Nama : Kadek Savitri
NPM : 2215061120
Analisis Jurnal
Judul jurnal : Pancasila Sebagai Filsafat Ilmu dan Implikasi Terhadap Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.
Pancasila merupakan dasar negara Republik Indonesia yang menjadi pedoman atau dasar bagi bangsa Indonesia dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam kehidupan, berbangsa dan bernegara. Pancasila sebagai filsafat ilmu merupakan landasan dalam proses berfikir dan berpengetahuan yang dapat membantu masyarakat untuk bersikap terbuka dan kritis terhadap dampak modernisasi dan mempertahankan identitas bangsa Indonesia
Implikasi sila-sila dalam pengembangan iptek
Ketuhanan yang maha esa
Implikasi sila pertama ini dalam pengembangan ilmu pengetahuan perlu ditanamkan sejak dini, mulai dari pendidikan dasar sampai pada pendidikan perguruan tinggi. Dengan menanamkan nilai-nilai spiritual, nilai moral, etika sesuai dengan agama masing-masing dan menanamkan sikap saling menghormati antar pemeluk agama melalui mata pelajaran Agama yang ada di instansi pendidikan. Dalam Pengembangan ilmu pengetahuan manusia perlu memahami batas kemampuannya dalam berfikir, karena tidak semua yang ada di alam ini mampu dijangkau oleh pemikiran manusia, dari keterbatasan kemampuan tersebut manusia harus mengembalikan kepada sang Pencipta.
Kemanusiaan yang adil dan beradab
Pengertian sila kedua ini adalah kesadaran sikap dan perbuatan manusia yang didasarkan kepada potensi budi murni manusia dalam hubungan dengan norma-norma dan kebudayaan umum baik terhadap diri pribadi, sesama manusia maupun terhadap alam dan hewan. Implikasi Sila kedua ini dalam pengembangan ilmu pengetahuan yaitu memberi arah dan mengendalikan ilmu pengetahuan, dalam mengembangkan ilmu pengetahuan haruslah secara beradab. Dengan adanya iptek, dilakukan berdasarkan usaha untuk mencapai kesejahteraan umat manusia dan diabadikan untuk peningkatan martabat manusia.
Persatuan Indonesia
Implikasi sila ketiga Pancasila dalam pengembangan ilmu pengetahuan adalah memberikan kesadaran kepada bangsa Indonesia, dengan adanya iptek mampu memberikan rasa nasionalisme persatuan dan kesatuan bangsa yang dapat terpelihara seperti kemajuan iptek yang membantu terjalinnya komunikasi, persaudaraan antar daerah.
Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Implikasi sila keempat dalam pengembangan pengetahuan adalah mendasari pengembangan iptek secara demokratis dengan kebebasan ilmuwan untuk mengembangkan iptek juga sikap menghormati dan menghargai kebebasan orang lain untuk mengkritik dan mengevaluasi.
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Implikasi sila kelima dalam pengembangan ilmu pengetahuan adalah dalam mengimplementasikan pengembangan iptek harus menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan. Keseimbangan dalam menjalin hubungan dengan diri sendiri, Tuhan, alam dan manusia lainnya.