Posts made by Salsabila Ramadani

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Soal-1

by Salsabila Ramadani -
Salsabila Ramadani_2216031045_Reguler A

A. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasikan dampak negatif penyebaran hoaxs?
Jawab: Menurut saya berita tersebut adalah merupakan bukti bahwa dalam pengembangan teknologi saat ini banyak memberikan dampak negatif, salah satunya adalah penyebaran berita Hoax yang merugikan banyak orang. pembuat berita palsu membuat seolah-olah berita itu benar karena kata-kata yang dibuat sangat meyakinkan, gambar yang diedit tidak terlihat diedit dan mereka mengunggahnya seperti twitter, instagram dll. Orang yang melihatnya pun langsung percaya, sehingga kita harus mencegah akibat negatif dari penyebaran kebohongan dengan melihat terlebih dahulu media berita, menyaring informasi yang disebarkan apakah benar atau salah, menggunakan media sosial dengan bijak dan tidak langsung membagikannya. berita palsu dengan kami. Saring dulu.

B. Bagaimanakah pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan iptek yang lebih baik?
Jawab: Indonesia mempunyai ideologi yang disebut pancasila, berisi lima (5) sila yaitu: Ketuhanan yang maha esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaa dalam permusyawaratan perwakilan, keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia. Ideologi Pancasila yang kita anut ini bisa mengatasi permasalahan Iptek yang ada di Indonesia ini, dengan menganut Tuhan yang kita percayai sangat mencerminkan sila pertama, ketuhanan yang maha esa. Bergotong royong dan berperilaku kemanusiaan dan adil, tidak melihat orang secara rasis bahwa Indonesia berbeda beda budaya tetapi tetap satu maka terciptanya sila ke 3 yaitu persatuan Indonesia. Negara kita demokrasi yang setiap argumennya didengar oleh pemerintah juga menganut sila ke 4 yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan atau perwakilan. Yang terakhir dalam menggunakan media sosial dan online dengan baik harus terciptanya keadilan sosial, tidak membeda-bedakan dan tidak adanya kesenjangan sosial. Opini saya yang terakhir sangat sesuai dengan sila ke-5 yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Banyak contoh permasalahan perkembangan Iptek di Indonesia ini salah satu bullying berunsur SARA di media sosial, pengguna media sosial tidak mengenal umur dan gender membuat pengguna media sosial bersemena-mena dengan pendapat yang mereka keluarkan. Selain contoh bullying juga ada penipuan online, di mana penipu-penipu yang berkeliaran di online mempunyai sikap yang individualis karena tidak memikirkan orang lain yang mereka tipu dan tidak berkemanusiaan, juga penyebaran pornografi di banyak platform itu juga termasuk permasalahan perkembangan Iptek. Menurut saya solusi untuk pengembangan iptek yang lebih baik ialah memanfaatkan dan menggunakan sebaik-baiknya teknologi yang ada saat ini, memeliharanya dengan baik, dan gunakanlah teknologi untuk kegiatan-kegiatan yang positif.

C. Sikap Konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?
Jawab: Seperti yang kita ketahui bahwa konsumerisme terjadi karena globalisasi dan kemajuan teknologi. Konsumerisme adalah paham untuk membeli dan memakai barang produksi berlebihan. Dan dalam Studi ilmu komunikasi disini memiliki peran sebagai pengirim dan penerima pesan karena pentingnya komunikasi dari permasalahan tersebut, belajar dari diri sendiri untuk menahan pembelian produk luar.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Video-2

by Salsabila Ramadani -
Salsabila Ramadani_2216031045_Reguler A

Hasil Analisis Video:

Pada tanggal 7 Desember 1941 Jepang menyerang pangkalan Amerika Serikat yang memicu persatuan Amerika Serikat, Britania Raya, Belanda, Hindia Belanda, dan sejumlah negara jajahan Inggris, serta sejumlah negara Amerika Latin untuk bersama-sama melawan Jepang. Pada 6 dan 9 Agustus 1945, Sekutu menyerang Jepang dengan menjatuhkan bom atom di kota Hiroshima dan Nagasaki yang menyebabkan Jepang menyerah pada sekutu dan menandakan berakhirnya Perang Dunia II di Asia Pasifik. Kekuasaan kekosongan ini menjadi peluang dan dimanfaatkan Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaannya. Pada akhirnya, Indonesia berhasil memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945. Jiwa nasionalisme dan pantang menyerah pejuang pahlawan untuk segera memproklamasikan kemerdekaan merupakan salah satu penerapan dari sila Pancasila.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Video-1

