གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ SITI FATIHA DIZA RAHMAN FATIHA

nama : siti fatiha diza rahman
npm : 2215061084
psti d

ANALISIS JURNAL
JUDUL: INTEGRASI NASIONAL SEBAGAI PENANGKAL ETNOSENTRISME DI INDONESIA

Integrasi nasional di Indonesia adalah suatu upaya untuk memperkuat kesatuan bangsa dan mengatasi etnosentrisme yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Etnosentrime merupakan kecenderungan untuk berfikir bahwa budaya etniknya lebih unggul dibandingkan dengan budaya etnik lain. Hal ini akan menyebabkan menyempitnya rasa integrasi nasional. Kebijakan otonomi daerah yang kini marak di sejumlah penjuru negeri ini, justru menjadi penghambat cita-cita menerapkan konsep integrasi nasional. Pengembangan konsep integrasi nasional sebagai strategi kebudayaan Indonesia pada dasarnya menyatukan visi dan misi di antara sejumlah kepentingan dan identitas masing-masing anggota masyarakat yang berlatar belakang kebudayaan yang kompleks kemudian membuka kemungkinan untuk pembentukan integrasi yang lebih luas.

Integrasi nasional sebagai penangkal etnosentrisme di Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa cara, antara lain:
1. Pendidikan: Melalui pendidikan yang terintegrasi dan menyeluruh, anak-anak Indonesia akan memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang sejarah, budaya, dan kesatuan bangsa. Pendidikan yang memberikan pengetahuan yang sama dan benar kepada semua orang, tidak hanya pada satu kelompok suku atau agama, dapat membantu mendorong integrasi nasional.
2. Pembangunan infrastruktur: Pembangunan infrastruktur dapat membuka akses antara daerah yang berbeda dan mempercepat pertumbuhan ekonomi secara merata. Dengan pertumbuhan ekonomi yang merata, akan mengurangi ketimpangan antara daerah kaya dan miskin, sehingga mendorong rasa kesatuan dan saling tergantung satu sama lain.
3. Kebijakan pemerintah yang adil: Kebijakan pemerintah yang adil dan menjunjung tinggi kepentingan bersama dapat mendorong kesatuan bangsa. Kebijakan yang diskriminatif terhadap kelompok tertentu dapat merusak rasa solidaritas dan kebersamaan.
4. Partisipasi masyarakat: Masyarakat Indonesia harus terlibat dalam proses integrasi nasional dengan menghargai keberagaman dan merayakan perbedaan. Partisipasi masyarakat dapat membantu mendorong integrasi nasional dengan cara mempererat hubungan sosial, budaya, dan ekonomi antara daerah yang berbeda.

PSTI C dan D Tahun 2023 -> FORUM ANALISIS PRETEST

SITI FATIHA DIZA RAHMAN FATIHA གིས-
nama : siti fatiha diza rahman
npm : 2215061084
psti d

ANALISIS VIDEO
JUDUL: IDENTITAS dan INTEGRASI NASIONAL

pengertian identitas nasional :
Identitas nasional merupakan kumpulan budaya yang dari berbagai kebudayaan yang berbeda hingga membentuk kesatuan. Sedangkan Hakikat identitas nasional ialah Pancasila merupakan aktualisasi hakikat dari bangsa Indoensia yang tercermin dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Hakikat identitas nasional
Pancasila merupakan aktualisasi hakikat dari bangsa Indoensia yang tercermin dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Unsur identitas nasional
1. Suku bangsa
2. Agama
3. Budaya
4. Bahasa

Pembagian berdasarkan unsur identitas Indonesia, yaitu
1. Identitas fundamental
Pancasila merupakan identitas fundamental bangsa Indonesia
2. Identitas instrumental
UUD 1945 merupakan identitas instrumental bangsa Indoensia
3. Identitas alamiah
Keberadaan sesuatu yang alamiah seperti pulau merupakan salah satu identitas alamiah bangsa Indoenesia.

Pengertian dan definisi Integrasi nasional
Proses penyesuaian terhadap unsur unsur identitas nasional yang memiliki keserasian fungsi. Menurut Myron Weiner (1971), integrasi nasinal adalah
1. Penyatuan kelompok budaya
2. Pembentukan wewenang kekuasaan
3. Menghubungkan pemerintah dengan ynag diperintah
4. Konsensus terhadap nilai
5. Perilaku yang terintegrasi

Faktor pendorong integrasi nasional
1. Sejarah bangsa Indoenesia
2. Adanya keinginan untuk menyatukan
3. Rasa rela berkorban
4. Adanya kesepakatan nasional berupa UUD 1945 dan pancasila

Faktor penghambat integrasi nasional
1. Heterogen atau keberagaman yang menyebabkan bentrokan terhadap perbedaan
2. Etnosentrisme, yaitu adanya rasa fanatisme terhadap suku sendiri yang menyebabkan perselisihan diantara suku dengan suku yang lain.
3. Ketimpangan atau ketidakadilan.
4. Gangguan luar, adanya kepentingan luar negeri yang masuk kedalam negeri

Bentuk integrasi nasional
1. Asimilasi
Merupakan pembauran budaya dalam negeri dengan budaya luar negeri.
2. Akulturasi
Penerimaan sebagian unsur asing tanpa menghilangkan unsur dalam negeri.