Posts made by DINI CANIKA SUMARA

Teknik Informatika B-2022 -> Forum Analisis Jurnal

by DINI CANIKA SUMARA -
Nama: Dini Canika Sumara
NPM: 2215061026
Kelas: PSTI B

Analisis Jurnal

Pancasila Sebagai Filsafat Ilmu dan Implikasi Terhadap Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Berdasarkan analisis jurnal, Pancasila sebagai dasar negara bangsa Indonesia telah bersifat final, sehari setelah Proklamasi kemerdekaan dibacakan oleh Soekarno dan Hatta. Rumusan Pancasila yang terdapat dalam Piagam Jakarta disahkan sebagai dasar negara. Bentuk rumusan Pancasila sebagai dasar negara hanyalah yang terdapat dalam Pembukaan UUD 1945. Perjalanan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 pada awal kemerdekaan mengalami pasang surut, seiring berbagai macam perubahan bentuk negara. Pada5 Juli1959, karena gagalnya Badan Konstituante menetapkan UUD baru, Presiden Soekarno mengeluarkan dekrit untuk kembali pada UUD 1945. Pancasila dan Pembukaan UUD 1945 hingga saat ini masih bertahan sebagai dasar negara Indonesia. Berbagai macam pergolakan telah terjadi di Indonesia, tetapi Pancasila sebagai dasar negara masih tetap kokoh. Pancasila ada dari buah pikir para pengada Indonesia berdasarkanpada pengkajian dari berbagai unsur ilmu pengetahuan yang beragam dari para tokoh pergerakan Indonesia. Kita akan mengkaji tentang Pancasila sebagai filsafat ilmu dan implikasi sila-sila dalam pancasila dalam perkembangan ilmu pengetahuan.

Pancasila lahir dari hasil kebudayaan Indonesia yang bersuku-suku. Pemikiran-pemikiran yang melandasi dan terintegrasi menjadi filsafat Pancasila adalah pemikiran yang bersumber dari agama, pemikiran kosmologis, ontologis, dan antropologis yang berasal dari sub kebudayaan Indonesia, pemikiran yang berasal dari ilmu pengetahuan filssafat barat sebagai hasil pendidikan yang dualistis, pengalaman hidup dan refleksi atas penderitaan rakyat yang dilakukan oleh para perintis dan pejuang kemerdekaan, refleksi kritis, dialogis, futurologis yang dilakukan oleh para pengada Indonesia. Filsafat Pancasila dalam perkembangan ilmu pengetahuan diharapakan dapat memecahkan permasalahan dalam kehidupannya. Pancasila sebagai ilmu pengetahuan harus dikembangkan demi ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan juga harus dapat menjawab berbagai persoalan hidup. Pancasila yang terdiri dari lima sila, merupakan bentuk akumulasi proses pemecahan masalah kehidupan bangsa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari, berbangsa dan bernegara.

Pancasila sebagai filsafat ilmu harus mengandung nilai ganda, yaitu:

1. Harus memberikan landasan teoritik (dan normatif) bagi penguasaan dan pengembangan iptek dan menetapkan tujuannya

2. Memiliki nilai instrinsik tujuan iptek yang senantiasa dilandasi oleh nilai mental kepribadian dan moral manusia. Nilai-nilai kualitatif dan normatif secara kategoris harus terkandung dalam ajaran filsafat. Kualitas dan identitas nilai mental dan kepribadian manusia senantiasa berhubungan dengan nilai filsafat dan atau agama.

Kedudukan filsafat ilmu harus beerasaskan kerokhanian dari sistem keilmuan dan pengembangannya. Fungsi mental dan moral kepribadian manusia dalam implemantasi iptek merupakan kriteria yang signifikan suatu keilmuan. Keilmuan harus berorientasi praktis untu kepentingan bangsa.

Implikasi sila-sila dalam Pengembangan IPTEK
a. Sila ke-1, Ketuhanan Yang Maha Esa, Implikasi sila 1 dalam pengembangan
ilmu pengetahuan, setiap manusia memiliki potensi untuk sampai pada kesadaran bahwa terdapat kekuatan, dengan segala kemahaan, yang mencipta dan menguasai jagad raya.

b. Sila Ke-2, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, kesadaran sikap dan perbuatan manusia yang didasarkan kepada potensi budi murni manusia dalam hubungan dengan norma-norma dan kebudayaan umum baik terhadap diri pribadi, sesama manusia maupun terhadap alam dan hewan. Implikasi Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab dalam
pengembangan ilmu pengetahuan adalah memberi arah dan mengendalikan ilmu pengetahuan. Ilmu dikembalikan pada fungsinya semula, yaitu untuk kemanusiaan, tidak hanya untuk kelompok, lapisan tertentu.

c. Sila Ke-3, Persatuan Indonesia, implikasi dalam pengembangan ilmu pengetahuan adalah Sila
persatuan Indonesia, memberikan kesadaran kepada bangsa Indonesia bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia akibat dari sumbangan iptek, dengan iptek persatuan dan kesatuan bangsa dapat terwujud dan terpelihara, persaudaraan dan pesahabatan antar daerah di berbagai daerah terjalin karena tidak lepas dari faktor kemajuan iptek.

d. Sila Ke-4, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan, implikasi dalam pengembangan pengetahuan adalah Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksaan dalam permusyawaratan perwakilan, mendasari pengembangan Iptek secara demokratis.

