Posts made by LATIFA NURMALA 2213053166

Nama : Latifa Nurmala
Npm : 2213053166

Analisis soal 2

1. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?
Jawab : Pengertian Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu dapat mengacu pada bebarapa jenis pemahaman. Salah satunya adalah bahwa setiap ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
A. Nilai Ketuhanan Sebagai Dasar Pengembangan Ilmu. Pancasila sebagai dasar pengembangan ilmu dalam mengamalkan komitmen etis ketuhanan ini, Pancasila harus didudukan secara proporsional, bahwa ia bukanlah agama yang berpretensi mengatur sister keyakinan, sistem peribadatan, sistem norma dan identitas keagamaan dalam ranah privat dan ranah komunitas agama masing-masing.
B. Nilai Kemanusiaan Sebagai Dasar Pengembangan Ilmu :
- Memberi arah dan mengendalikan ilmu pengetahuan, ilmu dikembalikan pada fungsinya semula yaitu kemanusiaan, tidak hanya untuk kelompok atau lapisan tertentu.
- Memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan iptek haruslah secara beradab, membangan iptek harus berdasarkan kepada usaha-usaha yaitu untuk mencapai kesejateraan umat manusia.
- Ilmu pengetahuan dan teknologi harus diabadikan untuk peningkatan harkat dan martabat manusia, bukan menjadikan manusia sebagai makhluk yang angkuh dan sombong akibat memiliki ilmu pengetahuan.
C. Nilai Persatuan Sebagai Dasar Pengembangan Ilmu. Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mewujudkan negara persatuan itu diperkuat dengan budaya gotong royong dalam kehidupan masyarakat sipil dan politik dengan terus mengembangkan pendidikan kewargaan dengan dilandasi prinsip-prinsip kehidupan publik yang lebih partisipatif dan non-diskriminatif.
D. Nilai Kerakyatan Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Ilmu. Nilai kerakyatan mendasari pengembangan ilmu pengetahuan dan secara demokratis, yang artinya setiap masyarakat haruslah memiliki kebebasan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan tetapi juga harus saling menghormati dan menghargai kebebasan orang lain. Ilmu pengetahuan yang telah teruji kebenarannya harus dapat dipersembahkan untuk kepentingan masyarakat.
E. Nilai Keadilan Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Ilmu. Berdasarkan nilai keadilan, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi harus menjadi keseimbangan dan keadilan dalam kehidupan manusia, yaitu keseimbangan dan keadalian dalam hubungan antara manusia dengan sesamanya, manusia dengan penciptanya, dan manusia dengan lingkungan di mana meraka berada.

2. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?
Jawab : Harapan saya mengenai model pimpinan yang pancasialis di Indonesia adalah Beriman, menjunjung tinggi HAM, memiliki rasa nasionalisme, mendengarkan rakyat, serta adil merupakan 5 karakteristik pemimpin yang dibutuhkan oleh Bangsa Indonesia. Dengan karakter yang berlandaskan Pancasila sebagai ideologi Negara , diharapkan pemimpin mampu membawa Indonesia ke arah yang lebih baik lagi , yaitu kepada kesejahteraan dan kemakmuran seperti yang dicita-citakan oleh seluruh rakyat Indonesia .
Nama : Latifa Nurmala
Npm : 2213053166

Analisis soal 1

1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs?
Jawab : Tanggapan saya terkait berita tersebut memang benar adanya bahwa saat ini banyak sekali orang bahkan orang terpelajar yang mudah termakan berita hoaxs. Mereka tidak bisa membedakan antara berita hoaxs dengan yang valid. Orang yang sudah termakan berita hoaxs yang dikemas dan disebar secara masif justru lebih dipercaya dibandingkan berita yang valid atau benar adanya. Dan yang dapat saya lakukan untuk mengantisipasi dampak penyebaran berita hoaxs adalah Pastikan sebelum menerima berita untuk dapat menyaringnya terlebih dahulu, jangan asal menerima berita tersebut secara mentah-mentah, dan yang terakhir adalah pastikan dulu kebenarannya.

