Kiriman dibuat oleh Nicholas Vitto Adrianto

Nama : Nicholas Vitto Adrianto
NPM : 2217051024
Kelas : D
Prodi : S1 Ilmu Komputer

Berdasarkan video tersebut, geopolitik adalah ilmu penyelenggaraan negara yang setiap kebijakan yang ada dikaitkan dengan kondisi geografis suatu wilayah di negara itu. Selain itu, terdapat beberapa teori-teori geopolitik yang ada, yaitu teori geopolitik Frederich Ratzel, Rudolf Kjellen, Karl Haushofer, Halford Mackinder, Alfred Thayer Mahan, Guilio Douhet, William Mitchel, Saversky, dan JFC Fuller. Konsep geopolitik Indonesia adalah teori geopolitik Indonesia yang menyatakan bahwa Pancasila sebagai ideologi nasional dapat dipergunakan sebagai pertimbangan dasar dalam menentukan politik nasional dalam kaitannya dengan kondisi dan kedudukan wilayah geografis Indonesia. Teori tersebut dikemukakan pertama kali oleh Ir. Soekarno pada sidang BPUPKI 1 Juni 1945.

Prinsip geopolitik Indonesia bukan untuk mementingkan hal wilayah, tetapi kepada kesatuan bangsa dalam suatu wilayah. Dari itu semua, dibangun konsep wawasan nusantara sebagai geopolitik Indonesia. Wawasan nusantara bersumber dari Pancasila dan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945. Hakikat wawasan nusantara adalah kesatuan dan keutuhan wilayah Indonesia. Selain itu, ada beberapa pandangan bangsa Indonesia yang muncul berdasarkan perwujudan kepulauan nusantara, yaitu dalam kesatuan politik, kesatuan ekonomi, kesatuan sosial budaya, dan kesatuan pertahanan keamanan. Semua ini juga tercantum dalam pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945, yang berisi "Negara Indonesia adalah negara kesatuan, yang berbentuk republik."

Kita dapat simpulkan bahwa dengan adanya wawasan nusantara, yang berasal dari konsep geopolitik Indonesia, kita, sebagai warga negara Indonesia harus ikut serta dalam kegiatan persatuan dan kesatuan negara. Indonesia sudah satu dalam wilayah, maka kita juga harus bersatu dalam menyelesaikan masalah yang muncul di kalangan kita. Wawasan nusantara dapat menyatukan kita dalam berbagai bidang, dari bidang politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan.
Nama : Nicholas Vitto Adrianto
NPM : 2217051024
Kelas : D
Prodi : S1 Ilmu Komputer

Berdasarkan kasus di atas, kita dapat simpulkan bahwa konflik di perbatasan antarnegara, apalagi berkaitan dengan perbatasan wilayah negara, adalah masalah yang harus diselesaikan secepat juga. Di negara Indonesia, hanya muncul di satu perbatasan negara, yaitu antara Kabupaten Timor Tengah Utara (Indonesia) dengan Distrik Oecussi (Timor Leste). Konflik tersebut menimbulkan ketegangan antar warga kedua negara ini. Kedua negara saling melempar batu dan kayu dan menelan korban jiwa.

Ada tiga faktor utama yang menyebabkan perselisihan antara kedua daerah ini. Pertama, delimitasi perbatasan antara kedua negara masih belum tuntas. Kedua, dua sisi dari perbatasan ini mempunyai pandangan perbatasan zona negara yang sangat berbeda, sehingga menimbulkan perpecahan dari kedua pihak negara. Dan yang ketiga, dalam aspek sosial budaya, masih terdapat hal yang menyakiti antar warga Indonesia dan Timor Leste.

Menurut saya, hal ini bisa diselesaikan secara cepat jika kedua belah pihak pemerintah meninjau kasus ini, dan berdiskusi tentang cara menyelesaikan permasalahan ini. Apalagi untuk Indonesia, yang ingin menerapkan konsep wawasan nusantara. Dengan penyelesaian masalah ini, konsep wawasan nusantara akan semakin kuat dan tidak terpecahkan.

