གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Yusri Afta Putra

PSTI C dan D Tahun 2023 -> PRETEST

Yusri Afta Putra གིས-
NAMA: YUSRI AFTA PUTRA
NPM: 2215061091
KELAS: PSTI C

Analisis Soal

1. Hal positif apa yang anda dapatkan dari artikel tersebut? Apakah ada konstitusi yang dilanggar? Jelaskan!

=> Dalam artikel tersebut, terdapat beberapa hal yang dapat dianggap sebagai hal positif, yaitu:
1) Memperkuat aturan PSBB untuk menekan penyebaran COVID-19 - Artikel ini menggarisbawahi pentingnya PSBB untuk menekan penyebaran COVID-19 dan memperkuat aturan yang ada agar lebih efektif dalam menanggulangi pandemi.
2) Menunjukkan adanya pelanggaran HAM dalam penanganan COVID-19 - Artikel ini juga menyoroti adanya pelanggaran HAM dalam penanganan COVID-19, terutama terkait dengan hak-hak kesehatan dan hak-hak ekonomi masyarakat.

Namun, terkait dengan konstitusi yang dilanggar, hal tersebut tergantung pada negara dan hukum yang berlaku di masing-masing negara. Namun secara umum, pelanggaran HAM dapat melanggar konstitusi atau undang-undang yang mengatur hak asasi manusia. Jika pelanggaran tersebut terjadi dalam konteks penanganan COVID-19, maka dapat mengakibatkan kerugian kesehatan dan ekonomi yang signifikan bagi masyarakat, serta dapat menimbulkan konsekuensi hukum bagi pihak yang bertanggung jawab.

2. Bagaimanakah jika suatu negara tidak memiliki konstitusi? Apakah konstitusi efektif dalam mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara?

=> Jika suatu negara tidak memiliki konstitusi, maka negara tersebut cenderung akan mengalami ketidakpastian hukum dan kekacauan politik. Konstitusi merupakan undang-undang dasar suatu negara yang menetapkan batasan-batasan kekuasaan pemerintah, hak-hak individu, dan struktur pemerintahan. Konstitusi juga memberikan panduan tentang bagaimana pemerintah harus bertindak dan beroperasi, serta menjaga keseimbangan antara kekuasaan eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

Dengan adanya konstitusi, suatu negara dapat memiliki landasan hukum yang jelas dan konsisten, sehingga masyarakat dapat merasa aman dan terlindungi dari penyalahgunaan kekuasaan oleh pemerintah. Konstitusi juga dapat membantu memperkuat demokrasi dan memfasilitasi partisipasi publik dalam proses pengambilan keputusan politik.

Namun, efektivitas sebuah konstitusi tergantung pada implementasi dan penegakan hukum yang dilakukan oleh pemerintah dan lembaga-lembaga hukum yang ada. Jika sebuah konstitusi hanya menjadi dokumen kosong tanpa diimplementasikan, maka konstitusi tersebut tidak akan efektif dalam mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam kesimpulannya, konstitusi sangat penting dalam mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara, karena memberikan landasan hukum yang jelas dan konsisten bagi negara dan masyarakatnya. Namun, efektivitas konstitusi tergantung pada implementasinya oleh pemerintah dan lembaga-lembaga hukum yang ada.

3. Kemukakan contoh tantangan kehidupan bernegara saat ini, yang menurut Anda perlu diantisipasi, apakah pasal-pasal dalam UUD NRI 1945 sekarang sudah mampu menjadi pedoman untuk menyelesaikan tantangan tersebut dan mengapa demikian?

