གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Samsul maarif 2213053272

MKU PGSD 2C tahun 2023 -> FORUM JAWABAN POST TEST

Samsul maarif 2213053272 གིས-
Nama : Samsul maarif
Npm : 2213053272
Kelas : 2C
Prodi : PGSD

A. Isi artikel tersebut adalah tanggapan dia tokoh dari golongan kaum terpelajar mengenai persoalan HAM di Indonesia, menurut usman hamid sendiri pada tahun 2019 HAM di Indonesia mengalami kemunduran ,dimana pada saat itu adalah masa masa pemilu, nah di Indonesia sendiri kasus pelanggaran HAM tidak terlalu parah seperti di negara lainnya, memang setiap negara punya masalah pelanggaran HAM tersendiri dan tidak terkecuali Indonesia, contohnya kasus rasisme, di Indonesia sendiri kasus rasisme ada dan pernah menggegerkan Indonesia, seperti kasus sampit di Kalimantan hingga rasisme terhadap suku papua, tetapi kasus rasisme terparah nyatanya ada di negara Korea dan Arab Saudi serta Amerika Serikat, hal itu lah yang menjadi nilai positif atas kasus pelanggaran HAM di Indonesia

B.Demokrasi Indonesia memiliki akar yang dalam dalam nilai-nilai adat istiadat dan budaya asli masyarakat Indonesia. Budaya Indonesia yang kaya dengan keragaman suku, agama, dan tradisi telah memberikan pengaruh signifikan terhadap demokrasi yang ada di negara ini.
Salah satu aspek penting dalam demokrasi Indonesia yang dapat ditemukan dalam nilai-nilai adat istiadat dan budaya asli adalah sikap gotong royong. Gotong royong menggambarkan semangat kerjasama dan saling membantu dalam masyarakat Indonesia. Prinsip ini tercermin dalam praktik demokrasi yang mengedepankan partisipasi aktif dan keterlibatan semua pihak dalam proses pengambilan keputusan yang berdampak pada masyarakat secara keseluruhan.

C. Praktik demokrasi di Indonesia saat ini merupakan kombinasi dari perjuangan untuk mengikuti prinsip-prinsip Pancasila dan UUD NRI 1945, serta upaya untuk menjunjung tinggi nilai-nilai hak asasi manusia. Meskipun demikian, situasi politik dan praktik demokrasi di Indonesia dapat bervariasi dan terus berkembang seiring waktu.
Pancasila, sebagai dasar negara Indonesia, menyediakan kerangka kerja yang mencakup nilai-nilai dasar demokrasi, seperti kedaulatan rakyat, persatuan, keadilan sosial, dan ketuhanan yang maha Esa. Praktik demokrasi harus mencerminkan prinsip-prinsip ini, dan pemerintah serta lembaga negara bertanggung jawab untuk memastikan bahwa keputusan politik dan kebijakan publik didasarkan pada persetujuan rakyat.
UUD NRI 1945 juga memberikan landasan hukum yang kuat untuk demokrasi di Indonesia. Dokumen tersebut menetapkan prinsip-prinsip demokrasi, seperti pemilihan umum, pembagian kekuasaan, dan perlindungan hak asasi manusia. Praktik demokrasi harus selaras dengan ketentuan konstitusi ini, dan perlu dilakukan upaya untuk memastikan penghormatan terhadap prinsip-prinsip demokrasi yang tercantum dalam UUD NRI 1945.Selain itu, Indonesia juga memiliki kewajiban untuk menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia, baik yang tercantum dalam konstitusi maupun dalam perjanjian internasional yang telah diratifikasi. Praktik demokrasi yang sejalan dengan nilai-nilai hak asasi manusia berarti melibatkan penghargaan terhadap martabat setiap individu, kebebasan berpendapat, kebebasan berekspresi, kebebasan berserikat, dan perlindungan terhadap diskriminasi.
Namun, penting untuk diingat bahwa demokrasi adalah proses yang terus berkembang dan membutuhkan keterlibatan aktif dari seluruh masyarakat. Beberapa tantangan yang masih dihadapi dalam praktik demokrasi Indonesia meliputi korupsi, kelemahan sistem hukum, polarisasi politik, serta perlindungan hak asasi manusia yang belum optimal. Oleh karena itu, upaya terus dilakukan untuk meningkatkan demokrasi di Indonesia agar lebih konsisten dengan prinsip-prinsip Pancasila, UUD NRI 1945, dan hak asasi manusia