5. Sila Ke-5, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, Implikasi sila ke 5 dalam pengembangan ilmu pengetahuan adalah pengembangan iptek haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri, manusia dengan Tuhannya, manusia dengan manusia lain, manusia dengan msyarakat bangsa dan negara serta manusia dengan alam lingkungannya.

Teknik Informatika B-2022 -> Forum Analisis Soal-1

by DINI CANIKA SUMARA -
Nama : Dini Canika Sumara
NPM : 2215061026
Kelas : PSTI B

Analisis Soal 1

1.) Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang Anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs?
Jawaban:
Menurut analisis saya terhadap berita tersebut, kini penyebaran berita bohong atau hoaxs tengah menjadi persoalan yang cukup serius di indonesia. Sebab, orang berpendidikan sekali pun dapat menyebarkan hoaxs. Informasi yang bersifat hoaxs menyebar dengan cepat baik melalui media sosial maupun grup di aplikasi chatting. Banyak orang mudah percaya hoaxs jika informasinya sesuai dengan opini atau sikap yang dimiliki. Hoaxs ini tentunya akan berdampak buruk karena dapat menimbulkan perpecahan individu atau antar kelompok. Hal ini terjadi karena kesalahan informasi yang didapat dan tidak mencari sumber informasi yang lebih kredibel. Untuk itu kita perlu mengatasi dampak negatif penyebaran hoaxs adalah dengan cara sebagai berikut:
a. Hindari judul berita yang provokatif, umumnya berita hoaxs yang tersebar melalui media massa memiliki judul yang sangat mengundang perhatian banyak orang. Judul pada berita tersebut terlihat sensasional dan provokatif yang langsung menyudutkan pihak tertentu. Hal tersebut merupakan langkah awal yang harus diperhatikan dalam membaca judul berita.
b. Periksa sumber berita, cara lain untuk mengatasi berita hoaxs adalah dengena memeriksa sumber berita yang aktual dan faktual. Jika sumber yang dibaca berasal dari situs web tidak resmi maka jangan langsung percaya berita tersebut.
c. Berpikir logis dan kritis, dalam membaca sebuah informasi, tentunya harus berpikir secara logis dan kritis agar informasi tidak diterima secara mentah.
d. Membaca keseluruhan berita, dalam membaca informasi harus membacanya secara keseluruhan dari awal hingga selesai agar tidak terjadi kesalahpahaman.

2.) Bagaimanakah pengaruh pengembangan IPTEK yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan solusi apa yang Anda sampaikan bagi pengembangan IPTEK yang lebih baik?
Jawaban:
Berkembangnya IPTEK yang semakin maju, memiliki begitu bnayak dampak negatif bagi masyarakat. Namun, nyatanya terdapat pula pengembangan negatif yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Contohnya adalah media sosial yang di dalamnya terdapat banyak dampak negatif seperti berita hoaxs. Perkembangan IPTEK yang tidak sesuai dengan nilai-nilai pancasila ini nantinya akan memberi pengaruh buruk terhadap masyarakat dan menimbulkan dampak negatif seperti dekandensi moral dan lunturnya nilai-nilai luhur bangsa Indonesia. Kelima sila pancasila merupakan pedoman dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan pancasila juga berperan penting sebagai rambu normatif bagi pengembangan IPTEK di Indonesia. Untuk itu, solusi agar pengembagan IPTEK lebih baik adalah dengan kita sebagai manusia yang mengikuti perkembangan zaman harus bijak dalam menggunakan media sosial karena jika salah bertindak di sosial media akan berdampak negatif bagi diri kita maupun orang lain.

3.) Sikap Konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimanakah solusi menurut program studi/jurusan yang Anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?
Jawaban:
Perkembangan media massa yang terjadi akhir-akhir ini merupakan salah satu bentuk kemajuan dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi. Tanpa sadar media massa telah membawa masyarakat merubah kebiasaan baru yang sangat beragam, seperti budaya konsumerisme. Budaya tersebut berbahaya bagi kaum remaja karena dapat merubah gaya hidup serba instant dan dapat membentuk sikap hidup boros. Solusi menurut program studi yang saya ambil yaitu teknik informatika adalah dengan membuat platform untuk mengkampanyekan budaya Indonesia sehingga diharapkan masyarakat lebih mencintai dan menggunakan produk dalam negeri ketimbang produk asing. Selain itu menggunakan platform tersebut untuk mengkapmanyekan tentang dampak negatif dari perilaku konsumerisme yang dikemas secara menarik sehingga nantinya akan lebih mudah diterima oleh masyarakat.