=> Beberapa tantangan kehidupan bernegara saat ini yang perlu diantisipasi antara lain:
1) Pandemi COVID-19: Pandemi COVID-19 telah memberikan dampak besar terhadap kesehatan masyarakat, ekonomi, dan kehidupan sosial di seluruh dunia. Negara perlu mengantisipasi penyebaran virus dan mengelola krisis kesehatan ini dengan cara yang efektif, termasuk melalui penerapan kebijakan kesehatan dan penanganan ekonomi.
2) Perubahan iklim: Perubahan iklim merupakan ancaman global yang memerlukan aksi bersama dari seluruh negara untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan menjaga lingkungan hidup. Negara perlu mengambil tindakan untuk mengurangi dampak perubahan iklim dan memperkuat ketahanan lingkungan.
3) Kemiskinan dan kesenjangan sosial: Meskipun banyak kemajuan telah dicapai dalam mengurangi kemiskinan, masih banyak orang yang hidup dalam kemiskinan dan kesenjangan sosial. Negara perlu mengambil tindakan untuk memperkuat kebijakan sosial dan mengurangi kesenjangan antara masyarakat yang kaya dan miskin.
4) Konflik dan kekerasan: Konflik dan kekerasan masih menjadi masalah di beberapa wilayah di Indonesia. Negara perlu mengambil tindakan untuk mencegah konflik dan memperkuat perdamaian di dalam negeri.

Pasal-pasal dalam UUD NRI 1945 sekarang sudah mampu menjadi pedoman untuk menyelesaikan tantangan-tantangan tersebut. Misalnya, Pasal 28H tentang hak atas lingkungan hidup dan Pasal 33 tentang pengelolaan ekonomi yang berkeadilan dapat menjadi pedoman untuk mengatasi perubahan iklim dan mengurangi kemiskinan. Selain itu, Pasal 27 tentang kebebasan berserikat dan Pasal 30 tentang hak atas perlindungan dari kekerasan dapat menjadi pedoman untuk mengatasi konflik dan kekerasan. Namun, implementasi dari pasal-pasal tersebut masih perlu diperkuat dengan kebijakan-kebijakan yang efektif dan konsisten serta penegakan hukum yang kuat.

4. Bagaimakah menurut pendapatmu sebagai warganegara mengenai konsep bernegara kita dalam menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan? Adakah yang perlu di perbaiki, jelaskan!

=> Sebagai seorang warganegara, saya sangat mendukung konsep bernegara kita dalam menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan. Indonesia merupakan negara yang terdiri dari berbagai suku, agama, dan budaya yang berbeda-beda, namun dapat hidup bersama dalam satu kesatuan bangsa. Hal ini menjadi kekuatan yang sangat berharga bagi Indonesia sebagai negara yang pluralistik.

Namun, masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki dalam konsep bernegara kita dalam menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan. Beberapa di antaranya adalah:
1) Memperkuat pendidikan nilai-nilai persatuan dan kesatuan: Pendidikan merupakan kunci dalam membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya persatuan dan kesatuan. Pendidikan yang mengajarkan nilai-nilai pluralisme dan toleransi perlu diperkuat dan diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan di semua jenjang.
2) Meningkatkan pemerataan pembangunan: Ketimpangan pembangunan antara wilayah yang satu dengan yang lain masih menjadi masalah di Indonesia. Pemerataan pembangunan perlu diperkuat sehingga setiap wilayah dapat merasakan manfaat dari pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah.
3) Memperkuat keterbukaan dan partisipasi publik: Partisipasi publik dalam pengambilan keputusan penting untuk memperkuat keterbukaan dan transparansi dalam pemerintahan. Dalam hal ini, pemerintah perlu membuka diri dan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk terlibat dalam proses pengambilan keputusan.
4) Meningkatkan perlindungan hak asasi manusia: Penegakan hak asasi manusia merupakan bagian penting dari menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan. Negara perlu meningkatkan perlindungan dan penegakan hak asasi manusia, termasuk hak-hak kelompok minoritas yang seringkali menjadi korban diskriminasi.

