Posts made by Salsa Salsa Fadhila

Komunikasi C genap 2023 -> PRETEST

by Salsa Salsa Fadhila -
Nama : Salsa Fadhila
NPM : 2256031003
Kelas : paralel (Man A)

1. Hal positif yang didapat dari artikel tersebut adalah upaya pemerintah
dalam menangani covid 19 dengan menerapkan PSBB. Namun dalam hal ini terdapat konsitusi yang dilanggar yaitu HAM,aparat yang seolah-olah bertindak otoriter kepada masyarakat yang melanggar PSBB tentunya menyalahi HAM.Seharusnya aparat lebih dahulu mensosialisasikan tentang peraturan PSBB supaya tidak banyak masyarakat yang melanggarnya.
2. Jika suatu negara tidak memiliki konstitusi, dikhawatirkan akan teriadi penindasan hak - hak asasi manusia ( rakyat ). Tapa konstitusi, tidak ada yang mengatur hak - hak asasi warga negaranya. Hal ini akan memicu banyak konflik dan perseteruan Karena masing - masing individu berusaha mencapai keinginannya tapa menghormati hak asasi orang lain.
Konstitusi merupakan sarana yang efektif dalam menjalankan aturan berbangsa dan bernegara. Konstitusi meniadi barometer kehidupan berbangsa dan bernegara yang sarat akan bukti sejarah perjuangan para pendahulu. Konstitusi akan memberikan arahan kepada generasi penerus tersebut untuk mengemudikan suatu negara yang kelak akan mereka pimpin. Konstitusi lahir sebagai suatu tuntutan dan harapan masyarakat untuk mencapai suatu keadilan untuk menjamin hak - hak asasi dan hak politik yang menjadi titik tolak pembentukan konstitusi sehingga penyelenggaraan kekuasaan tidak bersifat sewenang - wenang.
3. Keberagaman suku dan agama, semakin berkembangnya teknologi ini juga berpengaruh terhadap keberagaman, ada yang makin akur dan ada juga yang saling menjelek jelekan satu sama lain karena perbedaan it terutama di sosial media, itu yang mungkin menjadi salah satu tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini. UUD NRI 1945 sangat mampu jadi pedoman menyelesaikan tentangan tersebut, tapi individunya sendiri lah yang harus berusaha untuk sadar ika kita hidup beranekaragam budaya, suku dan agama, untuk saling bersatu saling menjaga satu sama lain, percuma jika UUD tidak dijadikan pedoman dalam hidupnya.
4. saya sebagai warga negara mengenai konsep bernegara kita yaitu menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan adalah hal yang benar dan tidak ada yang perlu diperbaiki dari konsep ini.
Mungkin yang harus kita benahi adalah kesadaran diri masing-masing untuk bisa lebih aware dan peka lagi terhadap persatuan dan kesatuan agar tidak terjadi suatu perpecahan dan agar bisa lebih meningkatkan solidaritas dalam bernegara.
Nama : Salsa Fadhila
NPM : 2256031003
Kelas : Man A (Paralel)

Identitas adalah representasi diri seseorang atau masyarakat melihat dirinya sendiri dan bagaimana orang lain melihat mereka sebagai sebuah entitas sosial-budaya.
Dengan demikian, identitas adalah produk kebudayaan yang berlangsung demikian kompleks. Identitas dilihat dari aspek waktu bukanlah suatu wujud yang sudah ada sejak semula dan tetap bertahan dalam suatu esensi yang abadi. Sedangkan dilihat dari aspek ruang juga bukan hanya satu atau tunggal, tetapi terdiri dari berbagai lapisan identitas.
Lapis-lapis identitas itu tergantung pada peran-peran yang dijalankan, keadaan objektif yang dihadapi, serta ditentukan pula dari cara menyikapi keadaan dan peran tersebut.

Dengan demikian, di satu sisi identitas akan terbentuk berdasarkan kemauan kita sendiri, sedangkan di sisi lain identitas akan sangat tergantung dari kekuatan-kekuatan objektif yang terjadi di sekitar yang mengharuskan kita untuk meresponsnya. Dan, respons tersebut secara tidak langsung juga memberi bentuk lain terhadap apa yang kita anggap sebagai diri kita saat ini. Identitas bukanlah suatu yang selesai dan final, tetapi merupakan suatu kondisi yang selalu disesuaikan kembali, sifat yang selalu diperbaharui, dan keadaan yang dinegosiasi terus-menerus, sehingga wujudnya akan selalu tergantung dari proses yang membentuknya.
Seperti halnya identitas kita pada sat ini, menunjukkan gambaran yang tidak tunggal tetapi sangat plural. Pluralitas pada perkembangan sat ini tidak lagi hanya dibatasi pada perbedaan etnis, profesi, latar belakang pendidikan, serta asal usul daerah. Pluralitas pada perkembangan saat ini justru lebih menunjuk pada persoalan kepentingan-kepentingan.
Seseorang bisa berbeda dengan orang lain, bukan lantaran dia berasal dari etnis yang berbeda, profesi yang berbeda, latar belakang pendidikan yang berbeda, bahkan asal asul daerah yang berbeda.