by Salsabila Ramadani -
Salsabila Ramadani_2216031045_Reguler A

Warga di desa Pegaden Tengah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah melakukan aksi unjuk rasa dikarenakan adanya limbah pabrik yang dibuang langsung ke sungai, yang membuat warga melakukan penutupan saluran pembuangan limbah dari 6 pabrik pembuat pakaian. Unjuk rasa tersebut dilakukan karena tercemarnya sungai sekitar sehingga menimbulkan bau busuk yang sangat mengganggu warga dan hal tersebut telah berlangsung selama 25 tahun. Apa lagi pada saat ini perkembanhan teknologi sangat berkembang pesat terutama dalam sektor industri. Perkembangan teknologi, khususnya dalam dunia industri, juga memberikan dampak negatif yang cukup banyak. Salah satunya adalah kasus yang diberitakan di mana warga berkumpul untuk memprotes dengan menutup saluran air tempat pabrik baju membuang limbahnya ke sungai karena mencemari lingkungan dan meresahkan masyarakat. Menurut saya seharusnya pemilik pabrik gerak cepat untuk menemukan cara mengolah limbah pabrik tersebut jangan di tunda tunda karna bisa menyebabkan kerugian warga sekitar/ekosistem sungai. Dalam video tersebut merupakan salah satu contoh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak didasari dengan nilai-nilai yang tekandung dalam pancasila.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

by Salsabila Ramadani -
Salsabila Ramadani_2216031045_Reguler A


Pancasila adalah falsafah dan pandangan hidup bangsa Indonesia yang dilandasi oleh pemikiran mendalam anak bangsa. Perkembangan ilmu pengetahuan sekarang dan yang akan datang sangat pesat dalam berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara serta mempengaruhi dan memengaruhi adat istiadat dan kehidupan budaya seluruh bangsa. Pembangunan iptek tanpa landasan Pancasila yang kuat justru menjadi kehancuran bangsa, terutama dari segi moral dan mentalitas. Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah membuat informasi dari seluruh dunia terlalu mudah untuk negara kita, sehingga penting untuk memberikan kesempatan kepada warga negara untuk mendorong nilai-nilai Pancasila sebagai dasar pemahaman dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. . Pancasila adalah ideologi dasar negara Indonesia. Nama ini terdiri dari dua kata Sanskerta: panca berarti lima dan sila berarti asas atau asas. Pancasila merupakan rumusan dan pedoman hidup berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. Jadi, Pancasila adalah lima dasar yang berisi petunjuk atau aturan tentang perilaku yang penting dan baik. Pancasila adalah falsafah dan pandangan hidup bangsa Indonesia yang dilandasi oleh pemikiran mendalam anak bangsa. Menurut Soekarno, Pancasila adalah jiwa bangsa Indonesia yang telah dibungkam budaya Barat selama berabad-abad. Pancasila merupakan hasil dari berbagai gagasan yang muncul dari kebudayaan nusantara. Pancasila merupakan pedoman atau pedoman tingkah laku yang penting dan baik serta merupakan dasar falsafah bangsa Indonesia yang lahir dari akal budi yang dibuat oleh anak bangsa, dengan tujuan menjadikannya sebagai sikap bangsa Indonesia. sebagai dasar pemersatu, lambang persatuan dan pelindung bangsa dan negara Indonesia.

Pancasila sebagai filsafat ilmu merupakan dasar pemikiran dan kesadaran. Dalam pengembangan ilmu harus memperhatikan ketuhanan yang menjadi dasar semua pemikiran manusia. Pengetahuan harus memperhatikan aspek manusia, tanpa memperhatikan landasan ini, pengetahuan dipisahkan dari nilai sebenarnya dari pengetahuan itu. Pancasila sebagai sistem filsafat pada hakekatnya adalah sistem pengetahuan. Pancasila sebagai falsafah ilmu pengetahuan mengandung nilai ganda, yaitu memberikan landasan teoritis (dan normatif) bagi pengelolaan dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta untuk menetapkan tujuan; dan nilai intrinsik tujuan iptek didasarkan pada nilai-nilai spiritual kepribadian dan akhlak manusia (Syam, 2006). Pancasila sebagai filsafat ilmiah memberi kesempatan untuk berpikir secara rasional tentang masalah-masalah mendasar kehidupan kita dengan bantuan bahasa universal, visi dan argumentasi. Dengan demikian, Pancasila sebagai falsafah dapat membuka perspektif untuk membuka pembahasan masalah sekaligus kritis terhadap kesempitan ideologi. Pancasila sebagai falsafah juga membantu kita untuk bersikap terbuka dan kritis terhadap pengaruh modernisasi dan berperan aktif dalam menjaga jati diri kita sebagai bangsa Indonesia. Pancasila sebagai falsafah ilmu diharapkan mampu memecahkan masalah kehidupan dalam perkembangan ilmu pengetahuan. Pancasila sebagai ilmu harus dikembangkan demi ilmu pengetahuan. Ilmu juga harus mampu menjawab berbagai permasalahan kehidupan. Pancasila yang terdiri dari lima sila merupakan semacam paduan pemecahan masalah kehidupan sehari-hari rakyat Indonesia, baik sebagai bangsa maupun sebagai negara.

