Fadil Muharrom_2216031058_Reguler B
Analisa Artikel Jurnal "Pentingnya Implementasi Nilai-nilai Pancasila Dalam Menghadapi Perkembangan IPTEK"
Dewasa ini hampir seluruh negara di dunia telah berada pada era modern yang terjadinya suatu kemajuan pada bidang iptek tidak terkecuali dengan negara Indonesia yang turut serta mengalami kemajuan pada bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang menurut Tjandrawinata dalam (Astuti & Dewi, 2021) mengemukakan bahwa hal tersebut menyebabkan pada hadirnya perubahan yang sangat signifikan. Kemajuan IPTEK yang terjadi saat ini memberikan kemudahan bagi manusia dalam menjalani kehidupan. Di mana dengan adanya kemajuan IPTEK terciptalah berbagai mesin-mesin canggih yang dapat digunakan untuk menunjang kegiatan manusia untuk menghasilkan suatu barang atau jasa dengan waktu yang lebih cepat dan hasil yang lebih banyak. Selain itu, memudahkan untuk berkomunikasi dengan orang lain tanpa batasan jarak yang jauh sekalipun. Memudahkan proses pembelajaran juga menjadi salah satu dampak positif yang diberikan dari adanya kemajuan IPTEK, di mana guru dan murid dapat mencari lebih banyak informasi dan materi pembelajaran diberbagai media, salah satunya internet. Pada masa pandemi COVID-19 yang telah merebak selama 2 tahun lebih ini pun dengan adanya kemajuan IPTEK proses pembelajaran dapat tetap dilakukan secara daring dan tatap maya. IPTEK ini dikembangkan dengan tujuan untuk memudahkan manusia di berbagai bidang kehidupan. Perkembangan IPTEK di Indonesia dapat dilihat dengan adanya teknologi yang terus berkembang seperti adanya satelit, yaitu di Indonesia misalnya ada satelit Palapa yang menjadikan Indonesia dapat mengakses berbagai informasi melalui sinyal yang dipancarkan ke perangkat elektronik seperti televisi, radio, telepon, dsb. Adanya smartphone dan gadget beserta aplikasi yang ada di dalamnya dengan jaringan internet juga merupakan contoh kemajuan IPTEK di mana semua hal dapat dilakukan melalui alat canggih tersebut, baik komunikasi, mencari informasi, menjual barang, membeli barang, dsb. IPTEK pada masa kini merupakan suatu kebutuhan tersendiri. Adanya IPTEK membawa kemudahan untuk keberlangsungan hidup masyarakat pada melakukan pekerjaannya. Sudah seharusnya penggunaan IPTEK dapat dilaksanakan dengan baik, namun pada realitanya IPTEK sering disalahgunakan sehingga memberikan banyak dampak negatif pada kehidupan manusia (Nuraeni & Dewi, 2022). Seperti carding, yaitu pembobolan kartu kredit memalui internet untuk mendapatkan kode kartu, penipuan melalui pesan singkat, pembajakan akun, dll. Kemajuan IPTEK juga menimbulkan ketergantungan dan rasa malas karena terlalu nyaman dan dimudahkan oleh teknologi. Seperti malas malas membaca dan lebih memilih browsing di internet, kecanduan main game, dsb. Mudahnya akses informasi yang yang masuk dan diterima tanpa adanya filtrasi juga menjad dampak negatif kemajuan IPTEK, di mana banyaknya konten yang mengandung unsur kekerasan bahkan pornografi menjadi sebuah persoalan yang tidak bisa dianggap remeh, karena dapat merusak karakter anak bangsa. Dari berbagai dampak yang ditimbulkan tentu perlu adanya suatu hal yang dapat mengakomodir kemajuan IPTEK agar sejalan dengan tujuannya untuk memudahkan kehidupan manusia dengan baik. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia senantiasa mengkoordinir segala aktivitas kehidupan, tak terkecuali aktivitas ilmiah dan pengembangan teknologi yang tengah mewarnai kehidupan bangsa ini. Pancasila sebagai dasar pengembangan IPTEK bertujuan untuk menjamin kesejahteraan masyarakat serta pelindung bangsa dari pengaruh-pengaruh buruk. IPTEK juga harus berlandaskan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila, karena IPTEK merupakan hasil budaya masyarakat. Sastrapratedja (dalam Dikti, 2016) menjelaskan dan menegaskan bahwa Pancasila memiliki dua peran, di mana Pancasila berperan sebagai landasan dari kebijakan IPTEK dan berperan sebagai dasar atau landasan etika dari IPTEK.