Dalam kesimpulannya, konsep bernegara kita dalam menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan merupakan prinsip yang sangat penting bagi bangsa Indonesia. Namun, masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki untuk memperkuat konsep tersebut, seperti memperkuat pendidikan nilai-nilai persatuan dan kesatuan, meningkatkan pemerataan pembangunan, memperkuat keterbukaan dan partisipasi publik, serta meningkatkan perlindungan hak asasi manusia.

PSTI C dan D Tahun 2023 -> FORUM JAWABAN POST TEST

Yusri Afta Putra གིས-
NAMA: YUSRI AFTA PUTRA
NPM: 2215061091
KELAS: PSTI C

Analisis Video: "Perkembangan Konstitusi yang Berlaku di Indonesia, Prof. Jimly Asshiddiqie"

Video Perkembangan Konstitusi yang Berlaku di Indonesia yang disampaikan oleh Prof. Jimly Asshiddiqie memberikan gambaran mengenai sejarah perkembangan konstitusi di Indonesia dari masa penjajahan hingga saat ini. Berikut adalah beberapa analisis terhadap video tersebut:

1. Perkembangan Konstitusi di Indonesia
Dalam video tersebut, Prof. Jimly Asshiddiqie menjelaskan bahwa sejak masa penjajahan Belanda, Indonesia telah memiliki beberapa konstitusi. Konstitusi pertama Indonesia yaitu Undang-Undang Dasar 1945, yang merupakan konstitusi yang masih berlaku hingga saat ini. Kemudian, terdapat konstitusi lainnya seperti Konstitusi RIS, Konstitusi UUDS, dan Konstitusi UUD 1945 sebagai hasil amandemen.

2. Peran Amandemen Konstitusi
Prof. Jimly Asshiddiqie juga menjelaskan bahwa amandemen konstitusi adalah hal yang wajar dan dilakukan oleh negara-negara lainnya. Amandemen konstitusi di Indonesia juga dilakukan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan dan perubahan zaman, serta untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan pada konstitusi sebelumnya.

3. Demokrasi dan Konstitusi
Konstitusi merupakan landasan utama bagi suatu negara dalam menerapkan sistem demokrasi. Dalam video tersebut, Prof. Jimly Asshiddiqie menjelaskan bahwa demokrasi yang sebenarnya adalah demokrasi yang didasarkan pada konstitusi. Konstitusi yang baik dan kuat akan memberikan perlindungan terhadap hak asasi manusia dan menjaga keseimbangan antara kekuasaan eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

4. Tantangan Konstitusi di Indonesia
Konstitusi di Indonesia masih menghadapi beberapa tantangan, terutama dalam implementasinya. Beberapa tantangan tersebut adalah lemahnya penegakan hukum, korupsi, dan pengaruh politik uang. Oleh karena itu, diperlukan upaya-upaya yang serius dari seluruh pihak untuk memperbaiki dan memperkuat implementasi konstitusi di Indonesia.

Secara keseluruhan, video Perkembangan Konstitusi yang Berlaku di Indonesia, Prof. Jimly Asshiddiqie memberikan informasi yang penting mengenai perkembangan konstitusi di Indonesia. Dalam video tersebut, Prof. Jimly Asshiddiqie juga memberikan beberapa saran untuk memperkuat implementasi konstitusi di Indonesia, seperti penegakan hukum yang lebih kuat, pengembangan pendidikan yang lebih baik, dan penguatan lembaga-lembaga negara.

PSTI C dan D Tahun 2023 -> FORUM ANALISIS PRETEST

Yusri Afta Putra གིས-
NAMA: YUSRI AFTA PUTRA
NPM: 2215061091
KELAS: PSTI C

Analisis Video: "Kewarganegaraan 1– Identitas dan Integrasi Nasional"

Video "Kewarganegaraan 1 – Identitas dan Integrasi Nasional" membahas tentang pentingnya identitas dan integrasi nasional dalam membangun sebuah negara. Identitas nasional adalah suatu identitas yang dimiliki oleh suatu bangsa, yang meliputi bahasa, agama, budaya, dan sejarah. Sementara integrasi nasional adalah upaya untuk mempersatukan seluruh elemen bangsa menjadi satu kesatuan yang utuh.

