NAMA : Nanda Tirta Hayuni
NPM : 2216031003
KELAS : Reguler A
Materi Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Pendidikan Karakter Bangsa Indonesia melalui Demokrasi, HAM dan Masyarakat Madani.
Pasca jatuhnya rezim orde baru di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto pada 21 Mei 1998. Transisi Indonesia vmenjadi negara demomrasi menimbulkan banyak kecemasan karena rakyat Indonesia masih menggunakan cara majn hakim sendiri, memaksakan kehendak dan praktik money politics hal itu bertolak belakang dengam demokrasi. Maka perkembangan dalam perwujudan demikrasi yag berkeadaban petan pendidikan kewarganegaraan (civis Education) ini sangat urgen dan mendesak untuk pendidikan karakter indonesia. Pendidkan kewarganegaraan di rasa sangat penting untuk mendidik karakter sikap perilaku bangsa.
Dalam mendidk karakter bangsa I donesia warga negara harus kritis, aktif, demokratis dan beradab untuk menyiapkan mereka menjadi bagian dari warga negara dunia (global). Pendidikan kewarganegaraan juga bisa menjadi sarana pertemuan berbagai nilai dan prinsip yang berpusat dari luar dan pemikiran serta nilai-nilai Indonesia untuk me ciptakan pemikiran kreatif Sebagai negara demokrasi baru yg bersendukan Pancasila. Penguatan wawasan kebangsaan yang berbasis 4 konsensus dasar nasional Indonesia: Pancasila UUD 1945, NKRI dan bhineka tunggal ika juga di perlukan. Serta perlu pendidkan humanis-partisipatoris yg diharapakn menjadi laboratorium untuk prinsip² demomrasi dengan nilai nilai Indonesia . Pancasila sebagai filosofi bangsa yg diharapkan bisa menjadi unsur utama pembentukan karakter nasional Indonesia.
NPM : 2216031003
KELAS : Reguler A
Materi Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Pendidikan Karakter Bangsa Indonesia melalui Demokrasi, HAM dan Masyarakat Madani.
Pasca jatuhnya rezim orde baru di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto pada 21 Mei 1998. Transisi Indonesia vmenjadi negara demomrasi menimbulkan banyak kecemasan karena rakyat Indonesia masih menggunakan cara majn hakim sendiri, memaksakan kehendak dan praktik money politics hal itu bertolak belakang dengam demokrasi. Maka perkembangan dalam perwujudan demikrasi yag berkeadaban petan pendidikan kewarganegaraan (civis Education) ini sangat urgen dan mendesak untuk pendidikan karakter indonesia. Pendidkan kewarganegaraan di rasa sangat penting untuk mendidik karakter sikap perilaku bangsa.
Dalam mendidk karakter bangsa I donesia warga negara harus kritis, aktif, demokratis dan beradab untuk menyiapkan mereka menjadi bagian dari warga negara dunia (global). Pendidikan kewarganegaraan juga bisa menjadi sarana pertemuan berbagai nilai dan prinsip yang berpusat dari luar dan pemikiran serta nilai-nilai Indonesia untuk me ciptakan pemikiran kreatif Sebagai negara demokrasi baru yg bersendukan Pancasila. Penguatan wawasan kebangsaan yang berbasis 4 konsensus dasar nasional Indonesia: Pancasila UUD 1945, NKRI dan bhineka tunggal ika juga di perlukan. Serta perlu pendidkan humanis-partisipatoris yg diharapakn menjadi laboratorium untuk prinsip² demomrasi dengan nilai nilai Indonesia . Pancasila sebagai filosofi bangsa yg diharapkan bisa menjadi unsur utama pembentukan karakter nasional Indonesia.