གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Nurul Rismawati 2217011158

Kimia C MKU Pancasila 2024 -> Diskusi

Nurul Rismawati 2217011158 གིས-
Menurut saya, berdasarkan materi dan video yang telah diberikan keduanya memiliki kaitan yang berkesinambungan. Kedua sumber tersebut memaparkan apabila Pancasila Sebagai Dasar Negara untuk mencapai cita-cita kehidupan bermasyarakat yang adil dan makmur.

Ideologi ini berfungsi sebagai pemersatu bangsa, sebab Indonesia memiliki keanekaragaman baik budaya, adat istiadat, serta kepercayaan (agama). Ciri negara Pancasila yang paling pertama (dasar utama) yaitu Ketuhanan. Jika kita meyakini adanya Tuhan maka akan menghormati keberagaman, karena keberagaman itu terjadi atas keinginan Tuhan, walaupun kita beragam pada dasarnya kita itu sama yaitu manusia. Ketika sudah menghormati sesama manusia dan tidak membeda-bedakan manusia, maka akan tercipta persatuan. Dari persatuan inilah akan melahirkan manusia yang bijak dan adil. Namun, sampai saat ini kasus seperti aksi pembakaran tempat ibadah, saling mencemooh antar agama, dan tawuran masih marak terjadi. Hal ini dapat terjadi karena rendahnya pemahaman mengenai nilai-nilai Pancasila, dan belum sepenuhnya memahami atau mengamalkan nilai-nilai kemanusiaan dan persatuan yang terkandung dalam Pancasila.

Sehingga perlu pemahaman mendalam dan kesadaran diri pada setiap masyarakat akan pentingnya nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dan ideologi negara yang dapat menciptakan kehidupan masyarakat yang adil dan makmur.

Kimia C MKU Pancasila 2024 -> Diskusi

Nurul Rismawati 2217011158 གིས-
Menurut saya, berdasarkan materi dan video yang telah diberikan keduanya memiliki kaitan yang sangat erat. Kedua sumber tersebut memaparkan apabila Pancasila Sebagai Dasar Negara.

Pancasila merupakan cerminan dari jiwa dan cita-cita hukum bangsa Indonesia yang menjadi sumber segala sumber hukum serta menjadi penentu arah dan cita-cita Indonesia yaitu masyarakat yang adil dan makmur. Hubungan antara Pancasila dan pembukaan UUD NRI tahun 1945 tercantum dalam pembukaan UUD NRI tahun 1945 alinea keempat. Pembukaan yang berintikan Pancasila Sebagai sumber dari batang tubuh UUD NRI tahun 1945, yang dijelaskan pada 4 pokok pikiran yaitu:
1. Persatuan
2. Keadilan sosial
3. Kedaulatan rakyat
4. Ketuhanan yang Maha Esa

Dalam proses sejarah Pancasila membutuhkan waktu yang panjang. Dimulai dari sidang 1 (BPUPKI) pada tanggal 29 Mei s.d 1 Juni 1945, tentang rumusan dasar negara Indonesia oleh 3 tokoh yaitu, Moh. Yamin, Soepomo, dan Ir. Soekarno. Kemudian pada 22 Juni panitia 9 berhasil merumuskan dasar negara yang dikenal dengan "Piagam Jakarta" oleh Moh. Yamin. Selanjutnya pada tanggal 18 agustus 1945 pada sidang PPKI merumuskan akhir dasar negara yang kita sebut sampai saat ini sebagai "Pancasila".

Untuk itu, dapat disimpulkan bahwasanya baik dari materi maupun video pembelajaran yang telah diberikan memiliki kaitan satu sama lain, dimana Pancasila merupakan dasar filosofis yang melandasi seluruh sistem hukum dan kehidupan bernegara di Indonesia, sementara Pembukaan UUD 1945 menguraikan secara jelas prinsip-prinsip dasar tersebut sebagai tujuan dan cita-cita negara. Serta dapat juga mengetahui sejarah proses perumusan Pancasila hingga terbentuknya Pancasila Sebagai Dasar Negara Indonesia.

Kimia C MKU Pancasila 2024 -> Forum Diskusi ke 2

Nurul Rismawati 2217011158 གིས-
Dinamika dan tantangan Pancasila saat ini di Indonesia menjadi permasalahan penting yang perlu diperhatikan untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hal ini dikarenakan beberapa alasan berikut:
1. Pengamalan Nilai-Nilai Pancasila
Tantangan: Banyak orang yang tidak mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini dapat menyebabkan ketidakstabilan sosial dan politik.
Solusi: Pendidikan dan kampanye yang lebih intensif tentang nilai-nilai Pancasila perlu dilakukan. Masyarakat harus diajarkan untuk menghayati dan mengamalkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

2. Perubahan Sosial dan Teknologi
Tantangan: Kemajuan teknologi dan perubahan sosial dapat membuat nilai-nilai Pancasila terlupakan atau tidak relevan.
Solusi: Pancasila harus dijadikan filter untuk menghadapi perubahan global.
Pendidikan dan kampanye yang berfokus pada relevansi nilai-nilai Pancasila dalam era modern perlu dilakukan.

3. Integrasi dan Kesatuan Bangsa
Tantangan: Perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa dapat memisahkan bangsa Indonesia.
Solusi: Pancasila harus dijadikan pilar utama yang menguatkan persatuan. Upacara dan kampanye yang berfokus pada integrasi dan kesatuan bangsa perlu dilakukan. Masyarakat harus diajarkan untuk menghargai perbedaan dan menjunjung tinggi nilai-nilai inklusivitas dan toleransi.

4. Pemilu dan Demokrasi
Tantangan: Pemilu serentak 2024 akan menjadi ujian bagi demokrasi Indonesia.
Solusi: Penyelenggaraan pemilu harus berkomitmen untuk melaksanakan proses demokrasi dengan baik. Teknologi digital harus digunakan untuk meningkatkan transparansi dan partisipasi pemilih. Masyarakat harus diajarkan untuk menghargai proses demokrasi dan menjaga keutuhan NKRI.

Dengan demikian, dinamika dan tantangan Pancasila dapat diatasi dengan meningkatkan pengamalan nilai-nilai Pancasila, menjaga relevansi nilai-nilai tersebut dalam era modern, memperkuat integrasi dan kesatuan bangsa, serta meningkatkan kualitas demokrasi.