Nama : Josua Basa Nababan
Npm : 2216031151
Kelas : Reguler A
Mata kuliah : Pendidikan Kewarganegaraan
Tiga unsur-unsur identitas nasional yaitu Identitas Fundamental Pancasila yang merupakan Falsafah Bangsa, Dasar Negara dan Ideologi Negara. Identitas Instrumental, yang berisi UUD 1945 dan Tata Perundangannya, Bahasa Indonesia, Lambang Ncgaia, Bcndcra Negara, Lagu Kebangsaan "Indonesia Raya", dan Identitas Alamiah yang meliputi Negara Kepulauan (archipelago) dan pluralisme dalam suku. bahasa, budaya, serta agama dan kepercayaan.
Ada beberapa faktor pembentukan identitas nasional yaitu : A. Faktor Objektif, yang meliputi faktor geografis ekologis dan demografis. Kondisi geografi-ekologis yang membentuk Indonesia sebagai wilayah kepulauan yang beriklim tropis dan terletak di persimpangan jalan komunikasi antarwilayah dunia Asia Tenggara, ikut Mempengaruhi perkembangan kehidupan demografis, ekonomis, social dan kultural bangsa Indonesia.
B. Faktor Subjektif, yaitu faktor historis, sosial, politik, dan kebudayaan. Yang dimil bangsa Indonesia (Suryo, 2002). Faktor historis yang dimiliki indonesi mempengarui proses pembentukan masyarakat dan bangsa indonesia identitasnya, melalui interaksi berbagai faktor yang ada di dalamnya.
Adanya 4 faktor munculnya identitas nasional Menurut Robert de Ventos yaitu :
- Faktor Primer: Faktor ini mencakup etnisitas, teritorial, bahasa, agama dan yang Sejenisnya.
- Faktor Pendorong: Faktor in terdiri dari pembangunan komunikasi dan teknologi, lahirnya Angkatan bersenjata modern dan pembangunan lainnya dalam kehidupan negara.
- Faktor Penarik: Faktor ini mencakup kodifikasi bahasa dalam gramatika yang resmi, tumbuhnya birokrasi, dan pemantaan sistem pendidikan nasional.
- Faktor Reaktif: Faktor ini meliputi penindasan, dominasi, dan pencarian identitas alternatif melalui memori kolektif rakyat.
Adanya Peran Identitas Nasional yaitu sebagai :
1. Bahan Atau Objek Dalam Integrasi Nasional
Contoh integrasi nasional identitas nasional berperan sebagai bahan atau objek. Jika identitas nasional ini tidak ada, maka integrasi nasional tidak dapat terjadi karena tidak ada komponen-komponen yang bisa disatukan. atau dilebur menjadi sebuah kesatuan yang utuh.
2. Pengontrol Sumber Daya Ekonomi
identitas nasional juga memiliki peran untuk mengontrol segala sumber daya ekonomi. Hal ini termasuk mengelaborasi pembagian kerja serta mendorong persebaran dan mobilitas barang dan tenaga kerja.
3. Menjadi Penanda Ikatan Solidaritas
Contohnya, Indonesia yang terdiri dari begitu banyak unsur-unsur identitas nasional suku, ras, bahasa daerah, tradisi dan agama, memiliki sejarah kemerdekaan yang sama, lagu kebangsaan yang sama, serta bahasa negara yang sama. Hal ini membuat beragam komunitas kebudayaan itu menjad terikat dan tetap menunjukkan bahwa keberagaman komunitas tersebut teta merupakan bangsa Indonesia.
4. Menjadi Definisi Teritorial
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, identitas nasional terikat pada wilayah. Maka, identitas nasional jika dilihat dari perspektif teritori juga berperan sebagai definisi sebuah ruang yang pasti. Di dalam ruang inilah para warga hidup, bekerja dan melakukan segala aktivitasnya.
Npm : 2216031151
Kelas : Reguler A
Mata kuliah : Pendidikan Kewarganegaraan
Tiga unsur-unsur identitas nasional yaitu Identitas Fundamental Pancasila yang merupakan Falsafah Bangsa, Dasar Negara dan Ideologi Negara. Identitas Instrumental, yang berisi UUD 1945 dan Tata Perundangannya, Bahasa Indonesia, Lambang Ncgaia, Bcndcra Negara, Lagu Kebangsaan "Indonesia Raya", dan Identitas Alamiah yang meliputi Negara Kepulauan (archipelago) dan pluralisme dalam suku. bahasa, budaya, serta agama dan kepercayaan.
Ada beberapa faktor pembentukan identitas nasional yaitu : A. Faktor Objektif, yang meliputi faktor geografis ekologis dan demografis. Kondisi geografi-ekologis yang membentuk Indonesia sebagai wilayah kepulauan yang beriklim tropis dan terletak di persimpangan jalan komunikasi antarwilayah dunia Asia Tenggara, ikut Mempengaruhi perkembangan kehidupan demografis, ekonomis, social dan kultural bangsa Indonesia.
B. Faktor Subjektif, yaitu faktor historis, sosial, politik, dan kebudayaan. Yang dimil bangsa Indonesia (Suryo, 2002). Faktor historis yang dimiliki indonesi mempengarui proses pembentukan masyarakat dan bangsa indonesia identitasnya, melalui interaksi berbagai faktor yang ada di dalamnya.
Adanya 4 faktor munculnya identitas nasional Menurut Robert de Ventos yaitu :
- Faktor Primer: Faktor ini mencakup etnisitas, teritorial, bahasa, agama dan yang Sejenisnya.
- Faktor Pendorong: Faktor in terdiri dari pembangunan komunikasi dan teknologi, lahirnya Angkatan bersenjata modern dan pembangunan lainnya dalam kehidupan negara.
- Faktor Penarik: Faktor ini mencakup kodifikasi bahasa dalam gramatika yang resmi, tumbuhnya birokrasi, dan pemantaan sistem pendidikan nasional.
- Faktor Reaktif: Faktor ini meliputi penindasan, dominasi, dan pencarian identitas alternatif melalui memori kolektif rakyat.
Adanya Peran Identitas Nasional yaitu sebagai :
1. Bahan Atau Objek Dalam Integrasi Nasional
Contoh integrasi nasional identitas nasional berperan sebagai bahan atau objek. Jika identitas nasional ini tidak ada, maka integrasi nasional tidak dapat terjadi karena tidak ada komponen-komponen yang bisa disatukan. atau dilebur menjadi sebuah kesatuan yang utuh.
2. Pengontrol Sumber Daya Ekonomi
identitas nasional juga memiliki peran untuk mengontrol segala sumber daya ekonomi. Hal ini termasuk mengelaborasi pembagian kerja serta mendorong persebaran dan mobilitas barang dan tenaga kerja.
3. Menjadi Penanda Ikatan Solidaritas
Contohnya, Indonesia yang terdiri dari begitu banyak unsur-unsur identitas nasional suku, ras, bahasa daerah, tradisi dan agama, memiliki sejarah kemerdekaan yang sama, lagu kebangsaan yang sama, serta bahasa negara yang sama. Hal ini membuat beragam komunitas kebudayaan itu menjad terikat dan tetap menunjukkan bahwa keberagaman komunitas tersebut teta merupakan bangsa Indonesia.
4. Menjadi Definisi Teritorial
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, identitas nasional terikat pada wilayah. Maka, identitas nasional jika dilihat dari perspektif teritori juga berperan sebagai definisi sebuah ruang yang pasti. Di dalam ruang inilah para warga hidup, bekerja dan melakukan segala aktivitasnya.