Posts made by Achmad Fauzan

PSTI A dan B Tahun 2023 -> FORUM JAWABAN PRETEST

by Achmad Fauzan -
Nama: Achmad Fauzan
NPM: 2255061014
Kelas: PSTI A

Identitas nasional Indonesia merupakan gabungan dari kata "identitas" dan "nasional". Identitas merujuk pada ciri-ciri yang membedakan seseorang atau sesuatu dari yang lain, sedangkan nasional merupakan identitas yang melekat pada kelompok-kelompok yang lebih besar yang diikat oleh kesamaan-kesamaan seperti budaya, agama, bahasa, dan tujuan. Identitas nasional Indonesia terdiri dari unsur-unsur seperti suku bangsa, agama, kebudayaan, dan bahasa.

Ada tiga jenis identitas nasional Indonesia, yaitu identitas fundamental seperti Pancasila, identitas instrumental seperti UUD 1945, Bahasa Indonesia, Lambang Negara, Bendera Negara, dan Lagu Kebangsaan "Indonesia Raya", dan identitas alamiah yang meliputi Negara Kepulauan dan pluralism dalam suku, bahasa, budaya, serta agama dan kepercayaan.

Pembentukan identitas nasional Indonesia dipengaruhi oleh faktor objektif seperti kondisi geografi-ekologis dan faktor subjektif seperti faktor historis, sosial, politik, dan kebudayaan. Faktor-faktor ini dapat terdiri dari primordial, sakral, tokoh, sejarah, dan prinsip "Bhinneka Tunggal Ika".

Identitas nasional memiliki tujuan dan fungsi yang penting dalam kehidupan suatu bangsa, yaitu sebagai alat pemersatu bangsa, sebagai pembeda dengan bangsa lainnya, merupakan landasan negara, identitas negara itu sendiri, dan nilai potensi bangsa. Identitas nasional juga memainkan peran penting sebagai bahan atau objek dalam integrasi nasional, pengontrol sumber daya ekonomi, penanda ikatan solidaritas, dan definisi teritorial.

Oleh karena itu, identitas nasional Indonesia perlu dijaga dan dihormati sebagai bagian dari keberagaman dan kesatuan bangsa Indonesia.

PSTI A dan B Tahun 2023 -> FORUM JAWABAN POST TEST

by Achmad Fauzan -
Nama: Achmad Fauzan
NPM: 2255061014
Kelas: PSTI A

Kearifan lokal dapat didefinisikan sebagai warisan budaya lokal yang memuat kebijakan hidup, pandangan hidup yang memadukan kebijakan dan kearifan hidup. Di Indonesia, kearifan lokal ini tidak hanya berlaku pada budaya atau etnik tertentu, tetapi juga bersifat lintas budaya atau lintas etnik, sehingga membentuk nilai budaya nasional. Hampir setiap budaya lokal di Nusantara memiliki kearifan lokal yang mengajarkan gotong royong, toleransi, etos kerja, dan sebagainya. Etika dan nilai moral yang terkandung dalam kearifan lokal diajarkan secara turun-temurun, mulai dari pepatah, peribahasa, folklore, hingga manuskrip.
Meskipun terdapat upaya pewarisan kearifan lokal dari generasi ke generasi, tidak ada jaminan bahwa kearifan lokal akan tetap bertahan menghadapi globalisasi yang menawarkan gaya hidup yang makin pragmatis dan konsumtif. Hal ini terlihat dari korupsi yang merajalela hampir di semua level, yang menunjukkan pengingkaran terhadap kearifan lokal yang mengajarkan “bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian” dan “hemat pangkal kaya”.
Kearifan lokal juga menjadi identitas dan ideologi bangsa yang kuat selain etika moral yang bersumber pada agama. Di Indonesia, kearifan lokal menuntun masyarakat dalam hal pencapaian kemajuan dan keunggulan, etos kerja, serta keseimbangan dan keharmonisan alam dan sosial. Hampir semua budaya di Indonesia mengenal prinsip gotong royong dan toleransi, serta menjaga dan melestarikan alam sehingga alam hanya dimanfaatkan seperlunya, tidak dikuras habis. Menurut Boni Hargens (2011), negara dapat bertahan dalam percaturan global jika ditopang oleh identitas nasional yang kuat, ideologi, dan kepemimpinan politik yang kuat, meskipun menghadapi arus modernisasi, liberalisasi, dan globalisasi.

PSTI A dan B Tahun 2023 -> FORUM JAWABAN POST TEST

by Achmad Fauzan -
Nama: Achmad Fauzan
NPM: 2255061014
Kelas: PSTI A

Indonesia merupakan negara yang mudah mengalami resistensi karena fanatisme yang berlebihan. Negara Indonesia memiliki latar belakang yang beragam, dengan berbagai suku, agama, dan ras yang berbeda. Hal ini dapat menimbulkan konflik horizontal antar identitas, meskipun Bhineka Tunggal Ika, yaitu prinsip bahwa meskipun berbeda-beda namun tetap satu, merupakan salah satu pilar kebangsaan Indonesia.

Seharusnya keunikan dari masing-masing identitas tersebut dapat menjadi kekuatan dan kelebihan bangsa Indonesia di mata dunia. Oleh karena itu, sebagai bangsa Indonesia, penting untuk menurunkan prinsip etnosentrisme demi mencapai persatuan. Dalam pandangan kebangsaan ini, Fimela.com akan membahas tentang etnosentrisme, termasuk faktor-faktor dan dampak negatifnya. Informasi ini akan memperkaya pemahaman kebudayaan.

PSTI A dan B Tahun 2023 -> FORUM ANALISIS PRETEST

by Achmad Fauzan -
Nama: Achmad Fauzan
NPM: 225506014
Kelas: PSTI A

Dalam video tersebut dijelaskan mengenai identitas nasional dan integrasi nasional. Identitas nasional merujuk pada nilai-nilai budaya yang tumbuh dan berkembang dalam berbagai aspek kehidupan yang disatukan menjadi satu kesatuan. Pancasila dipandang sebagai hakikat dari identitas nasional karena mencerminkan aktualisasi dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Identitas nasional terdiri dari beberapa unsur, seperti suku bangsa, agama, budaya, dan bahasa. Berdasarkan unsur tersebut, identitas nasional dapat dibagi menjadi tiga jenis, yaitu identitas fundamental, instrumental, dan alamiah.

Selain identitas nasional, terdapat juga integrasi nasional yang merujuk pada proses penyesuaian unsur-unsur yang berbeda. Integrasi nasional didorong oleh faktor-faktor seperti sejarah, nasionalisme, semangat kerja sama, dan keinginan untuk bersatu. Namun, ada pula faktor yang dapat menghambat integrasi nasional, seperti heterogenitas masyarakat, fanatisme suku yang berlebihan, ketidakadilan dan ketimpangan sosial, serta gangguan dari luar. Bentuk integrasi nasional dapat dilihat melalui asimilasi dan akulturasi.