Posts made by Arrom Fadil Muharrom

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Soal-1

by Arrom Fadil Muharrom -
Fadil Muharrom_2216031058_Reguler B

Analisa soal 1

A. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaks?

Tanggapan saya tentu sangat tidak setuju dan menolak adanya hoax atau berita bohong, karena merebaknya berita bohong ini banyak memberikan dampak buruk yang merugikan bagi seluruh lapisan masyarakat. Hoax juga merupakan salah satu bentuk penyalahgunaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) yang tentunya juga telah menyalahi nilai-nilai luhur Pancasila sebagai ideologi atau pandangan hidup bangsa Indonesia. Seperti yang dikatakan oleh Presidium Mafindo Anita Wahid, bahwa hingga pada bulan September 2018, Mafindo mencatat ada 844 berita hoax yang tersebar, serta didominasi hoax berkonten politik. Anita pun menegaskan elit politik harus sadar, bahwa kemenangan yang diraih dengan menghalalkan penyebaran berita hoax merupakan kekalahan bangsa. Selain itu, kita sebagai masyarakat umum juga harus pandai dalam memilah informasi dan jangan mudah percaya lalu menyebarluaskan terhadap suatu berita atau informasi yang masih belum diketahui kebenarannya secara pasti, proses filtrasi harus selalu ditetapkan agar tidak merugikan baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Serta terus meningkatkan kesadaran dan pengetahuan diri sebagai bekal agar tidak terjerumus dalam hoax atau berita bohong.

B. Bagaimanakah pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan iptek yang lebih baik?

Pengembangan IPTEK yang tidak dilakukan sesuai dengan nilai-nilai dalam Pancasila tentunya telah menyalahi jati diri dan budaya bangsa Indonesia. Pancasila merupakan ideologi, cara pandang, landasan, nilai luhur, aturan bagi kehidupan bangsa Indonesia. Sehingga apabila IPTEK tidak sejalan dengan Pancasila merupakan sebuah kesalahan. Hal ini tentu akan berpengaruh buruk apabila terus berlanjut, Pancasila yang terbentuk oleh nilai budaya yang telah berkembang lama di Indonesia akan tergerus oleh budaya dan pengaruh asing yang tentunya tidak sesuai dengan nilai dalam Pancasila. Misalnya di media sosial saat ini, banyak konten-konten yang tersebar mengenai isu SARA, kekerasan, hoax, hingga pornografi. Tentu hal ini telah menyalahi nilai-nilai luhur dalam Pancasila, konten kekerasan dan pornografi yang menyalahi nilai kemanusiaan, persatuan, dan ketuhanan akan merusak mental bagi yang melihatnya. Hoax atau berita bohong yang telah menyalahi nilai keadilan dan demokrasi akan membodohi bangsa Indonesia. Maka dari itu pentingnya penanaman nilai Pancasila dalam pengembangan IPTEK dan bagi pengetahuan diri sendiri menjadi solusi utama dalam mencegah dan menanggulangi permasalahan ini. Dengan pengembangan IPTEK yang sesuai nilai Pancasila tentunya akan menghasilkan produk, jasa, informasi, dll yang berguna bagi bangsa Indonesia. Dengan meningkatkan edukasi nilai Pancasila kepada diri sendiri juga, bermanfaat agar lebih mengetahui antara yang baik dengan tidak. Dengan katan lain, Pancasila menjadi perisai bagi bangsa Indonesia.


C. Sikap Konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?

Solusi terkait sikap konsumerisme yang tinggi terhadap produk teknologi negara lain berkaitan dengan bidang komununikasi adalah mengoptimalisasikan penyampaian informasi, bahwa Indonesia juga memiliki produk teknologi yang kemungkinan dapat bersaing dan berdiri sejajar dengan produk negara lain apabila dikembangkan dengan maksimal. Memaksimalkan media sosial yang tengah berkembang pesat saat ini, dengan mengisi konten-konten yang bermanfaat dalam memajukan produk dalam negeri dan menumbuhkan rasa cinta terhadap produk dalam negeri, serta menumbuhkan sikap sebagai produsen, tidak hanya sebagai konsumen. Meningkatkan kemampuan komununikasi dalam marketing (marketing communication) agar bisa lebih menarik perhatian masyarakat hingga menembus pasar Internasional, tentunya diiringi dengan kualitas produk yang mumpuni.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

by Arrom Fadil Muharrom -
Fadil Muharrom_2216031058_Reguler B

ANALISA JURNAL "PANCASILA SEBAGAI FILSAFAT ILMU DAN IMPLIKASI TERHADAP PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI"

