Pancasila adalah pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi semua rakyat Indonesia. Nama ini terdiri asal dua kata dari Sanskerta: panca berarti lima dan sila berarti prinsip atau asas.
Pancasila ialah 5 dasar yang berisi pedoman atau hukum ihwal tingkah laku yang penting dan baik dan sebagai landasan dalam proses berfikir serta berpengetahuan. Sebuah pengetahuan dalam perkembangannya harus memperhatikan aspek Ketuhanan yang ialah landasan pada setiap berfikir insan. Pengetahuan harus memperhatikan aspek kemanusiaan, tanpa memperhatikan landasasan ini, pengetahuan akan terlepas berasal nilai-nilai hakiki pengetahuan itu. Pancasila ada karena suatu proses pembentukan pengetahuan berasal berbagai sumber yg kemudian terakumulasi dalam kehidupan sehari-hari.
Akibat sila-sila pada Pengembangan IPTEK. •Pertama, akibat sila Ketuhanan yg Maha Esa pada pengembangan ilmu pengetahuan manusia harus menciptakan perimbangan antara yg rasional dan irrasional, antara rasa dan logika.
•Kedua, akibat sila kemanusiaan yang adil serta beradab dalam pengembangan ilmu pengetahuan ialah memberi arah serta mengendalikan ilmu pengetahuan.
•Ketiga, akibat sila persatuan Indonesia dalam pengembangan ilmu pengetahuan ialah memberikan kesadaran pada bangsa Indonesia bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia akibat asal sumbangan iptek, dengan iptek persatuan dan kesatuan bangsa dapat terwujud serta terpelihara. •Keempat, implikasi sila kerakyatan yg dipimpin sang hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan mendasari pengembangan Iptek secara demokratis. •Kelima, implikasi sila keadilan sosial bagi seluruh warga Indonesia pada pengembangan ilmu pengetahuan artinya haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan humanisme yaitu keseimbangan keadilan pada hubungannya menggunakan dirinya sendiri, insan dengan Tuhannya, insan menggunakan insan lain, manusia menggunakan msyarakat bangsa serta negara dan manusia menggunakan alam lingkungannya.
Pancasila ialah 5 dasar yang berisi pedoman atau hukum ihwal tingkah laku yang penting dan baik dan sebagai landasan dalam proses berfikir serta berpengetahuan. Sebuah pengetahuan dalam perkembangannya harus memperhatikan aspek Ketuhanan yang ialah landasan pada setiap berfikir insan. Pengetahuan harus memperhatikan aspek kemanusiaan, tanpa memperhatikan landasasan ini, pengetahuan akan terlepas berasal nilai-nilai hakiki pengetahuan itu. Pancasila ada karena suatu proses pembentukan pengetahuan berasal berbagai sumber yg kemudian terakumulasi dalam kehidupan sehari-hari.
Akibat sila-sila pada Pengembangan IPTEK. •Pertama, akibat sila Ketuhanan yg Maha Esa pada pengembangan ilmu pengetahuan manusia harus menciptakan perimbangan antara yg rasional dan irrasional, antara rasa dan logika.
•Kedua, akibat sila kemanusiaan yang adil serta beradab dalam pengembangan ilmu pengetahuan ialah memberi arah serta mengendalikan ilmu pengetahuan.
•Ketiga, akibat sila persatuan Indonesia dalam pengembangan ilmu pengetahuan ialah memberikan kesadaran pada bangsa Indonesia bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia akibat asal sumbangan iptek, dengan iptek persatuan dan kesatuan bangsa dapat terwujud serta terpelihara. •Keempat, implikasi sila kerakyatan yg dipimpin sang hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan mendasari pengembangan Iptek secara demokratis. •Kelima, implikasi sila keadilan sosial bagi seluruh warga Indonesia pada pengembangan ilmu pengetahuan artinya haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan humanisme yaitu keseimbangan keadilan pada hubungannya menggunakan dirinya sendiri, insan dengan Tuhannya, insan menggunakan insan lain, manusia menggunakan msyarakat bangsa serta negara dan manusia menggunakan alam lingkungannya.