nusantara adalah kesatuan dan keutuhan wilayah Indonesia.

Ada beberapa cara pandang Bangsa Indonesia yaitu, Perwujudan kepulauan Nusantara sebagai suatu kesatuan politik, Perwujudan kepulauan Nusantara sebagai satu kesatuan ekonomi, Perwujudan kepulauan Nusantara sebagai satu kesatuan sosial budaya, dan Perwujudan kepulauan Nusantara sebagai satu kesatuan pertahanan keamanan. Kehidupan bernegara dalam konsep NKRI dicantumkan dalam Pasal 1 ayat 1 UUD Negara RI 1945 yang berisi "Negara Indonesia ialah negara kesatuan, yang berbentuk republik”. Sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia, kesatuan wilayah Indonesia mencakup kesatuan Politik, kesatuan Hukum, dan kesatuan Sosial-Budaya, kesatuan Pertahanan dan Keamanan.

Kesimpulan dari geopolitik Indonesia adalah negara Indonesia adalah negara kesatuan berbentuk republik yang wilayahnya merupakan kesatuan dari ribuan pulau yang terletak diantara Samudera Pasifik dan Samudera Hindia serta diantara Benua Asia dan Australia.