Kiriman dibuat oleh Septia Rosalia

Nama : Septia Rosalia
NPM : 2257051018
Kelas : D

Analisis yang saya dapatkan dari jurnal adalah hal yang menjadi fokus dari Pendidikan Kewarganegaraan (Civics) adalah mendidik generasi muda untuk menjadi warga negara Indonesia yang kritis, aktif, demokratis, dan beradab dengan pengertian mereka sadar akan hak dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, dan kesiapan mereka menjadi bagian warga dunia

Pendidikan Kewarganegaraan bertujuan untuk membangun karakter mahasiswa. Setelah mengikuti Pendidikan Kewarganegaraan dengan baik dan benar diharapkan mereka akan menjadi warga negara Indonesia yang memiliki kemampuan untuk melakukan perubahan di tengah masyarakat melakukan transfer of learning (proses pembelajaran), transfer of values (proses pengejawantahan nilai-nilai) dan transfer of principles (proses pengalihan prinsip-prinsip) demokrasi, HAM dan masyarakat madani dalam kehidupan nyata. Pendidikan Kewarganegaraan yang humanis-partisipatoris diharapkan mampu menjadi laboratorium bagi penyemaian prinsip prinsip demokrasi yang terintegrasikan dengan nilai-nilai keindonesiaan yang bersumber dari Pancasila sebagai dasar filosofis bangsa yang diharapkan dapat menjadi unsur utama pembentukan karakter nasional Indonesia.
Nama : Septia Rosalia
NPM : 2257051018
Kelas : D

Pendidikan kewarganegaraan yaitu usaha sadar menyiapkan peserta didik agar cinta, setia, berani berkorban membela bangsa dan negara. Selain itu melatih peserta didik berpikir kritis, analitis, demokratis berdasarkan Pancasila. Landasan ideal Pancasila sebagai dasar negara, Pancasila sebagai pandangan hidup, dan Pancasila sebagai ideologi negara.
Dinamika, esensi, dan urgensi pendidikan kewarganegaraan :
Pendidikan kewarganegaraan perlu mendorong warga negara agar mampu memanfaatkan pengaruh positif perkembangan iptek untuk membangun negara bangsa. Masa depan pendidikan kewarganegaraan sangat ditentukan oleh eksistensi konstitusi negara dan bangsa Indonesia. Sehingga warga negara sangat perlu mempelajari pendidikan kewarganegaraan karena jika masa depan bangsa dipegang oleh orang yang mempunyai ilmu pendidikan kewarganegaraan maka eksistensi konstitusi negara akan maju.