Teknik Informatika B-2022 -> Forum Analisis Video-1

by DINI CANIKA SUMARA -
Nama : Dini Canika Sumara
NPM : 2215061026
Kelas : PSTI B

Analisis Video 1

Permasalahan timbul dari keresahan warga terhadap enam pabrik tekstil yang membuang limbahnya langsung ke sungai tanpa diolah terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan keenam pabrik tersebut tidak memiliki alat pengolah limbah. Berdasarkan analisis tidak seharusnya pabrik membuang limbah ke sungai, limbah yang meresahkan warga Pekalongan ini merupakan jenis limbah industri organik yang bau. Jika limbah industri tersebut dibuang ke saluran air atau sungai, akan menimbulkan pencemaran air dan merusak atau memusnahkan organisme di dalam ekosistem tersebut. Selain itu, akan berbahaya juga bagi manusia apabila air sungai yang terkontaminasi limbah dikonsumsi oleh manusia, gejala-gejala kesehatan yang berbahaya bisa timbul. Pencemaran yang terjadi di lingkungan yang diakibatkan oleh limbah pabrik akan menjadi persoalan yang serius apabila tidak mendapatkan perhatian dengan baik. Pencemaran limbah pabrik akan menyebabkan dampak-dampak negatif yang sangat merugikan lingkungan dan juga makhluk hidup. Dengan demikian perlu diadakan upaya-upaya agar dapat mengatasi pencemaran yang terjadi seperti sebagai berikut:
1.) Mengupayakan pengelolahan limbah sebaik mungkin. Limbah yang dihasilkan dari proses produksi pabrik merupakan limbah yang berbahaya karena sebagain pabrik menggunakan bahan- bahan kimia dalam operasional produksi pabrik mereka. Maka dari itulah harus diupayakan langkah-langkah untuk membuat limbah menjadi ramah lingkungan dan tidak mengandung zat-zat yang berbahaya. Setelah limbah-limbah yang dihasilkan ini menjadi ramah lingkungan, maka membuangnya langsung ke lingkungan tidak akan menyebabkan pencemaran. Apabila pihak pabrik kurang wawasan mengenai cara pengelolaan limbah, maka dapat dilakukan sosialisasi dari pemerintah terkait pengelolaan limbah industri yang baik dan benar dan nantinya pihak pabrik dapat menentukan cara terbaik untuk mengelola limbah tersebut.

2.) Tidak membuang limbah cair langsung ke sumber air. Limbah cair yang langsung berasal dari pabrik, tanpa diolah biasanya akan menyebabkan lingkungan menjadi tercemar. Hal ini karena belum adanya pemisahan antara zat yang berbahaya maupun tidak. Apabila limbah segar seperti ini langsung di buang ke sungai maupun laut maka akan menyebabkan ekosistem laut dan ekosistem sungai menjadi rusak dan tercemar. Hal ini pasti akan berdampak pada matinya banyak makhluk hidup yang menghuni sumber air tersebut.

Teknik Informatika B-2022 -> Forum Analisis Video

by DINI CANIKA SUMARA -
NAMA : DINI CANIKA SUMARA
NPM : 2215061026
KELAS : PSTI B

ANALISIS VIDEO

Pancasila Sebagai Dasar Pengembangan IPTEK

IPTEK merupakan hasil karya manusia yang mana karya tersebut digunakan untuk membantu keperluan manusia dalam menghadapi kehidupan. IPTEK dapat digunakan untuk kepentingan positif dan negatif. Pancasila dan IPTEK memiliki kesinambungan yang mana nilai-nilai yang terkandung dalam pencasila merupakan dasar untuk perkembangan ilmu dan teknologi. Sila-sila pancasila menjadi sistem etika dalam pengembangan IPTEK.
1. Sila pertama, Ketuhanan yang Maha Esa. Mengimplemetasikan ilmu pengetahuan mencipta, keseimbangan antara rasional dan irasional, antara akal dan kehendak.
2. Sila kedua, Kemanussiaan yang Adil dan Beradab. Memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan IPTEK harus bersikap beradab karena IPTEK sebagai hasil budaya manusia yang beradab dan berakal.
3. Sila ketiga, Persatuan Indonesia. Mengimplementasikan universalitas dan internasionalisme dalam sila-sila yang lain.
4. Sila keempat, Krrakyakatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan. Mendasari pengembangan IPTEK secara demokratis, artinya setiap ilmuan harus memiliki kebebasan untuk mengembangkan IPTEK juga menghormati kebebasan orang lain dan juga memiliki sikap yang terbuka untuk dikritik dikaji ulang maupun dibandingkan dengan penemuan lainnya.
5. Sila kelima, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Mengimplementasikan pengembangan IPTEK haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusian yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri maupun dengan Tuhannya, manusia dengan manusia, manusia dengan masyarakat bangsa dan negara, serta manusia dengan alam lingkungannya.