2. Bagaimanakah pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan iptek yang lebih baik?
Jawab : Pengembangan Iptek yang tidak selaras dengan Pancasila dapat menimbulkan masalah baru. Contoh kasus adalah munculnya hate speech di media sosial yang tidak disikapi dengan bijak-rasional. Dan juga banyaknya berita hoaxs yang menyebar dimedia sosial. Lalu solusi apa yang dapat disampaikan bagi pengembangan iptek yang lebih baik adalah dengan memanfaatkan dan mengunakan sebaik-baiknya kemudahan-kemudahan yang tercipta berkat kemajuan perkembangan IPTEK agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi.

3. Sikap Konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?
Jawab : Solusi yang dapat saya ambil sesuai program studi saya yaitu PGSD adalah mengajarkan serta mengenalkan kepada peserta didik terkait produk atau budaya lokal. Cara ini juga dapat menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap produk-produk lokal nantinya, sehingga mereka tidak lagi terpengaruh oleh produk luar negeri. Selain itu, juga perlu mengajarkan kepada peserta didik bagaimana caranya membeli sesuatu itu sesuai dengan kebutuhan dan bukan keinginan.
Nama : Latifa Nurmala
Npm : 2213053166

Analisis Jurnal

1. Judul Jurnal : Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek

2. Penulis : Jurnal tersebut ditulis oleh Ika Setyorini

3. Korespodensi : Pada bagian ini terdapat nama penulis dan di lengkapi hanya 1 nama Email, nama lembaga pendidikan, dan progam studi penulis.
Ika Setyorini
Fakultas Syari'ah dan Hukum UNSIQ Jawa Tengah di Wonosobo
ikasetyorini@unsiq.ac.id

4. Abstrak : Pancasila sebagai idiologi negara merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya, agama Bangsa Indonesia. Sehingga nilai-nilai tadi akan mengakomodir seluruh aktifitas kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara. Demikian pula dalam aktifitas ilmiah. Dalam perkembangan Ilmu Pengetahuan Teknologi di Indonesia didasarkan kelima sila dalam Pancasila merupakan pegangan dan pedoman dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

5. Pendahuluan : Pancasila adalah dasar negara atau pokok kaidah negara yang fundamental yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, dan sekaligus cita hukum (rechtssidee) negara Indonesia karena bersumber pada pandangan dan falsafah hidup yang mendalam, dimana tersimpul ciri khas sifat, dan karakter luhur bangsa Indonesia. (Hernowo, 2006 : 3). Pancasila sudah disepakati bersama sebagai cara
pandang hidup bangsa Indonesia (the way of life) dan sekaligus sebagai dasar negara. Pancasila sebagai idiologi negara merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya dan agama dari bangsa Indonesia.

6. Pembahasan :
1. Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu :
Dalam pengertian Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu dapat disampaikan pemahaman, Pertama, bahwa setiap ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Kedua,bahwa setiap perkembangan iptek harus didasarkan dengan nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan. Ketiga, nailai- nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan iptek di Indonesia. Keempat, bahwa setiap pengembangan iptek harus berakar dari budaya dan idiologi bangsa Indonesia sendiri atau yang lebih dikenal indelegensasi ilmu.

2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Tekhologi :
Pancasila sebagai landasan etika pengembangan iptek dapat dirinci sebagai berikut (1) pengembangan iptek yang terlebih menyangkut manusia haruslah menghormati martabat manusia, (2) iptek seharusnya harus meningkatkan kwalitas hidup manusia, baik sekarang maupun masa yang akan datang, (3) pengembangan iptek hendaknya membantu pemekaran komunitas manusia, baik lokal, nasional , maupun global. (4) iptek harus terbuka untuk masyarakat dan memiliki dampak langsung dalam kondisi hidup masyarakat. (5) ipktek hendaknya membantu penciptaan masyarakat yang semakin lebih adil.

3. Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek :
Sumber historis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek di Indonesia dapat ditelusuri dalam Pembukaan UUD 1945. Pada alenia keempat Pembukaan UUD 1945. Sebagai sumber sosiologis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat ditemukan dalam sikap masyarakat yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan yang ada dibalik peistiwa yang terjadi dalam masyarakat. Misalnya dengan rencana dibangunnya pembangunan pusat tenaga nuklir disemenanjung muria beberapa tahun yang lalu. Hal ini akan dikaitkan dengan isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan. Sumber Politis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat dilihat dari berbagai kebijakan yang dilakukan oleh para penyelenggara negara.

