གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Septia Rosalia

NAMA : SEPTIA ROSALIA
NPM : 2257051018
KELAS : D
PRODI : S1 ILMU KOMPUTER

Berdasarkan video tersebut, analisis yang saya dapatkan adalah geopolitik adalah ilmu yang berkaitan dengan kebijakan negara yang terkait dengan masalah geografi dan wilayah suatu bangsa. Ada beberapa macam teori geopolitik, seperti teori yang dikemukakan oleh Frederich Ratzel, Rudolf Kjellen, Karl Haushofer, Halford Mackinder, Alfred Thayer Mahan, Guilio Douhet, William Mitchel, Saversky, dan JFC Fuller. Konsep geopolitik Indonesia, pada dasarnya mengedepankan kesatuan bangsa dalam suatu wilayah yang diatur berdasarkan Pancasila sebagai ideologi nasional. Prinsip geopolitik di Indonesia bukanlah tentang wilayah, melainkan membangun kesatuan bangsa dalam satu wilayah, dengan konsep wawasan Nusantara sebagai salah satu manifestasinya.

Wawasan Nusantara merupakan wawasan nasional yang bersumber dari Pancasila dan UUD negara Republik Indonesia, yang mengutamakan kesatuan bangsa dan keutuhan wilayah Indonesia. Ada beberapa cara pandang bangsa Indonesia dalam memandang kepulauan Nusantara, yaitu sebagai kesatuan politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan. Konsep negara kesatuan Republik Indonesia diatur dalam UUD Negara RI 1945, dengan cakupan kesatuan politik, hukum, sosial budaya, serta pertahanan dan keamanan.
 
Indonesia memiliki beberapa keunggulan, seperti jumlah dan potensi penduduk yang besar, keanekaragaman dalam berbagai aspek kehidupan sosial budaya, serta letak wilayah yang strategis.
NAMA : SEPTIA ROSALIA
NPM : 2257051018
KELAS : D
PRODI : S1 ILMU KOMPUTER


Analisis yang saya dapatkan pada artikel tersebut membahas tentang konflik komunal yang terjadi di wilayah perbatasan antara Indonesia dan Timor Leste pada Oktober 2013. Konflik tersebut dipicu oleh pembangunan jalan oleh pemerintah Timor Leste di dekat perbatasan, yang diklaim oleh warga Indonesia telah melanggar batas wilayah Indonesia dan melanggar perjanjian 2005 antara kedua negara. Pembangunan jalan merusak pilar perbatasan, pintu gerbang pos perbatasan Indonesia, dan makam warga negara Indonesia. Konflik meningkat menjadi bentrokan kekerasan antara penduduk Indonesia dan Timor Leste, yang melibatkan batu dan tongkat. Polisi juga berpartisipasi dalam bentrokan tersebut, dan beberapa orang terluka. Konflik berlangsung selama beberapa hari, dan kedua belah pihak tetap berjaga-jaga di perbatasan. Artikel tersebut menekankan bahwa konflik komunal semacam ini jarang terjadi di wilayah perbatasan Indonesia lainnya dan menyarankan agar analisis lebih lanjut tentang penyebab konflik ini diperlukan untuk mencegah insiden serupa di masa mendatang. Artikel tersebut juga menjelaskan upaya yang dilakukan untuk menyelesaikan konflik dan menyarankan langkah-langkah untuk mencegah konflik di masa mendatang, termasuk komunikasi dan koordinasi yang lebih baik antara kedua pemerintah dan masyarakat.

1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi artikel dan hal positif apa yang bisa kamu ambil setelah membaca artikel tersebut?
Artikel tersebut membahas tentang konflik komunal yang terjadi di wilayah perbatasan antara Indonesia dan Timor Leste pada Oktober 2013. Konflik tersebut dipicu oleh pembangunan jalan oleh pemerintah Timor Leste di dekat perbatasan, yang diklaim oleh warga Indonesia telah melanggar batas wilayah Indonesia dan melanggar perjanjian 2005 antara kedua negara. Pada artikel tersebut dijelaskan kronologi dan faktor penyebab konflik.
Hal positif yang dapat diambil dari artikel diatas adalah berbagai upaya dilakukan untuk menyelesaikan konflik tersebut, termasuk negosiasi antara kedua pemerintah dan perwira militer dari kedua negara.

2. Bagaimanakah menurut pendapatmu dan apa yang terjadi dengan wilayah dan bangsa Indonesia jika tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara?
Menurut saya, Wawasan Nusantara merupakan konsep yang sangat penting bagi wilayah dan bangsa Indonesia. Konsep ini membantu untuk memahami bahwa Indonesia tidak hanya terdiri dari pulau-pulau yang terpisah-pisah, tetapi juga memiliki hubungan yang erat dengan negara-negara tetangga dan wilayah-wilayah yang berdekatan.
Jika Indonesia tidak memiliki konsep Wawasan Nusantara, mungkin akan sulit bagi kita untuk memahami pentingnya menjaga kesatuan dan persatuan wilayah Indonesia. Selain itu, Indonesia juga mungkin akan kesulitan untuk mengembangkan kerja sama dengan negara-negara tetangga dan berperan sebagai pemimpin di kawasan Asia Tenggara. Kita juga mungkin akan mengalami kesulitan dalam menangani berbagai isu yang terkait dengan wilayah dan bangsa Indonesia, seperti konflik di perbatasan, masalah migrasi, perdagangan, dan lain sebagainya. Tanpa konsep Wawasan Nusantara, kita mungkin akan cenderung memandang segala sesuatu dari sudut pandang lokal, tanpa mempertimbangkan dampaknya secara luas pada wilayah dan bangsa Indonesia.
Oleh karena itu, konsep Wawasan Nusantara sangat penting bagi wilayah dan bangsa Indonesia, dan harus terus diperkuat dan diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan kita.

3. Bagaimanakah konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikell diatas?
Untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang, Indonesia dapat mengambil beberapa langkah, seperti meningkatkan pengawasan perbatasan, memperkuat penegakan hukum, mendorong kerja sama bilateral, dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menghormati perbatasan dan keutuhan wilayah. Selain itu, pemerintah harus memastikan bahwa kesepakatan demarkasi dan delimitasi perbatasan diikuti dan dilaksanakan, dan setiap perselisihan diselesaikan secara damai melalui dialog dan negosiasi.