Nama : Latifa Nurmala
Npm : 2213053166
Kelas : 3G
Analisis Jurnal I
1. Identitas Jurnal
Nama Jurnal : Jurnal Humanika
Judul jurnal : PENDIDIKAN MORAL DI SEKOLAH
Penulis Jurnal : Rukiyati
Nomer : 1
Tahun terbit : September 2017
Kata Kunci: Tujuan pendidikan, nilai moral, sekolah, komprehensif
Korespondensi : rukiyati@uny.ac.id
2. Hasil Analisis
Menurut Bronfenbrenner (1979: 22) sekolah merupakan lingkungan mikrosistem. Sebagai sebuah mikrosistem, sekolah diperkirakan mempunyai pengaruh yang kuat yang dapat dilihat secara langsung dalam diri subjek didik. Oleh karenanya perlu dilakukan perencanaan terkait pendidikan moral di sekolah yang bersifat komprehensif, yang melibatkan berbagai komponen: pendidik, materi, metode, dan evaluasinya. Dengan mendesain pendidikan moral secara komprehensif, diharapkan hasilnya dapat optimal dalam pembentukan nilai moral peserta didik. Keluarga, sekolah, dan masyarakat memiliki tanggung jawab bersama dalam mendidik anak-anak muda agar menjadi individu yang bermoral baik dan cerdas secara intelektual. Tujuan utama pendidikan, seperti yang dinyatakan oleh Aristoteles, adalah menciptakan generasi muda yang unggul.
Dengan demikian, pendidikan moral di sekolah merupakan faktor kunci dalam mencapai tujuan ini dan harus diterapkan dengan serius dan komprehensif untuk menciptakan generasi muda yang berkualitas.
Npm : 2213053166
Kelas : 3G
Analisis Jurnal I
1. Identitas Jurnal
Nama Jurnal : Jurnal Humanika
Judul jurnal : PENDIDIKAN MORAL DI SEKOLAH
Penulis Jurnal : Rukiyati
Nomer : 1
Tahun terbit : September 2017
Kata Kunci: Tujuan pendidikan, nilai moral, sekolah, komprehensif
Korespondensi : rukiyati@uny.ac.id
2. Hasil Analisis
Menurut Bronfenbrenner (1979: 22) sekolah merupakan lingkungan mikrosistem. Sebagai sebuah mikrosistem, sekolah diperkirakan mempunyai pengaruh yang kuat yang dapat dilihat secara langsung dalam diri subjek didik. Oleh karenanya perlu dilakukan perencanaan terkait pendidikan moral di sekolah yang bersifat komprehensif, yang melibatkan berbagai komponen: pendidik, materi, metode, dan evaluasinya. Dengan mendesain pendidikan moral secara komprehensif, diharapkan hasilnya dapat optimal dalam pembentukan nilai moral peserta didik. Keluarga, sekolah, dan masyarakat memiliki tanggung jawab bersama dalam mendidik anak-anak muda agar menjadi individu yang bermoral baik dan cerdas secara intelektual. Tujuan utama pendidikan, seperti yang dinyatakan oleh Aristoteles, adalah menciptakan generasi muda yang unggul.
Dengan demikian, pendidikan moral di sekolah merupakan faktor kunci dalam mencapai tujuan ini dan harus diterapkan dengan serius dan komprehensif untuk menciptakan generasi muda yang berkualitas.