7. Simpulan : Pentingnya Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi khususnya bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara diharapkan dapat menjadi dasar dan akar pada pengembangan keilmuan yang disesuaikan dengan nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, sehingga pengembangan iptek tadi tidak keluar dari nilai-nilai yang telah dimilliki bangsa Indonesia.
Nama : Latifa Nurmala
Npm : 2213053166

Analisis video :

PANCASILA DAN IPTEK

Iptek adalah hasil karya manusia. Karya tersebut pada dasarnya dipergunakan untuk membantu keperluan manusia dalam menghadapi kehidupannya. Iptek tersebut ada saja yang memanfaatkannya untuk kepentingan tertentu baik yang berdampak positif maupun negatif. Pada dasarnya Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.
Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila merupakan hal penting dalam perkembangan ilmu dan teknologi. perkembangan Iptek saat ini dan di masa yang akan datang itu sangat cepat.

Adapun sila-sila Pancasila yang menjadi sistem etika dalam pengembangan iptek :
1. Sila ketuhanan yang Maha Esa Mengkomplementasikan ilmu pengetahuan lmencipta, keseimbangan antara rasional dan irasional, antara akal dan kehendak. Berdasarkan sila ini iptek tidak hanya memikirkan yang ditemukan dibuktikan dan diciptakan tetapi juga dipertimbangkan maksud dan akibatnya apakah merugikan manusia di sekitarnya atau tidak pengolahan di imbangi dengan melestarikan.

2. Sila kemanusiaan yang adil dan beradab Memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan iptek harus bersikap beradab karena iptek adalah sebagai hasil budaya manusia yang beradab dan bermoral.

3. Sila persatuan Indonesia mengkomplementasikan universalitas dan internasionalisme (kemanusiaan) dalam sila-sila yang lain. Pengembangan iptek hendaknya dapat mengembangkan rasa nasionalisme, kebesaran bangsa serta keluhuran bangsa sebagai bagian umat manusia di dunia.

4. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Mendasari pengembangan iptek secara demokratis, artinya setiap ilmuwan harus memiliki kebebasan untuk mengembangkan iptek juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan juga memiliki sikap yang terbuka untuk dikritik dikaji ulang maupun di bandingkan dengan penemuan lainnya.

5. Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia mengkomplementasikan pengembangan iptek haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri maupun dengan Tuhannya, manusia dan manusia, manusia dalam masyarakat bangsa dan negara, serta manusia dengan alam lingkungannya.
Nama : Latifa Nurmala
Npm : 2213053166

Analisis Jurnal

1. Judul Jurnal : Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

2. Penulis : Jurnal tersebut ditulis oleh Mursyidah Dwi Hartati, Ponoharjo, Mohamad Khamim

3. Korespodensi : Pada bagian ini terdapat hanya terdapat 3 nama penulis dan di lengkapi hanya 1 nama Email, nama lembaga pendidikan, dan progam studi penulis.
1 Mursyidah Dwi Hartati
2 Ponoharjo
3 Mohamad Khamim

Email Penulis:
musyidahdh@gmail.com

FKIP - Universitas Pancasakti Tegal
Fakultas Hukum Universitas Pancasakti Tegal

Alamat korespondensi:
FKIP UPS Tegal, Jl. Halmahera Km 1.
Tegal. Kode pos 52122

Info Artikel
Sejarah Artikel:
Diterima Januari 2018
Disetujui Februari 2018
Dipublikasikan Mei 2018

4. Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mata kuliah pengembangan kepribadian Pancasila dalam menyikapi IPTEK. Mahasiswa sebagai generasi muda sebaiknya menjaga kepribadian bangsa dalam menghadapi tantangan perkembangan Iptek, dan berpegang teguh kepada Pancasila sebagai dasar negara sehingga perkembangan Iptek bisa membantu pembangunan Negara