Dalam konteks Indonesia, identitas nasional sangat penting untuk mempertahankan keberagaman dan memperkuat persatuan bangsa. Indonesia adalah negara yang memiliki beragam suku, agama, budaya, dan bahasa. Oleh karena itu, perlu adanya upaya untuk memperkuat identitas nasional sebagai perekat yang dapat mempersatukan bangsa.

Di dalam video tersebut, disampaikan bahwa Pancasila sebagai dasar negara Indonesia memiliki peran penting dalam memperkuat identitas nasional. Pancasila memiliki lima prinsip yang mengakomodasi keberagaman bangsa Indonesia dan membantu dalam memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

Selain itu, integrasi nasional juga memainkan peran penting dalam membangun sebuah negara yang kokoh dan stabil. Integrasi nasional dapat diwujudkan melalui berbagai upaya seperti pendidikan yang mengedepankan kebersamaan dan toleransi, kebijakan ekonomi yang merata, dan upaya pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.

Secara keseluruhan, video "Kewarganegaraan 1 – Identitas dan Integrasi Nasional" mengingatkan kita akan pentingnya mempertahankan dan memperkuat identitas nasional sebagai landasan bagi integrasi nasional yang kokoh dan stabil. Dalam konteks Indonesia, Pancasila menjadi dasar yang sangat penting dalam memperkuat identitas nasional dan menjaga persatuan bangsa.

PSTI C dan D Tahun 2023 -> FORUM JAWABAN POST TEST

Yusri Afta Putra གིས-
NAMA: YUSRI AFTA PUTRA
NPM: 2215061091
KELAS: PSTI C

Analisis Jurnal: "KEARIFAN BUDAYA LOKAL PEREKAT IDENTITAS BANGSA"

Kearifan budaya lokal dapat menjadi faktor penting dalam memperkuat identitas bangsa. Identitas bangsa sendiri merupakan suatu kesadaran dan perasaan yang dimiliki oleh individu sebagai bagian dari suatu negara atau bangsa yang memiliki karakteristik budaya yang khas. Dalam hal ini, kearifan budaya lokal dapat menjadi perekat yang kuat dalam membentuk dan memperkuat identitas bangsa.

Di Indonesia, terdapat banyak sekali kearifan budaya lokal yang tersebar di berbagai daerah. Setiap daerah memiliki ciri khas budayanya sendiri, mulai dari adat istiadat, bahasa, pakaian tradisional, hingga makanan khas. Kearifan budaya lokal ini tidak hanya menjadi bagian dari identitas masyarakat di daerah tersebut, namun juga menjadi bagian dari identitas bangsa Indonesia secara keseluruhan.

Melalui kearifan budaya lokal, masyarakat dapat memahami dan menghargai budaya daerah lain di Indonesia. Hal ini dapat mengurangi sikap etnosentrisme atau merasa superior atas budaya daerah lain. Dengan memahami dan menghargai kearifan budaya lokal, maka masyarakat dapat membentuk rasa saling menghormati dan toleransi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Selain itu, kearifan budaya lokal juga dapat menjadi sumber daya yang dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Contohnya, produk kerajinan tangan dan makanan khas yang dihasilkan dari kearifan budaya lokal dapat menjadi potensi ekonomi yang dapat memajukan daerah tersebut.

Namun, perlu diingat bahwa kearifan budaya lokal juga harus dijaga dan dilestarikan agar tidak hilang dan menjadi tergerus oleh globalisasi dan modernisasi. Pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama untuk mempromosikan dan melestarikan kearifan budaya lokal sebagai bagian dari identitas bangsa Indonesia yang unik dan khas. Dengan begitu, kearifan budaya lokal dapat terus menjadi perekat yang kuat dalam memperkuat identitas bangsa Indonesia.