Pentingnya Pancasila sebagai dasar pengembangan IPTEK adalah untuk memperlihatkan peran Pancasila sebagai rambu-rambu normatif bagi pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia. Selain itu, pengembangan ilmu dan teknologi di Indonesia harus berakar pada budaya bangsa Indonesia itu sendiri dan melibatkan partisipasi masyarakat luas. Oleh karena itu, kemajuan dan perkembangan IPTEK sangat diperlukan dalam upaya mempertahankan segala kekayaan yang dimiliki oleh Indonesia serta menjawab segala tantangan zaman. Maka dari itu, IPTEK dan Pancasila antara satu dengan yang lain memiliki hubungan yang kohesif. IPTEK diperlukan dalam pengamalan Pancasila, sila ketiga dalam menjaga persatuan Indonesia. Di lain sisi, kita juga harus tetap menggunakan dasar-dasar nilai Pancasila sebagai pedoman dalam mengembangkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi agar kita dapat tidak terjebak dan tepat sasaran mencapai tujuan bangsa.

Teknik Informatika B-2022 -> Forum Analisis Jurnal

by DINI CANIKA SUMARA -
Nama: Dini Canika Sumara
NPM : 2215061026
Kelas : PSTI B
Mata Kuliah : Pendidikan Pancasila


Analisis Jurnal

Mata Kuliah Pendidikan Pancasila merupakan pelajaran yang memberikan pedoman kepada setiap insan untuk mengkaji, menganalisis, dan memecahkan masalah-masalah pembangunan bangsa dan Negara dalam perspektif nilai-nilai dasar Pancasila sebagai ideology dan dasar Negara Republik Indonesia. Dengan penyelenggaraan Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi, diharapkan dapat tercipta wahana pembelajaran bagi para mahasiswa untuk secara akademik mengkaji, menganalisis, dan memecahkan masalah-masalah pembangunan bangsa dan negara dalam perspektif nilai-nilai dasar Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara Republik Indonesia. Secara spesifik tujuan penyelenggaraan Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi adalah untuk :
1. Memperkuat Pancasila sebagai dasar falsafah negara dan ideologi bangsa melalui revitalisasi nilai-nilai dasar Pancasila sebagai norma dasar kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

2. Memberikan pemahaman dan penghayatan atas jiwa dan nilai-nilai dasar Pancasila kepada mahasiswa sebagai warga negara Republik Indonesia, serta membimbing untuk dapat menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Mempersiapkan mahasiswa agar mampu menganalisis dan mencari solusi terhadap berbagai persoalan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara melalui sistem pemikiran yang berdasarkan nilai-nilai Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945.

3. Membentuk sikap mental mahasiswa yang mampu mengapresiasi nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, kecintaan pada tanah air dan kesatuan bangsa, serta penguatan masyarakat madani yang demokratis, berkeadilan, dan bermartabat berlandaskan Pancasila, untuk mampu berinteraksi dengan dinamika internal dan eksternal masyarakat bangsa Indonesia.

Pentingnya Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu bagi mahasiswa adalah untuk memperlihatkan peran Pancasila sebagai rambu-rambu normatif bagi pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia. Selain itu, pengembangan ilmu dan teknologi di Indonesia harus berakar pada budaya bangsa Indonesia itu sendiri dan melibatkan partisipasi masyarakat luas. Oleh karena itu, kemajuan dan perkembangan IPTEK sangat diperlukan dalam upaya mempertahankan segala kekayaan yang dimiliki oleh Indonesia serta menjawab segala tantangan zaman. Dengan penguasaan IPTEK kita dapat tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia sesuai dengan sila ketiga yang berbunyi Persatuan Indonesia. Maka dari itu, IPTEK dan Pancasila antara satu dengan yang lain memiliki hubungan yang kohesif. IPTEK diperlukan dalam pengamalan Pancasila, sila ketiga dalam menjaga persatuan Indonesia. Di lain sisi, kita juga harus tetap menggunakan dasar-dasar nilai Pancasila sebagai pedoman dalam mengembangkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi agar kita dapat tidak terjebak dan tepat sasaran mencapai tujuan bangsa.