5. Pendahuluan :
Di era globalisasi, banyak aspek-aspek yang mengalami perkembangan yang signifikan. Globalisasi berlangsung di semua bidang kehidupan seperti bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan keamanan dan lain- lain. Teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam globalisasi. Dewasa ini, perkembangan teknologi begitu cepat sehingga segala informasi dengan berbagai bentuk dan kepentingan dapat tersebar luas ke seluruh dunia. Kemajuan teknologi ini menyebabkan perubahan yang begitu besar pada kehidupan manusia dengan segala peradaban dan kebudayaannya. Perubahan ini juga memberikan dampak yang begitu besar tehadap dunia pendidikan. Khususnya masyarakat dengan budaya dan adat ketimuran seperti Indonesia. Saat ini, di Indonesia dapat kita saksikan begitu besar pengaruh kemajuan teknologi terhadap aspek-aspek pendidikan yang ada di masyarakat, baik masyarakat perkotaan maupun pedesaan (modernisasi). Pesatnya perkembangan teknologi informasi memudahkan masuknya berbagai macam pengaruh dari luar yang bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila. Jika hal tersebut dibiarkan akan menyebabkan nilai-nilai luhur pancasila dalam masyarakat terkikis bahkan habis tergilas budaya barat yang berkembang.

6. Pembahasan :
A. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi : Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) selalu menjadi bagian terpenting dalam mendorong perkembangan sebuah negara. Laju perkembangan iptek tersebut semakin hari semakin pesat perkembangannya disebabkan adanya tuntutan dan kebutuhan manusia yang juga semakin berkembang di berbagai bidang. Secara etimologi, istilah “ilmu” adalah sebagai arti dari kata science (bahasa Inggris), yang berarti pengetahuan. Kata ini berasal dari bahasa latin, scientia yang diturunkan dari kata scire yang berarti mengetahui (to know) dan belajar (to learn). Secara terminologi, pengertian ilmu sekurang-kurangnya mencakup tiga hal, yaitu pengetahuan, aktivitas, dan metode untuk mendapatkan pemahaman terhadap pengertian ilmu. Sementara itu, pengetahuan, menurut Jujun Surya Sumantri digolongkan menjadi tiga macam, yaitu etika (pengetahuan tentang baik dan buruk), estetika (pengetahuan tentang indah dan jelek), dan logika (pengetahuan tentang benar dan salah).

B. Jenis Penelitian : Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan analisis deskriptif verifikatif.

C. Waktu dan Tempat Penelitian : Penelitian ini dilakukan di Univeristas Pancasakti Tegal khususnya program studi matematika semester II. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun akademik 2016/2017.

D. Target/Subjek Penelitian : Populasi dalam penelitian ini berjumlah 103 orang. Tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah proporsional cluster random sampling, dalam hal ini tiap kelas diambil 70% sehingga jumlah mahasiswa yang dijadikan sampel dalam penelitian ini berjumlah 40 orang.

E. Prosedur : Penelitian ini dilakukan dengan membagikan kuesioner kepada mahasiswa. Kuesioner yang dibagikan telah terlebih dahulu dites validitas dan reliabilitas nya.

F. Data, Intrumen, dan Teknik Pengumpulan Data : Dalam penelitian ini data yang digunakan dikumpulkan dengan alat yaitu kuesioner. Dalam penelitian ini skala yang digunakan dalam menyusun daftar pertanyaan adalah skala likert.

G. Teknik Analisis Data : Analisa deskriptif dilakukan untuk menjelaskan tanggapan responden yang dikelompokkan dalam rentang skala.

7. Simpulan dan Saran :
Simpulan : Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara umum responden dalam penelitian ini mempunyai pengembangan kepribadian Pancasila yang baik. Hal tersebut dapat dilihat pada indikatornya hasil kuisioner dengan skor di atas 80. Menurut responden mahasiswa perlu Pancasakti Tegal Semester 2 Tahun 2016/2017.
Besarnya nilai koefisien determinasi atau R2 sebesar 0,282 atau 28,2 %. Dengan demikian dapat diartikan bahwa 28,2 % variabel menyikapi perkembangan Iptek pada penelitian ini dapat diterangkan oleh variabel mata kuliah pengembangan kepribadian Pancasila sedangkan sisanya yaitu 71,8 % (100% - 28,2%) dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian.

Saran : Mahasiswa sebagai generasi muda sebaiknya menjaga kepribadian menyeleksi dalam menghadapi tantangan perkembangan Iptek, serta bisa menyeleksi pengaruh buruk kebudayaan baru, sehingga budaya yang masuk tidak merugikan dan berdampak negatif kepada bangsa Indonesia dan harus tetap berpegang teguh kepada Pancasila sebagai dasar negara sehingga perkembangan Iptek bisa membantu pembangunan dan perkembangan Negara.