Nama: Theofani Hati Kusumawardani
NPM: 2255061004
Kelas: PSTI C
Berdasarkan jurnal di atas, seperti juga pada video pre test sebelumnya tentang Integrasi Nasional, Integrasi terbentuk ketika terdapat identitas pendukungnya, seperti kesamaan bahasa, nilai sistem budaya, maupun cita-cita politik. Di sisi lain, ada yang memahami bahwa integrasi dapat terjadi ketika suatu pihak mau keluar dari zonanya dan secara terbuka membuka diri atas budaya lain.
Namun sebelumnya, identitas merupakan representasi diri suatu pihak, baik individu maupun masyarakat/organisasi. Inilah bagaimana pihak lain melihat dirinya sebagai entitas sosial-budaya. Identitas disebutkan sebagai produk kebudayaan yang kompleks. Identitas dapat terbentuk berdasarkan kemauan sendiri, tetapi juga dipengaruhi oleh hal-hal objektif di lingkungan dan masyarakat sekitar. Identitas selalui mengalami penyesuaian dan tidak akan mencapai kata final.
Identitas dan karakter bangsa sebagai sarana pembentukan pola pikir dan sikap mental tugas utama pembangunan kebudayaan nasional. Hal inilah yang kemudian membentuk Integrasi Nasional. Integrasi nasional sebagai kesadaran yang membuat beragam kelompok dengan identitas berbeda memiliki rasa persatuan: bangsa Indonesia.
Namun, masyarakat dengan beragam budaya tak lepas dari etnosentrisme. Etnosentrisme ialah paham yang mengakui budayanya sebagai yang paling baik. Memang menyanjung budaya, tetapi justru tidak mau mengakui kebudayaan lain. Dapat juga dipahami sebagai memercayai dan berpegang teguh pada kebudayaannya. Demokrasi pemerintahan seharusnya menjadi wadah pergaulan antar budaya, tidak terbatas pada satu budaya tertentu. Inilah mengapa integrasi nasional diperlukan.
Meskipun setiap daerah pasti memiliki prinsip dan otonominya sendiri, tetapi tetap merupakan satu kesatuan bangsa Indonesia.
Sekian yang dapat saya sampaikan, terima kasih..
NPM: 2255061004
Kelas: PSTI C
Berdasarkan jurnal di atas, seperti juga pada video pre test sebelumnya tentang Integrasi Nasional, Integrasi terbentuk ketika terdapat identitas pendukungnya, seperti kesamaan bahasa, nilai sistem budaya, maupun cita-cita politik. Di sisi lain, ada yang memahami bahwa integrasi dapat terjadi ketika suatu pihak mau keluar dari zonanya dan secara terbuka membuka diri atas budaya lain.
Namun sebelumnya, identitas merupakan representasi diri suatu pihak, baik individu maupun masyarakat/organisasi. Inilah bagaimana pihak lain melihat dirinya sebagai entitas sosial-budaya. Identitas disebutkan sebagai produk kebudayaan yang kompleks. Identitas dapat terbentuk berdasarkan kemauan sendiri, tetapi juga dipengaruhi oleh hal-hal objektif di lingkungan dan masyarakat sekitar. Identitas selalui mengalami penyesuaian dan tidak akan mencapai kata final.
Identitas dan karakter bangsa sebagai sarana pembentukan pola pikir dan sikap mental tugas utama pembangunan kebudayaan nasional. Hal inilah yang kemudian membentuk Integrasi Nasional. Integrasi nasional sebagai kesadaran yang membuat beragam kelompok dengan identitas berbeda memiliki rasa persatuan: bangsa Indonesia.
Namun, masyarakat dengan beragam budaya tak lepas dari etnosentrisme. Etnosentrisme ialah paham yang mengakui budayanya sebagai yang paling baik. Memang menyanjung budaya, tetapi justru tidak mau mengakui kebudayaan lain. Dapat juga dipahami sebagai memercayai dan berpegang teguh pada kebudayaannya. Demokrasi pemerintahan seharusnya menjadi wadah pergaulan antar budaya, tidak terbatas pada satu budaya tertentu. Inilah mengapa integrasi nasional diperlukan.
Meskipun setiap daerah pasti memiliki prinsip dan otonominya sendiri, tetapi tetap merupakan satu kesatuan bangsa Indonesia.
Sekian yang dapat saya sampaikan, terima kasih..