Kiriman dibuat oleh LATIFA NURMALA 2213053166

Nama : Latifa Nurmala
Npm : 2213053166
Kelas : 3G

Analisis Jurnal 2

1. Identitas Jurnal
Judul : Pengaruh pengetahuan moral Terhadap perilaku moral Pada siswa SMP Negeri Kota Pekanbaru berdasarkan pendidikan orang tua
Penulis : Ilham Hadi
Tahun : 2017
Nomor :1
Volume : 2
Halaman : 30-44
Nama Jurnal : Jurnal Moral Kemasyarakatan
Kata Kunci : Pengetahuan Moral, Perilaku Moral, Pendidikan Orang Tua

2. Hasil Analisis
Kualitas moral di kalangan peserta didik memiliki banyak faktor yang mempengaruhinya. Salah satu faktor tersebut adalah keteladanan dari guru, orang tua dan masyarakat.
Tujuan pendidikan karakter memiliki 6 pengetahuan moral yaitu:
Kesadaran moral (moral awareness)
Mengetahui nilai-nilai moral (moral values)
Pengambilan perspektif
Penalaran moral (moral reasoning)
Membuat keputusan (decision making)
Memahami diri sendiri (self Knowledge)
Jika seseorang memiliki kualitas moral intelektual dan emosional yang baik, mereka memiliki kemungkinan melakukan tindakan yang menurut pengetahuan dan perasaan mereka adalah tindakan yang benar. Untuk memahami sepenuhnya apa yang menggerakkan seseorang sehingga mampu melakukan tindakan bermoral atau justru menghalangi kita perlu melihat lebih jauh dalam tiga aspek karakter lainnya yakni: kompetensi, kemauan, dan kebiasaan.
Aspek-aspek tersebut dapat berkembang apabila ada pemahaman dan wawasan keagamaan dan budaya yang diperoleh dari proses alih.
Penelitian yang dilakukan pada SMP Negeri Kota Pekanbaru menunjukkan bahwa pengetahuan moral mempengaruhi perilaku moral berdasarkan pendidikan orang tua. Hal ini mendukung bahwa pendidikan orang tua berpengaruh baik terhadap pengetahuan moral dan mempengaruhi perilaku moralnya.
Nama : Latifa Nurmala
Npm : 2213053166
Kelas : 3G

Analisis Jurnal 1

1. Identitas Jurnal
Judul : Menangkal Degradasi Moral Di Era Digital Bagi Kalangan Millenial
Penulis : Ahmad Yani Nasution, Moh Jazuli
Tahun : 2020
Nomor : 1
Volume : 3
Nama Jurnal : Jurnal Pengabdian Dharma Laksana Mengabdi Untuk Negeri
Kata Kunci : Degradasi Moral, Era Digital Dan Millenial

2. Hasil Analisis
Adanya fenomena degradasi moral di era digital pada kalangan milenial. Degradasi berarti kemunduran, kemerosotan atau penurunan dari suatu hal. Sedangkan moral adalah akhlak atau budi pekerti. Banyak diantara kalangan millennial yang telah menunjukkan degradasi moral seperti minimnya sopan santun (cara berbicara dan berpakaian), kenakalan remaja (sex bebas dan konsumsi obat-obat terlarang), jauh dari nilai-nilai agama. Untuk itu, solusi yang dapat dipilih untuk menangani adanya fenomena degradasi moral di era digital pada kalangan millennial ialah dengan memberikan wawasan keagamaan, meningkatkan keimanan dan ibadah, serta memberikan pemahaman bagaimana cara bermedia sosial yang baik.
Nama : Latifa Nurmala
Npm : 2213053166
Kelas : 3G

Analisis video 6 “Drama Penerapan Nilai Moral Pancasila Di Lingkungan Keluarga”

Berdasarkan video tersebut dapat dianalisis bahwasanya setiap anggota keluarga mempunyai kepribadian yang berbeda. Seperti pada video tersebut ibu lala memiliki dua orang putri dengan kepribadian berbeda. Caca namanya, memiliki sifat baik hati dan sopan sedangkan santi memiliki sifat sombong dan egois.
Permasalahan muncul saat santi tidak mau mengantar ibunya ke pasar dan pulang dalam keadaan mabuk. Sedangkan caca menunjukkan sifat kesopanan dan kepatuhan dengan mengajak ibunya ke pasar dan berusaha meyakinkan kakaknya. Hal tersebut menunjukkan bahwa sikap santi sangat tidak sesuai dengan nilai moral pancasila dan kita tidak boleh meniru sikap santi karena akan semakin merusak moral kita.
Nama : Latifa Nurmala
Npm : 2213053166
Kelas : 3G

Analisis video 5 “Pentingnya Nilai Moral Pancasila dalam Lingkungan kampus”

Berdasarkan video tersebut dapat dianalisis bahwasanya pendidikan pancasila memiliki peran yang snagat penting dalam membangun jiwa nasionalis dan bermoral. Melalui pendidikan diharapkan mahasiswa dapat menerapkan nilai-nilai pancasila dan menyerap nilai-nilai moral pancasila. Masih banyak masalah moral yang ada di lingkungan kampus, seperti:
1. Vandalisme dan kekerasan
2. Mencuri
3. Mencontek
4. Tidak terhormat Pada pejabat publik
5. Kekejaman terhadap sesama teman seusianya atau bullying
6. Menyerang keyakinan
7. Bicara kasar
8. Pemerkosaan dan pelecehan seksual
9. Bertambahnya orientasi pada diri sendiri dan menurunkan tanggung jawab sebagai warga negara.
10. Perilaku merusak diri seperti narkoba.

Berdasarkan hal tersebut maka pentingnya menanamkan nilai pancasila untuk memperbaiki perilaku mahasiswa yang lebih baik secara moral dan berpartisipasi aktif dalam membangun masyarakat.
Nama : Latifa Nurmala
Npm : 2213053166
Kelas : 3G

Analisis video 4 “Bagaimana Cara Menjadi Anak yang Baik"

Berdasarkan video tersebut dapat dianalisis bahwasanya pendidikan indonesia yang perlu di kritisi adalah pendidikan moral. Karena dapat kita lihat bahwa moral bangsa semakin menurun dan semakin rusak. Banyak pendidikan moral yang salah sasaran. Seperti pada zaman PMP (Pendidikan Moral Pancasila) diubah menjadi PPKN (Pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan) dan sekarang diubah lagi menjadi PKN (Pendidikan Kewarganegaraan). Karena nilai moral ini terus beradaptasi pada perkembangan zaman. Terdapat kriteria anak baik bahwasanya harus menyebrangkan nenek nenek karena terdapat teori di buku-buku yang berkaitan dengan nilai moral Pancasila. Tetapi, itu bukanlah menjadi patokan dibilangnya anak baik. Pendidikan moral akan berhasil apabila guru memberi stimulus agar siswa memberi respons sesuai dengan keinginan para pendidik.