Posts made by Yusri Afta Putra

PSTI C dan D Tahun 2023 -> PRETEST

by Yusri Afta Putra -
Nama : Yusri Afta Putra
NPM : 2215061091
Kelas : PSTI C

Analisis Soal

1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi dari berita tersebut dan hal positif apa yang bisa anda ambil?
=> Dalam berita tersebut, Menteri Sosial Tri Rismaharini telah meminta agar orangtua tidak mengajak anak-anak mereka ke dalam demonstrasi yang dijadwalkan akan berlangsung di Surabaya. Menurutnya, melibatkan anak-anak dalam demonstrasi dapat dianggap sebagai eksploitasi, karena anak-anak belum memiliki kemampuan untuk memahami sepenuhnya apa yang sedang terjadi.

Saya melihat tanggapan ini sebagai tindakan yang bertanggung jawab dan sensitif terhadap kesejahteraan anak-anak. Anak-anak yang terlibat dalam demonstrasi dapat berisiko mengalami trauma dan kekerasan, serta dapat menimbulkan ketakutan dan kecemasan yang berkepanjangan.

Namun, di sisi lain, demonstrasi yang aman dan damai dapat menjadi sarana penting bagi warga negara untuk mengekspresikan pendapat mereka tentang isu-isu sosial dan politik yang relevan. Oleh karena itu, hal positif yang dapat diambil dari berita ini adalah bahwa Menteri Sosial menunjukkan keprihatinan dan kesadaran akan hak-hak anak, sambil tetap memastikan kebebasan berbicara dan berpendapat bagi warga negara dewasa.

2. Bagaimanakah solusimu untuk mengantisipasi hal yang tidak di inginkan dalam menyampaikan aspirasi/pendapat di depan umum?
=> Ada beberapa solusi yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan saat menyampaikan aspirasi atau pendapat di depan umum, antara lain:
1) Memastikan keamanan dan keselamatan: Sebelum melakukan demonstrasi atau aksi protes, pastikan bahwa lokasi dan waktu aksi telah disetujui oleh pihak yang berwenang, dan memastikan bahwa lokasi tersebut aman dan tidak berisiko mengalami kekerasan atau kejahatan.
2) Menghindari tindakan kekerasan: Tindakan kekerasan atau merusak fasilitas umum dapat memicu tindakan balasan dari pihak keamanan dan dapat mengakibatkan cidera atau kerusakan harta benda. Sebaiknya hindari tindakan kekerasan dan merusak fasilitas umum selama aksi.
3) Berkomunikasi dengan pihak keamanan: Berkomunikasi dengan pihak keamanan dapat membantu mengurangi ketegangan dan meningkatkan koordinasi antara peserta aksi dan pihak keamanan.
4) Menjaga kesopanan dan kerja sama: Penting untuk menjaga kesopanan dan kerja sama dengan peserta aksi dan pihak keamanan. Ini dapat membantu meminimalkan risiko terjadinya konflik dan memperkuat posisi dalam menyampaikan aspirasi atau pendapat.
5) Menggunakan media sosial dengan bijak: Gunakan media sosial dengan bijak dan tidak menyebarkan informasi yang belum diverifikasi. Informasi yang tidak benar atau tidak akurat dapat memperburuk situasi dan memicu konflik.

3. Jelaskan apa sajakah yang dimaksud dengan kewajiban dasar manusia itu? Apakah kewajiban dasar manusia menjadikan hak itu dibatasi?
=> Kewajiban dasar manusia merujuk pada kewajiban yang melekat pada setiap individu sebagai bagian dari martabat kemanusiaan yang harus dihormati. Kewajiban dasar manusia biasanya meliputi hal-hal seperti hak-hak asasi manusia, hak untuk hidup, hak atas kemerdekaan dan kebebasan, hak atas pendidikan, hak atas pekerjaan yang layak, hak atas kesehatan dan lingkungan yang bersih, serta hak atas keadilan dan perlindungan hukum.

Kewajiban dasar manusia memang dapat membatasi hak-hak individu, namun batasan ini biasanya dibuat untuk menjaga kepentingan bersama dan memastikan bahwa hak-hak individu tidak melanggar hak-hak orang lain atau merugikan kepentingan umum. Sebagai contoh, hak atas kemerdekaan berekspresi harus dibatasi jika ekspresi tersebut mengandung kebencian atau merusak citra orang lain, karena hal ini dapat menimbulkan ketegangan sosial dan kekerasan. Begitu pula, hak atas kebebasan bergerak harus dibatasi jika gerakan tersebut merugikan kepentingan umum atau mengancam keselamatan publik.

Namun demikian, kewajiban dasar manusia dan hak-hak individu sebenarnya tidak bertentangan satu sama lain. Kedua hal tersebut saling melengkapi dan berdampingan, dan seharusnya tidak diabaikan atau dikorbankan demi kepentingan yang lain. Oleh karena itu, penting untuk menemukan keseimbangan yang tepat antara hak dan kewajiban dalam menjaga kepentingan bersama dan memajukan kemanusiaan.