Kiriman dibuat oleh Raden Nang Arif Asir

PSTI A dan B Tahun 2023 -> FORUM JAWABAN PRETEST

oleh Raden Nang Arif Asir -
Raden Nang Arif Asir
2215061097
PSTI A

Identitas Nasional
- Pengertian
Istilah identitas nasional berasal dari kata identitas dan nasional

Identitas (identify) secara harfiah berarti ciri – ciri atau jati diri yang melekat pada seseorang atau sesuatu yang membedakannya dengan yang lain.
Nasional (national) merupakan identitas yang melekat pada kelompok-kelompok yang lebih besar yang diikat oleh kesamaan-kesamaan, baik fisik seperti budaya, agama, bahasa, maupun nonfisik seperti keinginan, cita-cita dan tujuan.

Istilah identitas nasional secara termilogis adalah suatu ciri yang dimiliki oleh suatu bangsa yang secara filosofis membedakan bangsa tersebut dengan bangsa lain.

Unsur-unsur Pembentukan Identitas Negara
1. Suku bangsa
2. Agama
3. Kebudayaan
4. Bahasa
Unsur-unsur Identitas Nasional
1. Identitas Fundamental, yaitu Pancasila yang merupakan Falsafah Bangsa, Dasar Negara, dan Ideologi Negara.
2. Identitas Instrumental, yaitu UUD 1945 dan Tata Perundangannya, Bahasa Indonesia, Lambang Negara, Bendera Negaram dan Lagu Kebangsaan “Indonesia Raya”.
3. Identitas Alamiah, yakni meliputi Negara Kepulauan dan pluralism dalam suku, bahasa, budaya, serta agama dan kepercayaan.
Faktor Pembentukan Identitas Nasional
1. Faktor Objektif
Kondisi geografi-ekologis yang membentuk Indonesia sebagai wilayah kepulauan yang beriklim tropis dan terletak di persimpangan jalan komunikasi antarwilayah dunia Asia Tenggara, ikut memengaruhi perkembangan demografis, ekonomis, social dan kultural bangsa Indonesia.
2. Faktor Subjektif
Faktor historis, social, politik, dan kebudayaan yang dimiliki bangsa Indonesia. Faktor historis yang dimiliki Indonesia memengaruhi proses pembentukan masyarakat dan bangsa Indonesia, melalui interaksi berbagai factor yang ada di dalamnya.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pembentukan Identitas Nasional Bangsa Indonesia
1. Primordial
Ikatan kekerabatan dan kesamaan suku bangsa, bahasa daerah dan adat istiadat.
2. Sakral
Kesamaan agama yang dianut oleh suatu masyarakat atau ikatan ideologi yang kuat dalam masyarakat juga merupakan faktor yang dapat membentuk negara.
3. Tokoh
Kepemimpinan dari seorang tokoh yang disegani dan dihormati secara luas oleh masyarakat dapat menjadi faktor yang menyatukan suatu negara.
4. Sejarah
Resep yang sama tentang soal asal usul tentang masa lalu seperti penderitaan yang sama akibat dari penjajahan tidak hanya melahirkan solidaritas tetapi juga tekad dan tujuan yang sama antar kelompok suku bangsa.
5. Bhinneka Tunggal Ika
Prinsip bersatu dalam perbedaan merupakan salah satu faktor yang dapat membentuk bangsa negara.

Tujuan dan Fungsi Identitas Nasional
- Sebagai Alat Pemersatu Bangsa
- Sebagai Pembeda Dengan Bangsa Lainnya
- Merupakan Landasan Negara
- Identitas Negara Tersebut
- Nilai Potensi Bangsa
Peran Identitas Nasional
- Sebagai Bahan atau Objek Dalam Integrasi Nasional
Jika tidak ada, maka integrasi nasional tidak dapat terjadi karena tidak ada komponen-komponen yang bisa disatukan menjadi sebuah kesatuan yang utuh.
- Pengontrol Sumber Daya Ekonomi
Hal ini termasuk mengelaborasi pembagian kerja serta mendorong persebaran dan mobilitas barang dan tenaga kerja.
- Menjadi Penanda Ikatan Solidaritas
Hal ini membuat beragam komunitas kebudayaan itu menjadi terikat dan tetap menunjukkan bahwa keberagaman komunitas tersebut tetap merupakan bangsa Indonesia.
- Menjadi Definisi Teritorial


Jadi, identitas nasional sebagai identitas bersama suatu bansa dapat dibentuk oleh beberapa faktor. Identitas nasional Indonesia menunjuk pada identitas-identitas yang sifatnya nasional, bersifat buatan karena dibentuk dan disepakati dan sekunder, karena sebelumnya sudah terdapat identitas kesuku bangsaan dalam diri bangsa Indonesia.

