Posts made by Syefara Raissa Ramadhan

Teknik Informatika D -> Forum Analisis Jurnal

by Syefara Raissa Ramadhan -
Nama : Syefara Raissa Ramadhan
NPM: 2215061012

Pancasila merupakan falsafah dan pedoman hidup bangsa indonesia
dari hasil pemikiran yang mendalam yang dilakukan oleh anak
bangsa.
Pancasila adalah ideologi dasar bagi negara Indonesia. Namanya terdiri dari dua kata dari Sanskerta : panca berarti lima dan sila berarti prinsip atau asas. Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. Pancasila merupakan falsafah dan pedoman hidup bangsa indonesia dari hasil pemikiran yang mendalam yang dilakukan oleh anak bangsa. Dapat disimpulkan bahwa pancasila adalah pedoman atau aturan tentang tingkah laku yang penting
dan baik dan juga sebagai dasar falsafah negara indonesia yang lahir dari pemikiran mendalam yang dilakukan oleh anak bangsa dengan tujuan untuk dijadikan pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang kesatuan serta sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia. MenurutFriedrich Hegel bahwa hakekat filsafat ialah satu sinthese fikiran yang lahir dari pada antithese pikiran. Pancasila sebagai filsafat ilmu didalam mengadakan
pemikiran yang sedalam-dalamnya, tidak hanya bertujuan mencari kebenaran dan kebijaksanaan, tidak sekedar untuk memenuhi hasrat ingin
tahu dari manusia yang tidak habis-habisnya, tetapi juga dan terutama hasil pemikiran yang berwujud filsafat pancasila tersebut dipergunakan sebagai pedoman hidup sehari-hari (pandangan hidup, filsafat hidup, way of life, dan sebagainya) dan juga sebagai pedoman pengembangan ilmu pengetahuan agar hidunya dapat mencapai kebahagiaan lahir dan batin sila-sila dalam Pengembangan IPTEK

1. Ketuhanan yang maha esa
Implikasi sila 1 Ketuhanan Yang Maha Esa dalam pengembangan ilmu ppengatahuan. Karena dalam pengembangan nya tak lupu dari hal- hal religi serta potensi untuk sampai pada kesadaran bahwa terdapat kekuatan, dengan segala kemahaan, sang pencipta

2.Kemanusiaan yang adil dan beradab
Sila kemanusiaan yang adil dan beradab juga memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan ilmu pengetahuan haruslah secara beradab.

3.Persatuan Indonesia
Sila persatuan Indonesia memiliki kesadaran kepada bangsa Indonesia bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia.

4.Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Dalam sila ini perlu adanya musyawarah dalah menemukan hasil dari Iptek itu sendiri dan perlu pemimpin yang dapat memimpin dalam proyek pembangunan.

5.. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, memiliki artian pengembangan iptek haruslah menjaga keadilan dalam kehidupan bermasyarakat dan tidak saling membedakan

Teknik Informatika D -> Forum Analisis Soal-2

by Syefara Raissa Ramadhan -
Nama: Syefara Raissa Ramadhan
Npm : 2215061012

Pancasila sebagai sistem nilai akan tetap berfungsi sebagai paradigma ilmu pengetahuan, jika akademisi dan praktisi, warga negara dan penyelenggara negara,
telah meyakini kebenaran nilai-nilai pancasila dan menjadikannya sebagai acuan dalam mengamalkan ilmu dan beramal dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa
dan kenegaraan. Peran Pancasila sebagai paradigma disiplin terkandung dalam sila kelima. Dalam isi sila tersebut dapat diartikan bahwa seluruh rakyat Indonesia mempunyai hak dan kewajiban yang sama dalam menuntut dan menerima pendidikan. Yang menyebabkan kondisi disiplin ilmu di Indonesia semakin meningkat di masa mendatang. Berikut adalah nilai-nilai dari masing-masing sila Pancasila yang mengandung dasar pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi

1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa
Sila ini menekankan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dimaknai sebagai bentuk rasa syukur atas karunia akal oleh Yang Maha Kuasa. Agar dalam proses pengembangan iptek tidak dilakukan untuk mencederai akidah umat beragama

2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
Sila ini menekankan bahwa pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi harus dilakukan dengan cara-cara yang manusiawi dan tidak merugikan manusia perseorangan atau umat manusia sekarang dan yang akan datang sehingga dapa mensejahterakan manusia.

