Kiriman dibuat oleh Faris Ilham Hidayat

Teknik Informatika B-2022 -> Forum Analisis Jurnal

oleh Faris Ilham Hidayat -
Nama : Faris Ilham Hidayat
NPM : 2215061118
Kelas : PSTI B

ANALISIS JURNAL DENGAN JUDUL “PANCASILA SEBAGAI FILSAFAT ILMU DAN IMPLIKASI TERHADAP PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI”
Dalam jurnal tersebut disampaikan bahwa Pancasila merupakan falsafah dan pedoman hidup bangsa indonesia dari hasil pemikiran yang mendalam yang dilakukan oleh anak bangsa. Dunia yang kini tengah mengalami perkembahan ilmu pengetahuan dengan cepat akan memasuki dan mempengaruhi ada dan budaya suatu bangsa. Karena itu, dalam era sekarang ini begitu penting nilai-nilai Pancasila dalam penerapan di setiap lini kehidupan. Pancasila merupakan dasar negara dan pedoman hidup bagi warga negara Indonesia. Pancasila juga hendaknya dijadikan sebaai filsafat ilmu yakni landasan dalam proses berfikir dan berpengetahuan. Karena itu, setiap nilai dalam Pancasila yang dijadikan sebagai pedoman dan filsafat ilmu bagi warganya hendaknya dapat membawa kualitas hidup warga negara Indonesia dan menjadi dasar dalam penerapan IPTEK demi menggapai cita-cita bangsa.

Teknik Informatika B-2022 -> Forum Analisis Soal-2

oleh Faris Ilham Hidayat -
Nama : Faris Ilham Hidayat
NPM : 2215061118
Kelas : PSTI B

ANALISIS SOAL
A. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?

Jawab : Dalam pengamalan suatu ilmu tentulah memerlukan suatu dasar. Disinilah Pancasila berperan. Setiap butir nilai dalam Pancasila hendaknya dijadikan pedoman bagi warga terpelajar untuk menggunakan ilmunya agar tidak menyalahi asas dan norma yang terkandung dalam nilai Pancasila itu sendiri.

Dalam sila pertama Pancasila yakni ketuhanan, kita harus menggunakan ilmu salah satunya untuk mengejar kebaikan kehidupan selanjutnya, serta kita perlu memahami bahwa dalam pengamalan ilmu kita selalu ada Tuhan yang mengetahuinya. Dalam sila kedua yakni kemanusiaan, kita harus menggunakan ilmu dengan menghargai orang lain dan bukan hanya mementingkan diri sendiri. Dalam sila ketiga yakni persatuan, Pancasila perlu kita jadikan acuan bahwa ilmu itu menyatukan. Ilmu dapat menyatukan kita dengan orang lain di sekitar kita dan lainnya. Dalam sila keempat yakni kerakyatan, harus mengetahui bahwa ilmuitu digunakan untuk kepentingan masyarakat, bangsa dan negara bukan hanya untuk kepentingan pribadi.Lalu dalam sila kelima yakni keadilan, kita perlu mengetahui bahwa setiap orang berhak untuk mendapatkan Pendidikan yang layak yang kemudian perlu diamalkan dengan menerapkan sila lainnya dalam Pancasila.

B. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?

Jawab : Harapan saya mengenai model pemimpin, warga negara dan ilmuwan di Indonesia yakni mereka yang benar-benar memahami setiap nilai yang ada pada Pancasila. Mereka yang menjadikan Pancasila sebagai pedoman dan etika dalam hidup. Bukan mereka yang menggunakan Pancasila hanya agar dipandang baik dimata orang-orang.

Teknik Informatika B-2022 -> Forum Analisis Soal-1

oleh Faris Ilham Hidayat -
Nama : Faris Ilham Hidayat
NPM : 2215061118
Kelas : PSTI B

ANALISIS SOAL

A. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs?
Jawab : Menurut saya berita tersebut merupakan suatu fakta. Kini telah banyak beredar berita hoaks yang dengan mudahnya tersampaikan ke khalayak umum. Para oknum tersebut dengan mudahnya menyampaikan informasi dengan sesuka hati tanpa mempehatikan dampak yang mungkin ditimbulkan.

Menurut saya sendiri, langkah untuk mengantisipasi dampak negative terhadap penyebaran hoaks ialah dengan menyaring kembali informasi yang diterima dedngan memperhatikan sumber berita tersebut dating. Kemudian melakukan pencarian kembali pada sumber yang dapat dipercaya atau memberikan informasi yang faktual.

B. Bagaimanakah pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan iptek yang lebih baik?
Jawab : Tentu pengembangan IPTEK yang tidak sesuai dengan nilai-nilai pancasila dapat memberikan efek yang buruk. Khususnya para generasi muda yang merupakan mayoritas pengguna media social, mereka dapat terbawa dalam arus budaya westernisasi, hedonisasi, budaya buruk lain yang bertebaran di seluruh laman media social. Bahkan lebih buruknya mereka dapat melupakan budaya dan jati diri mereka sendiri.

Solusi yang saya berikan melibatkan semua pihak. Mulai dari orang tua yang seharusnya mengontrol putra putri mereka dalam penggunaan media social. Dari sekolah yang dapat memberikan pengajaran mengenai dampak buruk yang dapat ditimbulkan dari pengembangan IPTEK. Hingga dari pemerintah yang perlu menyampaikan edukasi terkait pengembangan IPTEK yang kini terus berkembang.

C. Sikap Konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?
Jawab : Menurut saya hal tersebut bisa diatasi dengan meningkatkan kualitas mengenai pendidikan di bidang pengembangan IPTEK di Indonesia. Dengan begitu hasil produk teknologi dari Indonesia dapat menarik warganya agar menggunakan produk lokal dan tidak bergantung pada produk luar negeri.

Teknik Informatika B-2022 -> Forum Analisis Video-2

oleh Faris Ilham Hidayat -
Nama : Faris Ilham Hidayat
NPM : 2215061118
Kelas : PSTI B

ANALISIS VIDEO DENGAN JUDUL “Simak! Detik-detik Hiroshima & Nagasaki di Bom, Peristiwa Sejarah Sebelum Proklamasi ”I"

Dalam video tersebut disampaikan bahwa berakhirnya perang dunia kedua di pasifik dan salah satu faktor kemerdekaan bangsa Indonesia adalah sebab Jepang menyerah kepada sekutu pada 15 Agustus 1945 setelah menerima serangan bom atom di dua kota besar mereka yakni Hiroshima dan Nagasaki.

Jepang yang sebelumnya menyerang pangkalan militer milik Amerika Serikat telah memicu terbentuknya persekutuan antara Amerika Serikat, Britania Raya, Belanda, Hindia Belanda, dan sejumlah negara jajahan inggris untuk menumbangkan Jepang kala itu. Puncaknya adalah ketika Jepang menerima serangan bom atom pada 9 Agustus 1945 dikota Hiroshima, Lalu menerima serangan berikutnya dua hari setelahnya atau pada tepatnya 11 Agustus 1945. Menerima luka yang fatal, jepang memutuskan untuk menyerah pada tanggal 15 Agustus 1945. Hal ini menandakan berakhirnya perang dunia kedua di wilayah Pasifik. Indonesia yang merasa ada kekosongan kekuasaan pada masa penjajahan Jepang kala itupun segera mengamil tindakan untuk membebaskan dirinya dari belenggu penjajahan. Hingga pada 17 Agustus 1945 Indonesia menyampaikan pada dunia bahwa dirinya telah merdeka dengan adanya peristiwa proklamasi.