Pancasila merupakan dasar falsafah dan ideologi negara yang diharapkan menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang persatuan dan kesatuan serta sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia (Burhanudin S, 1988). Pancasila juga berperan sebagai pedoman atau aturan tentang tingkah laku yang penting dan baik, serta sebagai dasar falsafah negara indonesia yang lahir dari pemikiran mendalam yang dilakukan oleh anak bangsa dengan tujuan untuk dijadikan pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang kesatuan serta sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia. Selain itu, Pancasila merupakan pedoman atau petunjuk dalam hidup berbangsa dan bernegara yang merupakan hasil dari proses berpikir yang mendalam yang dilakukan oleh anak bangsa berdasarkan nilai-nilai budaya nusantara.

Pancasila sebagai filsafat ilmu merupakan landasan dalam proses berpikir dan berpengetahuan. Sebuah pengetahuan dalam perkembangannya harus memperhatikan aspek Ketuhanan yang merupakan landasan dalam setiap berpikir manusia. Pengetahuan harus memperhatikan aspek kemanusiaan, tanpa memperhatikan landasasan ini, pengetahuan akan terlepas dari nilai-nilai hakiki pengetahuan itu. Pancasila sebagai filsafat ilmu didalam mengadakan pemikiran yang sedalam-dalamnya, tidak hanya bertujuan mencari kebenaran dan kebijaksanaan, tidak sekedar untuk memenuhi hasrat ingin tahu dari manusia yang tidak habisnya, tetapi juga dan terutama hasil pemikiran yang berwujud filsafat Pancasila tersebut dipergunakan sebagai pedoman hidup sehari-hari (pandangan hidup, filsafat hidup, way of life, dan sebagainya) dan juga sebagai pedoman pengembangan ilmu pengetahuan agar hidupnya dapat mencapai kebahagiaan lahir dan batin, baik di dunia maupun di akhirat. (Burhanudin S, 1988). Pancasila sebagai suatu sistem filsafat pada hakikatnya adalah suatu sistem pengetahuan.

Implikasi Sila pertama "Ketuhanan Yang Maha Esa" dalam pengembangan ilmu pengetahuan Manusia pada hakikatnya adalah mahluk religi. Dalam Pengembangan Ilmu pengetahuan, sangat perlu dilakukan penanaman nilai religi mulai dari pendidikan dasar, sampai pada pendidikan Tinggi. Dalam Pengembangan ilmu pengetahuan manusia perlu memahami batas kemampuannya dalam berfikir, karena tidak semua yang ada di alam ini mampu dijangkau oleh pemikiran manusia, dari keterbatasan kemampuan tersebut manusia harus mengembalikan kepada sang Pencipta dan penguasa segala sesuatu yang ada di alam ini, Sehingga dalam pengembangan ilmu pengetahuan, manusia harus menciptakan perimbangan antara yang rasional dan irrasional, antara rasa dan akal. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa ini menempatkan manusia dalam alam ini sebagai bagiannya dan bukan sebagai pusatnya, Tuhanlah sebagai pusatnya bukanlah manusia.

Implikasi Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab dalam pengembangan ilmu pengetahuan adalah memberi arah dan mengendalikan ilmu pengetahuan. Memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan ilmu pengetahuan haruslah secara beradab.

Implikasinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan adalah Sila persatuan Indonesia, memberikan kesadaran kepada bangsa Indonesia bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia akibat dari sumbangan iptek, dengan iptek persatuan dan kesatuan bangsa dapat terwujud dan terpelihara, persaudaraan dan pesahabatan antar daerah di berbagai daerah terjalin karena tidak lepas dari factor kemajuan iptek.

