Kiriman dibuat oleh Theofani Hati Kusumawardani

Teknik Informatika C -> Forum Analisis Video-2

oleh Theofani Hati Kusumawardani -
Nama : Theofani Hati Kusumawardani
NPM : 2255061004
Kelas : PSTI C

Video tersebut menampilkan pengeboman Kota Hiroshima dan Kota Nagasaki oleh Amerika Serikat dengan bom little boy dan fat man. Saya secara pribadi tidak mendukung peristiwa tersebut. Meskipun dengan demikian Indonesia memiliki celah untuk memproklamirkan kemerdekaan, namun ratusan, bahkan ribuan orang kehilangan tempat tinggal, keluarga, bahkan nyawanya tanpa mengetahui apapun. Saya rasa Indonesia akan tetap dapat menggapai kemerdekaannya terlepas dari polemik Amerika dan Jepang saat itu. Perang selalu melanggar sila ke-2, bahkan seluruh sila Pancasila. Sekian yang dapat saya sampaikan, terima kasih atas kesempatannya.

Teknik Informatika C -> Forum Analisis Video-1

oleh Theofani Hati Kusumawardani -
Nama : Theofani Hati Kusumawardani
NPM : 2255061004
Kelas : PSTI C

Masyarakat melakukan unjuk rasa karena limbah pabrik yang tidak diolah dengan baik sehingga menimbulkan ketidaknyamanan.
Ketidaknyamanan tersebut meliputi aroma tak sedap, pemandangan tak elok, sungai tercemar. Sayangnya, pembuangan limbah tanpa pemrosesan lebih lanjut ini telah dilakukan setidaknya 25 tahun. Tentu hal ini berarti limbah telah merusak lingkungan tinggal mereka sejak lama.

Sebagai warga negara yang berlandasan Pancasila, seharusnya pihak pabrik mampu menerapkan nilai nilai dan norma dalam bermasyarakat. Pembuangan limbah sembarangan, bila tidak dikatakan pembuangan limbah mentah, tentu melanggar nilai kemanusiaan, bahkan hingga merusak lingkungan sekitar.

Sekian yang dapat saya sampaikan, terima kasih pak.

Teknik Informatika C -> Forum Analisis Jurnal

oleh Theofani Hati Kusumawardani -
Nama : Theofani Hati Kusumawardani
NPM : 2255061004
Kelas : PSTI C

Melalui Jurnal Pancasila sebagai Filsafat Ilmu dan Implikasi terhadap Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang disusun oleh Syarifuddin pada tahun 2018, saya menjadi lebih mengerti tentang keterlibatan Pancasila dalam perkembangan IPTEK di Indonesia.

Sebagai filsafat ilmu, Pancasila menjadi landasan dalam proses berpikir dan berpengetahuan. Setiap pengetahuan yang ada harus berdasar pada aspek Ketuhanan, memerhatikan aspek kemanusiaan, dan segala aspek dalam Pancasila. Sebagai sistem filsafat, Pancasila menjadi pedoman dan dasar bagi bangsa Indonesia dalam menyelesaikan masalah, baik masalah dalam keluarga, pribadi, maupun dalam hidup bermasyarakat.

Nilai-nilai Pancasila sila pertama ialah
1. Percaya dan takwa kepada Tuhan YME sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.
2. Saling menghormati dan mau bekerjasama antar pemeluk kepercayaan.
3. Menghormati kebebasan beribadah sesuai kepercayaan yang dianutnya.
4. Tidak memaksakan kepercayaannya pada orang lain.

Keterlibatan sila pertama Pancasila dalam IPTEK ialah bidang religi. Dalam ilmu pengetahuan, manusia harus mengerti bahwa ilmu yang didapat, setiap hal yang ditemukan, merupakan anugerah dari Tuhan. Hal ini juga menegaskan bahwa tidak semua hal dapat dijangkau oleh keterbatasan manusia. Manusia terbatas dan Allah tak berbatas.


Manusia merupakan makhluk berbudi, mampu berpikir, dan beradab. Manusia memiliki kesadaran bersikap dan segenap perbuatan manusia harus didasarkan pada norma-norma dan kebudayaan umum, baik pada diri sendiri, maupun lingkungan sekitar termasuk hewan dan tumbuhan.

Nilai-Nilai Pancasila sila ke-2 ialaj
1. Mencintai sesame manusia
2. Bersikap tenggang rasa
3. Tidak semena-mena
4. Menjunjung nilai kemanusiaan
5. Membela kebenaran dan keadilan


Sila persatuan Indonesia memberi pengertian bahwa nasionalisme berasal dari IPTEk. Hadirnya IPTEK harus menumbuhkan rasa nasionalisme bangsa, bukan semakin menjatuhkan nasionalisme.
Nilai-nilai Pancasila sila ke-3 diantaranya
1. Pengakuan terhadap Bhinneka Tunggal Ika
2. Pengakuan terhadap persatuan dan kesatuan wilayah serta bangsa
3. Cinta dan bangga akan negara Indonesia


Permusyawaratan menjadi kepribadian Indonesia. Indonesia merupakan negara demokrasi dan sudah selayaknya IPTEK bersifat demokratis. Pengembangan IPTEK harus saling menghargai dan menghormati antar ilmuan dan peneliti. Peneliti pun harus bersikap etrbuka akan kritik dan saran yang membangun.