D. Kondisi di mana anggota parlemen menggunakan kedudukan mereka untuk mendorong agenda politik pribadi yang bertentangan dengan kepentingan nyata masyarakat adalah masalah serius. Untuk menghadapinya, berikut beberapa sikap yang seharusnya diambil:

1. Pendidikan dan Kesadaran Masyarakat: Penting untuk meningkatkan pendidikan dan kesadaran masyarakat tentang sistem politik dan peran anggota parlemen. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang hak dan tanggung jawab mereka dalam memilih dan memantau wakil-wakil mereka, masyarakat akan lebih mampu mengevaluasi dan menentukan kinerja para anggota parlemen.
2 . Transparansi dan Akuntabilitas: Diperlukan transparansi yang lebih besar dalam tindakan dan keputusan anggota parlemen. Mereka harus diwajibkan untuk memberikan laporan yang jelas dan terperinci tentang aktivitas politik mereka, termasuk sumber dana dan hubungan kepentingan yang mungkin memengaruhi keputusan mereka. Selain itu, sistem pengawasan yang efektif juga harus ada untuk memastikan akuntabilitas mereka.
3. Partisipasi Publik yang Aktif: Masyarakat harus didorong untuk berpartisipasi secara aktif dalam proses politik, seperti melalui pemilihan, dialog publik, dan advokasi. Dengan melibatkan diri dalam politik dan mengawasi tindakan anggota parlemen, masyarakat dapat membantu menjaga kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas utama

E. Pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi atau agama memang dapat memanfaatkan pengaruh mereka untuk menggerakkan loyalitas dan emosi rakyat. Kekuasaan kharismatik umumnya terkait dengan kepemimpinan yang didasarkan pada karakteristik pribadi yang menonjol, seperti kepribadian karismatik atau kemampuan retorika yang kuat. Dalam beberapa kasus, pihak-pihak semacam itu dapat memanfaatkan kekuasaan mereka untuk mencapai tujuan politik atau pribadi mereka.
Namun, dalam era demokrasi yang matang, konsep hak asasi manusia menjadi sangat penting. Hak asasi manusia mencakup prinsip-prinsip universal yang mengakui dan melindungi martabat, kebebasan, dan kesetaraan setiap individu. Pemerintahan yang demokratis bertujuan untuk menjaga dan melindungi hak asasi manusia rakyatnya.
Ketika pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik menggerakan loyalitas dan emosi rakyat dengan cara yang melanggar hak asasi manusia, hal ini bertentangan dengan prinsip-prinsip demokrasi dan hak asasi manusia. Tindakan semacam itu dapat mengarah pada penyalahgunaan kekuasaan, pelanggaran hak-hak individu, serta pembatasan kebebasan sipil dan politik.
Dalam demokrasi dewasa, penting bagi warga negara dan masyarakat sipil untuk tetap kritis terhadap tindakan pemerintah dan pihak-pihak yang memiliki kekuasaan. Perlindungan dan pemajuan hak asasi manusia harus tetap menjadi prioritas, dan mekanisme demokratis harus digunakan untuk mendorong akuntabilitas pemerintah dan pihak berwenang. Hal ini melibatkan partisipasi aktif dalam proses politik, pendidikan yang baik tentang hak asasi manusia, dan membangun kesadaran akan pentingnya prinsip-prinsip demokrasi dalam masyarakat