Teknik Informatika A -> Forum Analisis Jurnal

oleh Raden Nang Arif Asir -
Raden Nang Arif Asir
2215061097
PSTI A

Judul majalah:
PANCASILUS SEBAGAI FILSAFAT ILMU DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERKEMBANGAN IPTEK

Isi majalah:
Pancasila adalah ideologi bangsa Indonesia, Pancasila terdiri dari dua kata Sansekerta yaitu panca yang berarti lima dan sila yang berarti prinsip. Pancasila adalah pandangan hidup suatu bangsa berdasarkan ideologi bangsa. Pancasila sebagai ilmu pengetahuan terus berkembang. Pengaruh Ajaran Pancasila terhadap Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
1. Tuhan Yang Maha Esa Tujuan dari perintah pertama ini adalah untuk memiliki iman spiritual, keadilan dan moralitas sesuai dengan semua agama dan kepercayaan. Mendorong saling menghormati antar pemeluk agama yang berbeda.
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab Bagian lain dari dogma perkembangan ilmu pengetahuan adalah bahwa hukum keadilan dan perilaku manusia merupakan landasan moral yang harus dimajukan oleh manusia dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
satuan ke-3 Indonesia
Pengaruh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi memberikan pengertian bahwa kesadaran berbangsa merupakan hasil dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, bahwa melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat tercapai persatuan dan kesatuan bangsa, serta persahabatan antar bangsa dan daerah. untuk didirikan Karena ilmu pengetahuan dan teknologi harus dapat berkembang secara harmonis.
4. Demokrasi yang dipandu oleh kebijaksanaan dalam negosiasi perwakilan
Konsep pengembangan ilmu pengetahuan berarti bahwa setiap masyarakat harus mengambil sikap demokratis dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain itu, dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, seseorang harus menghormati kebebasan orang lain dan terbuka terhadap kritik.
5. Keadilan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia Dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, implikasi dari sila kelima berarti bahwa kita harus memiliki keseimbangan keadilan dalam hubungan kita dengan diri kita sendiri, manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia lain, dan manusia dengan alam. .
Pancasila sebagai filsafat ilmu merupakan dasar pemikiran dan pengetahuan, sehingga pengembangan ilmu pengetahuan harus meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Teknik Informatika A -> Forum Analisis Soal-2

oleh Raden Nang Arif Asir -
Raden Nang Arif Asir
2215061097
PSTI A

A. Di Indonesia, paradigma IPTEK adalah Pancasila. Berikut nilai setiap sila Pancasila yang mengandung landasan pengembangan IPTEK :
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
Sila ini menekankan bahwa pengembangan IPTEK dimaknai sebagai bentuk syukur pemberian akal oleh Tuhan Yang Maha Esa.
2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
Sila ini menekankan bahwa agar IPTEK berkembang, haruslah manusiawi dan tidak merugikan individu atau masyarakat di masa kini maupun mendatang.
3. Persatuan Indonesia
Sila ini mengingatkan agar pengembangan IPTEK ditujukan unutk seluruh tanah air dan bangsa secara merata dan haruslah digunakan sebagai alat pemersatu bangsa.
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan
Mengembangkan ilmu itu dengan jiwa pemimpin yang bijaksana, siap bermusyawarah, dan menerima pendapat.
5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Pengembangan IPTEK harus bisa dinikmati seluruh rakyat Indonesia.

B. Harapan saya mengenai model pemimpin, warganegara, dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang adalah lebih menanamkan Pancasila dalam kehidupan sehari hari agar tidak lost control.

Teknik Informatika A -> Forum Analisis Soal-1

oleh Raden Nang Arif Asir -
Raden Nang Arif Asir
2215061097
PSTI A

A. Menurut saya, semua orang bisa termakan hoaks tidak peduli dengan latar belakang pendidikan yang tinggi.
Antisipasi yang saya lakukan adalah menyaring informasi atau berita yang saya baca terlebih dahulu, lalu mencari fakta dari berita tersebut agar tidak termakan hoaks.
B. Pengaruh perkembangan IPTEK yang tidak sesuai dengan nilai nilai Pancasila adalah banyaknya hoaks yang tersebar dan konten konten pornografi di media sosial.
Solusi saya yaitu menggunakan internet dengan bijak, mencari berita berita yang bersifat fakta. Mengontrol diri agar tidak terdampak pornografi, menambah iman agar tidak tergoda.
C. Sikap konsumerisme di Indonesia sangatlah tinggi karena itu kita harus lebih mencintai produk dalam negeri agar bisa menyaingi produk luar. Solusi saya adalah mengembangkan teknologi agar bisa menyaingi negara luar dan membuat pasar teknologi sendiri.