Nama : Theofani Hati Kusumawardani
NPM : 2255061004
Kelas : PSTI C
Melalui Jurnal Pancasila sebagai Filsafat Ilmu dan Implikasi terhadap Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang disusun oleh Syarifuddin pada tahun 2018, saya menjadi lebih mengerti tentang keterlibatan Pancasila dalam perkembangan IPTEK di Indonesia.
Sebagai filsafat ilmu, Pancasila menjadi landasan dalam proses berpikir dan berpengetahuan. Setiap pengetahuan yang ada harus berdasar pada aspek Ketuhanan, memerhatikan aspek kemanusiaan, dan segala aspek dalam Pancasila. Sebagai sistem filsafat, Pancasila menjadi pedoman dan dasar bagi bangsa Indonesia dalam menyelesaikan masalah, baik masalah dalam keluarga, pribadi, maupun dalam hidup bermasyarakat.
Nilai-nilai Pancasila sila pertama ialah
1. Percaya dan takwa kepada Tuhan YME sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.
2. Saling menghormati dan mau bekerjasama antar pemeluk kepercayaan.
3. Menghormati kebebasan beribadah sesuai kepercayaan yang dianutnya.
4. Tidak memaksakan kepercayaannya pada orang lain.
Keterlibatan sila pertama Pancasila dalam IPTEK ialah bidang religi. Dalam ilmu pengetahuan, manusia harus mengerti bahwa ilmu yang didapat, setiap hal yang ditemukan, merupakan anugerah dari Tuhan. Hal ini juga menegaskan bahwa tidak semua hal dapat dijangkau oleh keterbatasan manusia. Manusia terbatas dan Allah tak berbatas.
Manusia merupakan makhluk berbudi, mampu berpikir, dan beradab. Manusia memiliki kesadaran bersikap dan segenap perbuatan manusia harus didasarkan pada norma-norma dan kebudayaan umum, baik pada diri sendiri, maupun lingkungan sekitar termasuk hewan dan tumbuhan.
Nilai-Nilai Pancasila sila ke-2 ialaj
1. Mencintai sesame manusia
2. Bersikap tenggang rasa
3. Tidak semena-mena
4. Menjunjung nilai kemanusiaan
5. Membela kebenaran dan keadilan
Sila persatuan Indonesia memberi pengertian bahwa nasionalisme berasal dari IPTEk. Hadirnya IPTEK harus menumbuhkan rasa nasionalisme bangsa, bukan semakin menjatuhkan nasionalisme.
Nilai-nilai Pancasila sila ke-3 diantaranya
1. Pengakuan terhadap Bhinneka Tunggal Ika
2. Pengakuan terhadap persatuan dan kesatuan wilayah serta bangsa
3. Cinta dan bangga akan negara Indonesia
Permusyawaratan menjadi kepribadian Indonesia. Indonesia merupakan negara demokrasi dan sudah selayaknya IPTEK bersifat demokratis. Pengembangan IPTEK harus saling menghargai dan menghormati antar ilmuan dan peneliti. Peneliti pun harus bersikap etrbuka akan kritik dan saran yang membangun.
Nilai-Nilai sila ke-4 yakni
1. Negara ialah kepentingan Bersama
2. Kedaulatan di tangan rakyat
3. Keputusan diambil berdasarkan musyawarah dan mufakat wakil-wakil rakyat.
4. Pimpinan kerakyatan harus bijaksana
5. Segenap masyarakat memiliki hak dan kewajiban yang sama.
Keadilan sosial dalam IPTEK diartikan sebagai pengembangan PTEK harus tetap menjaga keseimbangan. Baik hubungan dengan diri sendiri, Tuhan, manusia lainnya, maupun dengan lingkungannya.
Nilai-Nilai sila ke-5 yakni
1. Berlaku adil di setiap bidang kehidupan
2. Keadilan dilakukan oleh seluruh rakyat Indonesia
3. Keseimbangan hak dan kewajiban
4. Menghormati hak milik orang lain
5. Cinta kemajuan dan kemakmuran
Sekian yang dapat saya sampaikan, terima kasih.