Implikasinya dalam pengembangan pengetahuan adalah Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksaan dalam permusyawaratan perwakilan, mendasari pengembangan Iptek secara demokratis. Artinya, setiap ilmuwan haruslah memiliki kebebasan untuk mengembangkan Iptek. Selain itu dalam pengembangan iptek setiap ilmuwan juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan harus memilki sikap yang tebuka artinya terbuka untuk dikritik/dikaji ulang maupun dibandingkan dengan penemuan teori lainnya.

Implikasi sila ke 5 "Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia" dalam pengembangan ilmu pengetahuan adalah mengimplementasikan pengembangan iptek haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri, manusia dengan Tuhannya, manusia dengan manusia lain, manusia dengan msyarakat bangsa dan negara serta manusia dengan alam lingkungannya (T. Jacob, 1986).

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Video-2

by Arrom Fadil Muharrom -
Fadil Muharrom_2216031058_Reguler B

Video di atas menjelaskan peristiwa dijatuhkannya bom atom ke kota Hiroshima dan Nagasaki, serta menyerahnya Jepang kepada sekutu. Peristiwa tersebut menjadi salah satu tragedi besar dalam penyalahgunaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), karena IPTEK diciptakan bertujuan untuk mempermudah dan membantu kehidupan manusia menjadi lebih baik, bukan menjadi alat untuk melakukan perang. Sebelumnya perlu kita ketahui sebelumnya mengenai sejarah bom atom kota Hiroshima dan Nagasaki. Pada 7 Desember 1941, Jepang melakukan serangan kepada pangkalan Amerika Serikat di Pearl Harbour. Hal ini memicu munculnya persekutuan Amerika Serikat, Britannia Raya, Belanda, Hindia-Belanda, sejumlah negara jajahan Inggris, sejumlah negara Amerika Latin, dan Jerman hingga Italia. Puncak perang ini pada saat dijatuhkannya bom atom Hiroshima dan Nagasaki pada tanggal 6 dan 9 Agustus 1945. 140 ribu orang tewas seketika saat dijatuhkannya bom atom ke kota Hiroshima, jumlah ini hampir menyentuh setengah penduduk kota saat itu yang berjumlah 350 ribu jiwa. Selanjutnya 6 hari kemudian, pada tanggal 15 Agustus 1945 Jepang menyerah kepada sekutu dan menandatangani surat tanda Jepang menyerah di atas kapal perang Amerika Serikat USS Misuri, menandakan perang dunia kedua telah berakhir. Dengan menyerahnya Jepang kepada sekutu, menjadikan Indonesia yang saat itu tengah dijajah oleh Jepang mengalami kekosongan kekuasaan atau status quo, sehingga 2 hari kemudian pada tanggal 17 Agustus 1945, Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya. Berkaitan dengan Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) di Indonesia agar tetap sejalan dengan tujuan diciptakannya IPTEK untuk mempermudah dan membantu kehidupan manusia, serta agar tetap sejalan dengan nilai dan budaya yang telah ada sejak lama di Indonesia. Sehingga Pancasila memiliki peran yang sangat penting untuk mengakomodir agar tidak terjadinya penyalahgunaan dalam pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK).