Implikasi sila-sila dalam pengembangan IPTEK
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
Sila I Pengaruh Ketuhanan Yang Maha Esa terhadap perkembangan ilmu pengetahuan Manusia pada dasarnya adalah makhluk yang religius. Sebagai makhluk beragama, setiap orang memiliki kesempatan untuk menyadari bahwa ada kekuatan dalam segala sesuatu yang menciptakan dan mengatur alam semesta.

2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
Pentingnya kepemimpinan yang adil dan beradab bagi umat manusia dalam pengembangan ilmu pengetahuan terletak pada arah dan arah ilmu pengetahuan. Sains kembali ke misi awalnya, yaitu untuk kemanusiaan, bukan hanya golongan, strata tertentu. Perintah kemanusiaan yang adil dan beradab juga menjadi dasar moralitas, yang menurutnya manusia harus mengembangkan ilmu pengetahuan secara beradab. Ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan bagian dari proses kebudayaan manusia yang beradab dan bermoral. Oleh karena itu, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi harus didasarkan pada upaya untuk mencapai kesejahteraan manusia. Ilmu pengetahuan dan teknologi harus dikuatkan untuk memperkuat harkat dan martabat manusia, bukan menjadikan manusia sombong dan arogan akibat pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi.

3. Persatuan Indonesia
Pengaruh perkembangan ilmu pengetahuan adalah prinsip persatuan Indonesia, yang memberikan kesadaran kepada bangsa Indonesia bahwa nasionalisme bangsa Indonesia adalah karena sumbangan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan dengan bantuan ilmu pengetahuan dan teknologi, persatuan dan kesatuan bangsa. keutuhan dapat terwujud dan terjaga, persaudaraan dan persahabatan antar daerah di berbagai daerah terjalin karena tidak dapat dipisahkan dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Oleh karena itu, iptek harus dapat berkembang untuk memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan bangsa, dan hal ini dapat dikembangkan lebih lanjut dalam hubungan masyarakat Indonesia dengan masyarakat internasional.

4. Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan
Implikasi dari perkembangan ilmu pengetahuan adalah kearifan Sila rakyat yang mengarah pada pengolahan perwakilan, yang melatar belakangi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang demokratis. Dengan kata lain, setiap ilmuwan harus memiliki kebebasan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain itu, dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, setiap ilmuwan juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain serta bersikap terbuka, artinya terbuka terhadap kritik/evaluasi dan perbandingan dengan penemuan-penemuan teoretis lainnya.

5. Keadlian Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonseia
Pentingnya urutan kelima dalam perkembangan ilmu pengetahuan adalah; Pedoman keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia yang melaksanakan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi harus menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan manusia, yaitu keseimbangan keadilan terhadap diri sendiri, manusia dan Tuhannya, manusia dan manusia lain, manusia dan manusia. tentang bangsa dan negara dan tentang manusia dan lingkungan alamnya (T. Jacobs, 1986)

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Diskusi

by Salsabila Ramadani -
Salsabila Ramadani (2216031045) Reguler A

1. Menurut saya, jika Pancasila tidak diterapkan dengan baik di era perkembangan teknologi maka akan banyak sekali dampak negatifnya, dan kaitan antara perkembangan teknologi dengan nilai Pancasila adalah bahwa Pancasila dijadikan sebagai dasar pengembangan IPTEK diharapkan memberi dampak luas pada kemaslahatan kehidupan bangsa Indonesia. IPTEK boleh berkembang dan maju namun harus diimbangi dengan menjaga dan mengimplementasikan nilai-nilai luhur ideologi bangsa di seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai-nilai Pancasila juga berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan IPTEK di Indonesia, artinya mampu mengembalikan IPTEK agar tidak keluar dari cara berpikir dan cara bertindak bangsa Indonesia.

2. Menurut saya, dengan adanya perkembangan IPTEK membuat kegiatan ekonomi lebih hemat waktu baik itu produksi, distribusi, maupun konsumsi dan dalam sisi ekonomi juga kemajuan IPTEK berpotensi mendorong penanaman modal asing, meningkatkan kemakmuran rakyat, meningkatkan kemakmuran rakyat, meningkatkan kesempatan dan devisa kerja serta dan makin terbukanya pasar internasional untuk produksi di dalam negeri. Sebagai contoh yang paling akrab dengan warganet adalah kemudahan melakukan transaksi jual beli hanya dengan menggunakan aplikasi belanja online. Serta kaitannya dalam nilai sila Pancasila ke 5 yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia yang artinya akan memudahkan masyarakat Indonesia dalam hal berbisnis dengan menggunakan teknologi dan di zaman sekarang semua masyarakat Indonesia sudah menggunakan smartphone dalam melakukan berbagai hal, tetapi dalam hal ini dapat menimbulkan dampak negatif, karena tidak semua masyarakat Indonesia juga khususnya yang berbisnis, berdagang dan sebagainya yang menggunakan teknologi atau smartphone untuk berdagang dikarenakan mereka tidak tau apa itu IPTEK.