Soal Analisis:
1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi artikel dan hal positif apa yang bisa kamu ambil setelah membaca artikel tersebut?
Jawab: Saya merasa kecewa melihat kondisi ini yang seharusnya bisa diselesaikan dengan beberapa langkah yang pemerintah bisa ambil. Hal-hal positif yang saya bisa ambil adalah dengan adanya wawasan nusantara, warga Indonesia makin sadar terhadap wilayah kesatuan mereka, dan juga adanya kerja sama antar kedua negara ini.

2. Bagaimanakah menurut pendapatmu dan apa yang terjadi dengan wilayah dan bangsa Indonesia jika tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara?
Jawab: Jika kita tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara, maka wilayah dan bangsa Indonesia akan kehilangan kedaulatan karena tidak memiliki perbatasan yang pasti. Akibat dari itu, akan muncul konfik yang tidak sehat lagi antara Indonesia dengan negara lain yang masuk ke wilayah Indonesia. Selain itu, kondisi dan keadaan geografis negara Indonesia akan tidak terlihat jelas, dari flora fauna, keindahan alam, dan iklim dalam wilayah tersebut. Sebaliknya, wawasan nusantara menyatakan keunggulan negara Indonesia yang membangun identitas negara Indonesia.

3. Bagaimanakah konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikell diatas?
Jawab: Dengan konsep wawasan nusantara, Indonesia mempunyai gambaran wilayahnya yang lebih jelas. Wawasan nusantara menggambarkan wilayah Indonesia dalam satu kesatuan, sehingga juga menyatukan bangsa Indonesia dalam hal pertahanan dan keamanan negara. Dikaitkan dengan artikel di atas, wawasan nusantara memastikan pertahanan dan keamanan negara yang sangat baik, serta memperkenalkan negara lain tentang wilayah Indonesia yang merupakan kesatuan negara kepulauan dan keunggulan negara Indonesia.
Nama : Nicholas Vitto Adrianto
NPM : 2217051024
Kelas : D
Prodi : S1 Ilmu Komputer

Berdasarkan jurnal tersebut, artikel ini bertujuk kepada penegakan hukum dan perlindungan negara yang dikatakan kurang kondusif. Dalam hal itu, diberi contoh kasus yaitu Ahok yang merupakan mantan gubernur Jakarta. Sebagai pemimpin, kita akan memiliki pertanggung jawaban yang lebih berat dari pada sebelumnya. Dalam hal ini, Ahok yang pada saat itu merupakan gubernur Jakarta, dan juga mantan wakil gubernur Jakarta dengan Jokowi sebagai gubernur. Dalam jabatannya, Ahok memiliki gaya kepemimpinan yang tegas dan anti-KKN, sehingga tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Ahok masih dibilang tinggi.

Namun, pada tahun 2016, muncullah berbagai polemik. Dalam masa pemerintahannya, gaya pemerintahan Ahok mulai menangkap respon yang negatif juga. Gaya pemerintahannya yang langsung ke titik acuannya akan menghasilkan sistem kerja yang lebih baik, tetapi juga buruk untuk demokrasi Indonesia yang ada sistem toleransi
yang kental. Berbagai permasalahan yang dilakukan oleh Ahok menangkap perhatian kaum Islam (Front Pembela Islam), yang mengganggap ia telah melakukan penistaan Al'Quran. Selain itu, menjadi pemimpin dari kaum minoritas itu sulit karena Seorang minoritas akan mudah ditargetkan oleh mayoritas, dan hal ini muncul dalam Ahok yang merupakan seorang non-Islam dan berasal dari kaum Tionghoa. Maka FPI dengan dukungan dari masyarakat Betawi, beberapa fraksi DPRD, dan beberapa pihak lain menuntut Ahok untuk mundur dari jabatan gubernur.

Pasal 27 UUD 1945 menyatakan bahwa segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya. Dalam hal itu, penegakan hukum adalah usaha pemerintah untuk menjamin keadilan dan ketertiban masyarakat dengan alat-alat kekuasaan negara. Tetapi, penegakan hukum tidak dijalankan dengan lancar, apabila dikaitkan dengan kasus Ahok. Polri mengumumkan bahwa Ahok tersangka dalam penistaan AlQuran. Mengapa? Karena penegak hukum yang semakin lemah kualitasnya dalam penegakkan hukum. Ada beberapa faktor yang memungkinkan hal ini terjadi, seperti kurangnya transparansi, lemahnya mentalitas aparat penegak hukum, dan sebagainya.