Kiriman dibuat oleh Ahmad Fairuz Rizky Gani

NAMA : Ahmad Fairuz Rizky Gani
NPM : 2215061029
KELAS : PSTI A
PRODI : TEKNIK INFORMATIKA

1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi artikel dan hal positif apa yang bisa kamu ambil setelah membaca artikel tersebut?
Tanggapan saya mengenai artikel ini tentu sangat miris terjadi mengingat timor leste dan indonesi masih memiliki rumpun yang sama dan berasal dari kesatuan yang sama dulunya .Masalah ini tentu akan terus terjadi jika kedua belah pihak tidak memiliki rasa lapang dada untuk merelakan salah satu wilayah bebas konflik tadi . Hal positif yang bisa diambil adalah kita sebagai warga indonesia maupun warga timor leste disana harusnya saling mengharggai wilayah perbatasan dan menjaga hubungan baik antara kedua negara, dengan terus berkomunikasi dan bersikap bijaksana dalam menyelesaikan sengketa perbatasan.

2. Bagaimanakah menurut pendapatmu dan apa yang terjadi dengan wilayah dan bangsa Indonesia jika tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara?
Tentu wawasan nusantara sangat penting dalam kehidupan kita untuk memahami keberadaan indonesia sebagai negara kepulauaan yang memiliki banyak suku ,ras dan agama sehingga perlu adanya persatuan dan kesatuan indonesia serta menjaga kedaultatan dan keutuhan wilayah negara. Jika indonesia tidak memiliki wawasan nusantara maka bisa terjadinya konflik antarsuku ,antarwilayah dan antarnegara semakin membesar. Serta indonesia akan sulit dalam mengelola dan memanfaatkan sumber daya alam , membangun infrastruktur, menjalin hubungan dengan negara lain jika konsep wawasan nusantara tidak diterapkan.

3. Bagaimanakah konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikell diatas?
Dalam artikel diatas konsep wawasan nusantara bisa diwujudkan melalui kerjasama antara kedua negara dalam menjaga keamanan dan perdamaian di wilayah perbatasan. Salah satu aspek penting dari konsep Wawasan Nusantara adalah penekanan pada pentingnya menghargai perbedaan dan keragaman budaya, serta membangun kerjasama dan persahabatan dengan negara tetangga.. Sehingga perlunya mengutamakan dialog dan negosiasi dengan pemerintah Timor Leste. Selain itu, masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste juga perlu didorong untuk saling menghargai dan berkerjasama dalam memajukan wilayah perbatasan.
NAMA : Ahmad Fairuz Rizky Gani
NPM : 2215061029
KELAS : PSTI A
PRODI : Teknik Informatika

Geopolitik adalah ilmu penyelenggaraan negara yang setiap kebijakannya dikaitkan dengan masalah geografi di suatu wilayah pemerintahan.

Teori geopolitik di Indonesia pertama kali diperkenalkan oleh Ir. Soekarno pada sidang BPUPKI 1 Juni 1945, yang menyatakan bahwa Pancasila sebagai ideologi nasional dipergunakan sebagai pertimbangan dasar dalam menentukan politik nasional ketika dihadapkan pada kondisi dan kedudukan wilayah geografis Indonesia. Macam-macam teori geopolitik, antara lain:
a. Teori Geopolitik Frederich Ratzel
b. Teori Geopolitik Rudolf Kjellen
c. Teori Geopolitik Karl Haushofer
d. Teori Geopolitik Halford Mackinder
e. Teori Geopolitik Alfred Thayer Mahan
f. Teori Geopolitik Guilio Douhet, William Mitchel, Saversky, dan JFC Fuller

Prinsip geopolitik di Indonesia adalah membangun kesatuan bangsa dalam suatu wilayah. Kehidupan bernegara dalam konsep NKRI adalah negara kesatuan yang berbentuk republik yang wilayahnya terdiri atas kesatuan ribuan pulau di antara samudra Pasifik dan Hindia, serta berada di antara benua Asia dan Australia.

Sebagai negara kesatuan, Republik Indonesia mencakup perwujudan kepulauan nusantara sebagai suatu kesatuan politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan serta keamanan negara. Tantangan dan peluang geopolitik Indonesia termasuk kompleksitas wilayah, keragaman etnis dan agama, dan sumber daya alam yang melimpah.