Jurnal ini membahas tentang bagaimana kearifan budaya lokal bisa menjadi perekat identitas bangsa, terutama di era globalisasi. Indonesia punya banyak sekali suku, bahasa, dan budaya. Kearifan lokal adalah kebiasaan dan nilai-nilai baik dari nenek moyang yang sudah ada sejak dulu. Contohnya adalah gotong royong dan
Bhinneka Tunggal Ika. Karena globalisasi, banyak budaya luar masuk ke Indonesia. Kalau kita tidak menjaga budaya kita, lama-lama bisa hilang.
Untuk menjaga budaya agar tidak hilang dapat dilakukan dengan Belajar bahasa daerah, mendengarkan cerita rakyat, dan memahami adat istiadat ataupun menggunakan budaya dalam kehidupan sehari-hari. Dalam era yang serba canggih ini boleh saja menyukai budaya luar, tapi jangan melupakan budaya sendiri.