གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Theofani Hati Kusumawardani

PSTI C dan D Tahun 2023 -> FORUM JAWABAN POST TEST

Theofani Hati Kusumawardani གིས-
Nama: Theofani Hati Kusumawardani
NPM: 2255061004
Kelas: PSTI C

Berdasarkan jurnal di atas, seperti juga pada video pre test sebelumnya tentang Integrasi Nasional, Integrasi terbentuk ketika terdapat identitas pendukungnya, seperti kesamaan bahasa, nilai sistem budaya, maupun cita-cita politik. Di sisi lain, ada yang memahami bahwa integrasi dapat terjadi ketika suatu pihak mau keluar dari zonanya dan secara terbuka membuka diri atas budaya lain.

Namun sebelumnya, identitas merupakan representasi diri suatu pihak, baik individu maupun masyarakat/organisasi. Inilah bagaimana pihak lain melihat dirinya sebagai entitas sosial-budaya. Identitas disebutkan sebagai produk kebudayaan yang kompleks. Identitas dapat terbentuk berdasarkan kemauan sendiri, tetapi juga dipengaruhi oleh hal-hal objektif di lingkungan dan masyarakat sekitar. Identitas selalui mengalami penyesuaian dan tidak akan mencapai kata final.

Identitas dan karakter bangsa sebagai sarana pembentukan pola pikir dan sikap mental tugas utama pembangunan kebudayaan nasional. Hal inilah yang kemudian membentuk Integrasi Nasional. Integrasi nasional sebagai kesadaran yang membuat beragam kelompok dengan identitas berbeda memiliki rasa persatuan: bangsa Indonesia.

Namun, masyarakat dengan beragam budaya tak lepas dari etnosentrisme. Etnosentrisme ialah paham yang mengakui budayanya sebagai yang paling baik. Memang menyanjung budaya, tetapi justru tidak mau mengakui kebudayaan lain. Dapat juga dipahami sebagai memercayai dan berpegang teguh pada kebudayaannya. Demokrasi pemerintahan seharusnya menjadi wadah pergaulan antar budaya, tidak terbatas pada satu budaya tertentu. Inilah mengapa integrasi nasional diperlukan.

Meskipun setiap daerah pasti memiliki prinsip dan otonominya sendiri, tetapi tetap merupakan satu kesatuan bangsa Indonesia.

Sekian yang dapat saya sampaikan, terima kasih..

PSTI C dan D Tahun 2023 -> FORUM ANALISIS PRETEST

Theofani Hati Kusumawardani གིས-
Nama: Theofani Hati Kusumawardani
NPM: 2255061004
Kelas: PSTI C

Setelah menonton video tersebut, saya menjadi lebih mengerti tentang integrasi Nasional dan Identitas Nasinonal negara Indonesia.

Identitas Nasional dapat dipahami sebagai kumpulan budaya dalam suatu negara yang dasarnya tetap Pancasila dan hakikatnya sejatinya ialah Pancasila. Budaya-budaya yang berbeda ini dikumpulkan menjadi satu tetapi bukan menyamakannya. Pancasila menjadi realisasi kehidupan berbangsa dan bernegara, sehingga menjadi inti dasar dan hakikat Identitas Nasional.

Identitas nasional memiliki 4 unsur, yakni
-Suku bangsa
-Agama
-Budaya
-Bahasa

Identitas Nasional terbagi atas beberapa bagian, yakni Fundamental, Instrumental, dan Alamiah. Identitas Fundamental Indonesia ialah Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara. Sementara Identitas Instrumental Indonesia ialah UUD Negara Republik Indonesia 1945, terpapar unsur unsur identitas nasional di dalamnya, yakni bahasa Indonesia, bendera negara Indonesia, dsb. Lain halnya dengan Identitas Alamiah, meliputi pluralisme budaya dan kepulauan Indonesia.

Sementara Integrasi Nasional dapat diartikan sebagai penyesuaian berbagai budaya dan unsur-unsur kehidupan Negara Indonesia. Integrasi Nasional memiliki faktor pendorong maupun penghambat. Yang mendorong terjadinya integrasi Nasional ialah:

-Peristiwa Sumpah Pemuda yang menyatukan pemuda-pemuda di Indonesia
-Rasa cinta tanah air
-Keinginan untuk bersatu
-Rasa rela berkorban
-Konsesnsus Nasional

Sementara faktor yang justru menghambat integrasi nasional ialah keheterogenan masyarakat, etnosentrisme, ketimpangan sosial, serta gangguan eksternal. Etnosentrisme yang merasa bahwa suku/budayanya paling baik diantara yang lainnya juga menghambat terjadinya integgrasi nasional.

Integrasi Nasional terlihat pada Asimilasi dan Akulturasi. Asimilasi yakni pembangunan kebudayaan disertai ciri khas kebudayaan tersebut, sementara Akulturasi ialah meleburkan dua atau lebih kebudayaan menjadi satu.

Selain itu, Myron Weiner mengartikan Integrasi sebagai
-Penyatuan kelompok budaya
-Pembentukan wewenang kekuasaan
-Menghubungkan pemerintah serta yang diperintah
-Konsensus terhadap nilai
-Perilaku yang terintegrasi

Sekian yang saya sapatkan melalui video tersebut, terima kasih.

PSTI C dan D Tahun 2023 -> FORUM JAWABAN POSTTEST

Theofani Hati Kusumawardani གིས-
Nama: Theofani Hati Kusumawardani
NPM: 2255061004
Kelas: PSTI C

Melalui jurnal “Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Pendidikan Karakter Bangsa Indonesia melalui Demokrasi, HAM, dan Masyarakat Madani” yang disusun oleh Aulia Rosa Nasution, saya menjadi lebih memahami tentang pentingnya Pendidikan karakter bagi bangsa, termasuk pada HAM dan demokrasi.

Masa setelah Orde Baru 1998 membuat masyarakat Indonesia menyadari pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan. Mengapa? untuk menerapkan demokrasi, pula Hak Asasi Manusia yang sebelumnya tidak terwujud. Hal-hal ini penting untuk menjaga keberlangsungngan Indonesia. Sehingga Indonesia tidak sekedar menjadi nama di buku sejarah yang perlahan dilupakan.

PKN bertujuan membangun karakter, yang dimulai dari generasi muda, termasuk hingga ke Perguruan Tinggi. Hal ini dilakukan untuk mencetak gernerasi yang bertanggung jawab akan kehidupan berbangsa dan bernegara, menjadi Warga Negara Indonesia yang cerdas, demokratis, aktif, dan kritis. Selain itu juga mengembangkan budaya demokrasi berkeadaban. Cirinya ialah memiliki kebebassan, persamaan, toleransi, dan tanggung jawab.

Demokrasi sejatinya terbagi menjadi dua, yakni Demokrasi langsung dan demokrasi tidak langsung. Perbedaannya terdapat pada keterlibatan rakyat dalam jalannya sistem pemerintahan. Pada demokrasi langsung, rakyat dapat berpartisipasi secara langsung dan mengemukakan kehendaknya. Sementara pada demokrasi tidak langsung duara rakyat diwakili oleh dewan-dewan perwakilan. Disinilah pemahaman terkait demokrasi diperlukan, agar negara dapat berjalan dengan sebagaimana mestinya tidak hanya condong pada satu sisi. Untuk mewujudkan hal itu, tentu diperlukan Pendidikan Demokrasi, yang sekarang menjadi bahasan dalam Pendidikan Kewarganegaraan.

Demikian yang dapat saya sampaikan, terima kasih