Nilai-Nilai sila ke-4 yakni
1. Negara ialah kepentingan Bersama
2. Kedaulatan di tangan rakyat
3. Keputusan diambil berdasarkan musyawarah dan mufakat wakil-wakil rakyat.
4. Pimpinan kerakyatan harus bijaksana
5. Segenap masyarakat memiliki hak dan kewajiban yang sama.


Keadilan sosial dalam IPTEK diartikan sebagai pengembangan PTEK harus tetap menjaga keseimbangan. Baik hubungan dengan diri sendiri, Tuhan, manusia lainnya, maupun dengan lingkungannya.
Nilai-Nilai sila ke-5 yakni
1. Berlaku adil di setiap bidang kehidupan
2. Keadilan dilakukan oleh seluruh rakyat Indonesia
3. Keseimbangan hak dan kewajiban
4. Menghormati hak milik orang lain
5. Cinta kemajuan dan kemakmuran

Sekian yang dapat saya sampaikan, terima kasih.

Teknik Informatika C -> Forum Analisis Jurnal

oleh Theofani Hati Kusumawardani -
Nama : Theofani Hati Kusumawardani
NPM : 2255061004
Kelas : PSTI C

Berdasarkan jurnal “Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek”, saya menjadi lebih memahami hubungan antara Pancasila dan perkembangan IPTEK, khususnya di Indonesia.

Pancasila merupakan dasar negara yang fundamental sekaligus cita hukum (rechtssidee) Indonesia. Pancasila telah disepakai sebagai the way of life sekaligus sebagai dasar negara yang berbasis pada nilai-nilai yuridis dan moralitas yang disepakati bersama.

Dewasa ini, IPTEK mengalami perkembangan pesat. Peradaban bersifat kumulatif atau bertambah. Artinya kemajuan berkembang dari waktu ke waktu. Agama, filsafat, dan kesenian termasuk sebagai kategori nonkumulatif sebab tidak dapat dihitung, sementara ilmu-ilmu, seperti fisika, teknologi, dan kedookteran bersifat kumulatif.

Nilai-nilai Pancasila meliputi nilai dasar (intrinsik), nilai instrumental, dan nilai praksis. Nilai dasar merupakan nilai pokok yang mencangkup cita-cita, tujuan, dan tatanan dasar negara. Nilai instrumental meliputi penjabaran kontekstual yang berkembang mengikuti arah perkembangan zaman. Nilai praksis ialah nilai yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Syarat-syarat perkembangan IPTEK diantaranya
1. IPTEK tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.
2. Perkembangan iptek harus berdasarkan nilai Pancasila.
3. Nilai-nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan IPTEK di Indonesia.
4. Pengembangan IPTEK harus berakar dari budaya dan idiologi bangsa Indonesia (indelegensasi ilmu).

Siap, terima kasih pak..

Teknik Informatika C -> Forum Analisis Jurnal

oleh Theofani Hati Kusumawardani -
Nama : Theofani Hati Kusumawardani
NPM : 2255061004
Kelas : PSTI-C

Berdasarkan video tersebut, saya menjadi lebih mengerti akan hubungan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dengan kemajuan suatu negara dalam menghadapi globalisasi.

Saat ini merupakan era globalisasi dimana berbagai aspek berkembang serta menuju era teknologi dan informasi. Ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang pesat dan menunjukkan hasil signifikan. Globalisasi mendorong munculnya perubahan dunia, berbagai kesulitan yang semula dihadapi kini dapat terpecahkan akibat adanya globalisasi. Semua sejatinya bergantung pada sikap kita sebagai masyarakat.

Menurut Notoadmodjo (2003), sikap memiliki tingkatan. Tingkat pertama ialah penerimaan (receive) yakni subjek mampu memperhatikan stimulus yang diberikan oleh objek. Tingkat kedua ialah respon (responding), yakni subjek memberi reaksi atas stimulus yang diberikan objek. Berikutnya ialah menghargai (value) yakni mampu memberi apresiasi terhadap suatu objek. Tingkat berikutnya ialah tanggung jawab (responsible) yang berarti dapat bertanggung jawab atas pilihan dirinya.

IPTEK menjadi aspek terpenting dalam perkembangan sebuah negara. Perkembangan suatu negara tidak lepas dari perkembangan IPTEK. Apabila IPTEK tidak berkembang, negara tidak akan dapat berkembang mengikuti arah perkembangan dunia.
Penting bagi masyarakat, terutama mahasiswa (dalam jurnal ini) untuk mengembangkan sikap positif terhadap IPTEk sejalan dengan dasar kita, Pancasila. Perlu dilakukan filtering terhadap pengaruh-pengaruh globalisasi, sehingga tidak terbawa arus globalisasi begitu saja.

Sekian yang dapat saya utarakan, terima kasih pak..