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Video-1

by Arrom Fadil Muharrom -
adil Muharrom_22160310578_Reguler B

Video di atas yang berjudul "Limbah Pabrik Cemari Lingkungan Sungai" dalam saluran Kompas TV. Menampilkan dampak negatif kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) yang tidak menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam pengembangannya. Di mana berdasarkan laporan, warga desa Pegaden Tengah Kab. Pekalongan Prov. Jawa Tengah melakukan aksi unjuk rasa terhadap 6 pabrik pembuatan pakaian dengan menutup saluran pembuangan limbah pabrik, karena limbah tersebut langsung dibuang ke sungai tanpa ada proses pengolahan limbah sebelumnya. Karena banyaknya desakan warga kepada Khaeriyah selaku Kepala Desa Pegaden Tengah, akhirnya beliau menyetujui aksi unjuk rasa tersebut dilakukan, karena dianggap sudah sangat meresahkan dan merugikan masyarakat dan lingkungan sekitar. Warga setempat juga mengaku sudah tidak tahan dengan aroma tidak sedap yang ditimbulkan oleh limbah yang sudah mengendap selama 25 tahun tersebut. Aksi unjuk rasa pun akan terus dilakukan apabila tidak ada penanganan tegas dari pemerintah setempat untuk menutup pabrik tersebut. Pemilik pabrik hanya bisa pasrah dan menerima unjuk rasa yang dilakukan warga, dengan ditutupnya saluran limbah pabrik miliknya. Pemilik pabrik juga mengaku bahwa tidak mengetahui bagaimana cara mengolah limbah. Berdasarkan cuplikan video ini membuktikan, bahwa penerapan Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan IPTEK belum terlaksana secara menyeluruh dan sempurna. Tindakan pembuangan limbah secara sembarang ke sungai telah menyalahi nilai-nilai Pancasila, khususnya sila kedua karena tidak adanya adab dan etika dari pemilik pabrik/perusahaan pembuat pakaian di desa Pegaden Tengah yang telah membuang limbahnya secara ilegal. Selain itu, perlu dilakukannya edukasi dan pelatihan terkait bagaimana cara pengolahan limbah agar tidak terulang kembali tindakan serupa yang akan memberikan dampak buruk bagi lingkungan dan masyarakat.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Diskusi

by Arrom Fadil Muharrom -
Fadil Muharrom_2216031058_Reguler B

1. Bagaimana nilai Pancasila jika tidak diterapkan dengan baik pada kemajuan teknologi dan apakah kaitannya tentang perkembangan teknologi dengan nilai Pancasila?

Dewasa ini perkembangan IPTEK tengah gencar-gencarnya dilakukan dan marak terjadi seluruh negara di dunia termasuk Indonesia no. IPTEK dikembangkan dengan tujuan untuk memudahkan manusia diberbagai bidang kehidupan (Astuti & Dewi, 2021). Dalam proses pengembangan IPTEK tentu perlu adanya landasan dengan mempertimbangkan nilai-nilai budaya dan agama agar sejalan dengan tujuannya dan tidak merugikan kehidupan manusia. Dalam hal ini, Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia berperan penting dalam mengatur proses pengembangan IPTEK di Indonesia, karena manakala pengembangan IPTEK tidak berakar pada ideologi bangsa, sama halnya dengan membiarkan ilmu berkembang tanpa arah dan orientasi yang tidak jelas (Setyorini, 2018). Berbagai dampak negatif pun akan muncul dan kemajuan IPTEK yang seharusnya bertujuan untuk memudahkan dan bermanfaat bagi kehidupan manusia, tetapi akan menjadi boomerang karena tidak adanya nilai yang melandasinya. Contohnya kecilnya seperti kemudahan akses informasi pada kemajuan IPTEK saat ini yang disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan berita hoax, yang seharusnya kemudahan akses informasi dapat membuat masyarakat lebih paham dan pandai karena banyak memperoleh informasi, tetapi malah dibodohi oleh berita bohong. Sehingga dapat disimpulkan, bahwa Pancasila sangat berkaitan erat dengan perkembangan teknologi. Pancasila berperan sebagai sistem nilai acuan, kerangka berpikir, pola acuan berpikir. Pentingnya Pancasila sebagai dasar pengembangan IPTEK juga diharapkan dapat menjadi dasar dan akar pengembangan keilmuan yang disesuaikan dengan nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, sehingga pengembangan IPTEK tidak keluar dari nilai-nilai luhur yang dimiliki bangsa Indonesia.

2. Apakah Pengaruh penting IPTEK dengan kemajuan perekonomian di negara Indonesia? Dan kaitkan terkait implementasi nilai ke 5!