Beralih kepada artikel jurnal selanjutnya yang berjudul "Teori Kebenaran Pancasila Sebagai Dasar Pengembangan Ilmu" membahas terkait apa kebenaran Pancasila yang menjadi dasar pengembangan Ilmu? Sebelumnya perlu kita ketahui definisi dari Ilmu dan kebenaran terlebih dahulu. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, ilmu adalah pengetahuan tentang bidang tertentu yang dibuat secara sistematis. Sedangkan Menurut Suria sumantri (2001:3) Ilmu itu merupakan salah satu hasil pemikirian manusia dalam menjawab sebuah pertanyaan. Sementara itu, Paul Freedman dalam The Principles of Scientific Research mendefinisikan ilmu sebagai suatu bentuk aktivitas manusia yang apabila melakukannya kita memperoleh suatu pengetahuan yang lebih lengkap dan cermat tentang alam semesta di masa yang lampau, masa sekarang dan masa yang akan datang, serta suatu kemampuan untuk beradaptasi dan mengubah lingkungan serta mengubah sifat-sifatnya sendiri. Sedangkan kebenaran dalam konteks Pancasila dipahami atau dimaknai sebagai tiadanya pertentangan dengan Tuhan. Dalam lingkup filsafat, sistem filsafat Pancasila perlu memenuhi tiga kategori kebenaran, yakni teori kebenaran koherensi, korespondensi, dan pragmatik. Hal ini bertujuan agar filsafat Pancasila menjadi tangguh dihadapan sistem filsafat yang lain di dunia ini. Di mana teori koherensi menyatakan pertanyaan dianggap benar apabila pernyataan bersifat konsisten dengan pernyataan sebelumnya dianggap benar. Hubungan satu kesatuan dan saling mengkualifikasi yang terjadi, serta tidak ada pertentangan sila yang satu dengan sila yang lainnya, hubungan sila pertama sampai kelima bersifat runtut menjadi salah satu penerapan teori koherensi. Pada teori korespondensi menunjukkan bahwa Pancasila memiliki kesesuaian kandungan Pancasila cocok, sesuai, dan terjelma dalam keadaan nyata bermasyarakat dan bernegara. Terakhir mengenai teori pragmatik menyatakan bahwa Pancasila berfungsi secara praktis dalam kehidupan. Berdasarkan ketiga teori tersebut Pancasila memenuhi teori kebenaran ilmiah. Di mana ketiga hal tersebut saling melengkapi dan tidak menonjolkan atau mementingkan salah satunya.
Berdasarkan dua artikel jurnal tersebut dapat diperoleh kesimpulan, bahwa Pancasila memiliki peran yang sangat penting dan berkaitan erat dengan kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), di mana perlunya penerapan nilai-nilai Pancasila dalam pengembangan IPTEK agar sejalan dengan nilai dan budaya bangsa Indonesia. Sehingga pengembangan IPTEK yang dilakukan dapat mengarah kepada kemajuan yang memberikan manfaat dan dampak positif bagi kehidupan bersama.
SUMBER REFERENSI:
Astuti, N. R. W., &Dewi, D. A. (2021). Pentingnya Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Menghadapi Perkembangan IPTEK. Journal of Education, Psychology and Counseling, 3(1), 41–49.
Nuraeni, I., & Dewi, D. A. (2022). Peranan Pancasila Sebagai Landasan Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2), 9986-9991.
IX, M. A. Definisi Ilmu Dan Kebudayaan. MODUL MATA KULIAH FILSAFAT ILMU, 94.