3. Sila Persatuan Indonesia
Sila ini mengingatkan bahwa pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi ditujukan untuk seluruh tanah air dan bangsa secara merata. Selain itu, sila ini juga memberikan kesadaran bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia dapat meningkat seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
4. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh kebijaksanaan kepiawaian dalam permusyawaratan perwakilan
Sila ini merupakan tekanan untuk membuka kesempatan yang sama bagi semua warga negara untuk dapat mengembangkan iptek dan merasakan hasilnya sesuai dengan kemampuan dan kebutuhannya sehingga tidak terjadi monopoli iptek.
5. Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Sila ini menekankan bahwa pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi harus berlandaskan pada keseimbangan dan keadilan dalam kehidupan manusia

2. Yang dimaksud dengan pemimpin yang berjiwa Pancasila adalah pemimpin yang benar-benar memahami hakekat Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia. Sehingga dengan demikian segala kebijakan yang diambilnya akan berpedoman pada ideologi bangsa. Pemimpin harus memiliki lima sifat sebagaimana terkandung dalam lima sila yang terkandung dalam Pancasila.
Beriman, menjunjung tinggi hak asasi manusia, memiliki rasa nasionalisme, mendengarkan rakyat, dan adil adalah 5 ciri pemimpin yang dibutuhkan oleh bangsa Indonesia. Dengan karakter yang berlandaskan Pancasila sebagai ideologi negara, diharapkan para pemimpin mampu memimpin Indonesia ke arah yang lebih baik lagi, yaitu untuk kesejahteraan dan kemakmuran yang dicita-citakan oleh seluruh rakyat Indonesia.

Teknik Informatika D -> Forum Analisis Soal-1

by Syefara Raissa Ramadhan -
Nama : Syefara Raissa Ramadhan
Npm : 2215061012

1. Tanggapan saya terhadap berita hoax yang sering terjadi di masyarakat adalah bahwasanya berita hoax ini disebarkan oleh orang-orang hanya karena mereka suka akan berita tersebut. Karena, apabila mereka telah suka dengan berita tersebut walaupun berita hoax yang di sebarkan masih menurut mereka benar, maka mereka akan tetap percaya dengan berita hoax tersebut. Hal tersebut hanya karena berita yang mereka dapatkan menarik dan mereka sukai. Dampak negatif yang ditimbulkan dari adanya berita hoax, pastinya sangat merugikan bagi beberapa pihak. Oleh karena itu, setiap orang harus bisa mengantisipasi penyebaran berita hoax. Lalu, salah satu cara untuk dapat mengantisipasi berita hoax, menurut saya adalah dengan nya membaca dan mencari secara matang akan berita yang diterima, apakah sudah sesuai dengan fakta yang ada atau belum. Juga, memperhatikan sumber berita, yang terpercaya. Atau statement langsung dari seseorang. Intinya, lebih menyaring segala bentuk informasi yang di dapatkan.

2. Iptek saat ini sangat penting dalam perkembangan hidup manusia. IPTEK memiliki dampak hampir di semua aspek kehidupan. Namun, pada saat ini banyak pengaruh dari iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila sehingga menyebabkan masalah baru dalam hidup bermasyarakat. Salah satu nya adalah dalam perkembangan iptek saat ini terdapat masalah terkait penyebaran berita hoax di media sosial. Hoax bukan hanya telah melanggar nilai-nilai Pancasila namun juga dapat mengakibatkan kerukunan dalam bermasyarakat dapat terancam. Solusinya adalah dengan mencari fakta dahulu sebelum menerima berita yang diterima. Saat kita bersuluncur di internet jangan lupa untuk mencari lagi kebenaran dari berita-berita yang di tampilkan. Selain itu, kita sebagai manusia yang berpendidikan harus bisa menggunakan perkembangan ilmu pengetahuan dengan sebaik dan sebijak mungkin, jangan sampai merugikan orang lain.

3. Solusi untuk sikap konsumerisme di Indonesia yang di peralat bagi pasar negara lain, adalah dengan mengembangkan produk teknologi itu sendiri. Saya, mahasiswa Teknik Informatika yang di masa depan ingin bekerja pada bidang teknologi tentunya ingin membuat produk teknologi di negara sendiri dan untuk negara sendiri. Melihat tingginya sikap konsumerisme pada masyarakat Indonesia. Namun, hal ini tentu tidak mudah untuk direalisasikan. Selain keinginan dari dalam, kami generasi muda juga butuh dukungan dari luar, mulai dari pemerintah, juga masyarakat sekitar. Karena, majunya suatu negara tidak disebabkan oleh satu atau dua orang saja, tapi seluruh warga negaranya.