Kemajuan IPTEK saat ini tentu memiliki dampak yang sangat besar bagi perkembangan ekonomi suatu negara dan mendorong sektor bisnis untuk melakukan bisnis secara lebih efesien untuk mencapai hasil yang maksimal (Negara A. K. & Febrianto H. G., 2020). Dalam hal ini, Indonesia juga mengalami peningkatan ekonomi digital secara keseluruhan, yang kemudian berpengaruh pada meningkatnya ekonomi nasional. Pengaruh dan peranan IPTEK terhadap kehidupan manusia saat ini sangatlah penting, termasuk dalam hal ekonomi. Dengan mudahnya masyarakat untuk mengakses informasi dan memanfaatkan banyaknya peluang bisnis yang tersedia, seperti bisnis online dibeberapa aplikasi berjualan online seperti Shopee, Lazada, BukaLapak, Tokopedia dsb, dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk membuka usahanya secara mandiri. Kemajuan IPTEK juga memberikan kesempatan para pembisnis untuk mempromosikan barang atau jasanya kepada khayalak melalui media sosial seperti Instagram, TikTok, Facebook, dsb. Kemajuan teknologi juga dapat menjadi peluang bagi bangsa Indonesia untuk lebih mengenalkan produk-produk dalam negeri kepada masyarakatnya, bahkan pada kancah Internasional. Sehingga dapat disimpulkan bahwa IPTEK sangat berpengaruh penting terhadap kemajuan perekonomian negara. Namun, perkembangan ekonomi Indonesia pada era kemajuan teknologi saat ini, tentu masih perlu diawasi dengan kebijakan-kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah agar tidak terjadinya tumpang tindih atau konflik akibat tidak adanya aturan. Selain itu, masih ada hal yang perlu diperhatikan seperti tidak semua orang dapat mengerti dengan mudah menggunakan kemajuan teknologi, terutama kalangan masyarakat yang sebelumnya tidak terbiasa dengan kecanggihan teknologi atau biasa disebut dengan istilah gagap teknologi (gaptek). Adanya penyuluhan atau sosialisasi terkait pembekalan membuka usaha mandiri dengan memanfaatkan kemajuan teknologi, menjadi salah satu bentuk upaya peningkatan edukasi dan keahlian masyarakat dalam berpartisipasi meningkatkan perekonomian bangsa Indonesia dan tentu bagi penggiat bisnis itu sendiri. Kaitannya dengan nilai Pancasila ke-5 yang menanyakan apakah sudah sesuai dengan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia? Menurut saya pribadi sudah sesuai namun belum optimal, karena seperti yang dikatakan sebelumnya, bahwa setiap orang dalam lapisan masyarakat di Indonesia memiliki peluang dan kesempatan yang sama dalam menggunakan dan memanfaatkan kemajuan teknologi yang tersedia untuk meningkatkan taraf ekonominya. Namun, yang perlu menjadi catatan adalah perlu diketahui bahwa tidak semua orang memiliki kemampuan berbisnis, sehingga harus ada upaya yang dilakukan oleh pemerintah ataupun gerakan mandiri dari seseorang yang lebih ahli dalam berbisnis untuk membagikan ilmunya kepada masyarakat luas. Selain itu, kemajuan IPTEK juga ternyata memiliki pengaruh yang kurang baik bagi penggiat bisnis tradisional, dapat kita lihat saat ini pasar-pasar tradisional sudah mulai sepi pengunjung dan para penjual terpaksa melakukan gulung tikar, karena banyak dari masyarakat yang lebih memilih untuk belanja secara online. Hal ini tentu harus menjadi perhatian bersama untuk menemukan solusi terkait permasalahan tersebut, agar tidak adanya kesenjangan sosial yang tinggi dalam masyarakat. Sehingga perekonomian bangsa Indonesia pun dapat berkembang menjadi lebih baik, karena peningkatan sumber daya manusia yang terjadi dan terciptanya sila Pancasila kelima, yakni "Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia".

SUMBER REFERENSI:
Setyorini, I. (2018). Urgensi Penegasan Pancasila sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek. Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum, 4(02), 213-222.

Astuti, N. R. W., & Dewi, D. A. (2021). Pentingnya Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Menghadapi Perkembangan IPTEK. EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling, 3(1), 41-49.

Negara, A. K., & Febrianto, H. G. (2020). Pengaruh Kemajuan Teknologi Informasi Dan Pengetahuan Investasi Terhadap Minat Investasi Generasi Milenial Di Pasar Modal. Business Management Journal, 16(2), 81-95.

Prastyaningtyas, E. W. (2019, October). Dampak ekonomi digital bagi perekonomian indonesia. In seminar nasional manajemen, Ekonomi, Akuntansi (Vol. 1, No. 1, pp. 103-108).