Harry Bonardo Situmorang
2215061089
PSTI-A
JUDUL : Meneguhkan Pancasila Sebagai Ideologi Bernegara: Implemetasi Nilai-Nilai Keseimbangan dalam Upaya Pembangunan Hukum di Indonesia
METODE PENELITIAN : Penelitian Kualitatif dan penelitian sejarah
RANGKUMAN : Pancasila sebagai dasar negara mempunyai nilai-nilai keseimbangan hukum, diantaranya ada Nilai Ketuhanan, Nilai Kemanusiaan, dan Nilai Kemasyarakatan. Sebagai dasar filsafat negara dan filsafat hidup bangsa, Pancasila merupakan suatu sistem nilai yang sistematis. Oleh karena itu, sebagai suatu dasar filsafat negara dan filsafat hidup bangsa, maka sila-sila yang ada di dalam butir-butir Pancasila merupakan suatu kesatuan yang bulat, hierarkis dan terstruktur. Inilah yang disebut bahwa Pancasila adalah sebuah sistem filsafat. Pancasila sebagai ideologi mempunyai pengertian bahwa Pancasila merupakan ajaran, gagasan, doktrin, teori atau ilmu yang kita yakini kebenarannya dan dijadikan pandangan hidup bagi bangsa Indonesia serta menjadi sebuah pentunjuk dalam menyelesaikan masalah-masalah yang sedang dihadapi masyarakat Indonesia. Pancasila sebagai dasar negara mengandung arti bahwa Pancasila dipergunakan sebagai dasar untuk mengatur pemerintah negara atau sebagai dasar untuk mengatur penyelengaraan negara. Pancasila sebagai petunjuk hidup berbangsa dan bernegara merupakan pedoman bagi arah dan kegiatan bangsa Indonesia dalm seluruh bidang. Pancasila juga merupakan ciri khas bangsa Indonesia yang terlihat dalam sikap, tingkah laku, dan perbuatan yang senantiasa selaras, serasi dan seimbang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila itu sendiri.
KELEBIHAN : Pembaca dapat menemukan pengetahuan baru tentang Pancasila sebagai sumber filsafat bangsa, dan juga terdapat tentang fungsi-fungsi Pancasila dimana hal tersebut merupakan pengetahuan yang perlu diketahui bagi seluruh masyarakat Indonesia. Selain itu jurnal ini juga menjelaskan sesuatu pokok pembahasan yang sangat detail.
KEKURANGAN : Dalam jurnal ini ada banyak menggunakan kata asing yang dimana membuat beberapa pembaca mengalami kesulitan dalam membaca jurnal tersebut dikarenakan kurang mengerti makna kata asing tersebut. Ada beberapa kata yang typo atau salah penulisan seperti (penjalasan, mongul, prsksis)
SARAN : Sesuai dengan kekurangan yang ada mungkin bisa diberikan arti dari kata asing yang digunakan sehingga pembaca dapat lebih mudah dan lebih cepat paham akan arti dari jurnal tersebut dan lebih memperhatikan penulisan sehingga tidak ada typo (kesalahan tipografi).
KESIMPULAN : Kesimpulan yang dapat saya ambil dari jurnal tersebut adalah bahwa Pancasila menjadi ideologi negara yang universal (keseluruhan) dan komperhensif, sehingga seluruh masyarakat Indonesia dapat mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari