Posts made by Silvia Nuril Mala 2213053299

Nama: Silvia Nuril Mala
NPM : 2213053299

1. Bagaimanakah menurut pendapatmu sebagai mahasiswa mengenai terjadinya bom bali di tahun 2002 yang merenggut banyak korban jiwa dan luka-luka? Sesuaikah dengan nilai agama dan nilai luhur bangsa kita? Berikan solusimu!
Jawab:
Menurut saya dengan adanya peristiwa bom bali, wajah indonesia dicap buruk oleh banyaknegara,hal ini wajar karena yang menjadi korban tidak hanya warga negara indonesia saja melainkan warga negara asing,hal ini tentu merugikan untuk indonesia. Saya berpendapat bahwa Bom Bali 2002 adalah penyimpangan dari nilai-nilai atau prinsip-prinsip Pancasila. Karena kejadian ini termasuk dalam gerakan teroris kehidupan kenegaraan beragama. Setelah kejadian ini, kita para mahasiswa harus selalu menanamkan nilai-nilai sakral dan luhur bangsa sesuai dengan ideologi negara bangsa Indonesia, Pancasila.


2. Nilai Pancasila apakah yang di langgar oleh para pelaku dan apa sanksi yang pantas diberikan? Berikan penjelasanmu secara lengkap dan mendalam!
Jawab:
1. Untuk sila yang pertama yaitu sila Ketuhanan Yang Maha Esa. Sila yang pertama ini mencerminkan bahwa bangsa Indonesia meyakini meyakini bahwa tuhan itu satu dan terdapat 6 agama yang ada di Indonesia. Untuk jenis pelaggaran sila ini, kita tahu bahwa kasus penistaan agama yang terjadi beberapa waktu lalu itu sangat membuat geram. Namun, sebagai bangsa yang berasaskan hukum, kita harus memiliki prosedur untuk menghukumi pelanggaran tersebut.
2. Kemudian sila yang kedua yaitu sila Kemanusiaan yang adil dan beradab. Walaupun disini disebutkan bahwa ada kata adil, masih banyak kejadian–kejadian yang tidak adil di Indonesia. Contohnya yaitu kasus anggota paskibra yang harus merelakan tempatnya untuk anak seorang pejabat yang selama ini tidak pernah ikut seleksi. Hal ini pun menjadi perhatian bangsa Indonesia mengapa masih terjadi ketidakadilan di Indonesia.
3. Sila ketiga yaitu sila Persatuan Indonesia. Untuk jenis pelanggaran sila ini, masih hangat diingatan bahwa terjadi kerasisan terhadap Warga Papua. Warga Papua ini disebutkan seperti bukan manusia dikarenakan ras hitam yang ada di Papua. Untuk hal yang berunsur SARA seharusnya tidak terjadi lagi di Indonesia mengingat semboyan negara kita adalah Bhineka Tunggal Ika yang berarti berbeda–beda tetapi tetap satu jua.
4. Kemudian sila yang keempat yaitu sila Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat dalam permusyawaratan/perwakilan. Pelanggaran sila ini seperti pada era politik kemarin.
Contohnya adalah jual beli jabatan. Seharusnya hal ini tidak terjadi karena di Indonesia adalah negara demokrasi yang menyebabkan semua orang berhak memilih dan dipilih.
5. Yang terakhir sila kelima, yaitu sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Pelanggran sila ini yaitu seperti nenek yang dituduh mencuri kayu jati. Hanya karena mengambil kayu yang tidak seberapa kemudian disidang dan dituduh mencuri serta diberi hukuman satu tahun penjara dengan masa percobaan satu tahun tiga bulan dan denda Rp.500 juta dengan subrider satu hari hukuman percobaan. Hal ini tentunya sangat menyayat hati, mengapa hanya karena mencuri kayu jati yang tak seberapa banyaknya dihukum segitu besarnya sedangkan para koruptor negeri ini masih bisa bersenang–senang di bumi Indonesia ini.
Nama: Silvia Nuril Mala
NPM : 2213053299

Analisis soal

1. Cobalah anda menelusuri proses terjadinya peristiwa G30S PKI tersebut dan dimana letak penyimpangan peristiwa tersebut dengan nilai-nilai Pancasila dan hikmah apa yang bisa kita ambil dari peristiwa tersebut !
Jawab:
Penyimpangan peristiwa G30S PKI dapat ditemukan pada nilai-nilai Pancasila, Sila Ketuhanan yang Maha Esa. Karena G30S PKI adalah sekelompok orang yang tidak percaya adanya Tuhan dan tidak percaya akan adanya Tuhan. Sementara menjadikan Indonesia sebagai negara komunis, Pancasila sendiri menyimpan nilai-nilai sakral dan religius.
Hikmah yang dapat diambil dengan adanya peristiwa G 30 S PKI adalah :
Memahami betul bahwa kontroversi dan propaganda melahirkan kebingungan dan mengakibatkan adanya pergerakan semaunya sendiri tanpa mempertimbangkan orang lain, memahami bahwa perebutan kekuasaan di dalam suatu bangsa dan negara akan selalu mengundang permasalahan. Baik itu dalam lingkup kelompok kecil maupun besar, memahami bahwa kepemimpinan yang lemah bisa menyebabkan kehidupan bangsa dan negara melemah, dan memahami bahwa jika pemerintahan gagal membangun perekonomian maka akan terjadi krisis ekonomi. Jika krisis ekonomi sampai terjadi maka akan terjadi pula krisis sosial.

2. Bagaimakah cara-cara pengambilan keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat dalam kehidupan masyarakat di sekitar Anda atau dalam organisasi yang ada di sekitar Anda? Apa bentuk kearifan yang timbul ketika musyawarah itu berlangsung dan Apa bentuk kendala yang timbul ketika musyawarah itu berlangsung?
Jawab:
Pengambilan keputusan bersama merupakan salah satu pengamalan Pancasila pada sila ke-4. Adapun, sila ke-4 berbunyi "Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan." Pengambilan keputusan bersama yang sesuai dengan sila pancasila adalah dengan musyawarah. Dengan begitu, keputusan bisa mencapai mufakat dengan diliputi oleh semangat kekeluargaan. Musyawarah merupakan ciri khas bangsa Indonesia dalam menyelesaikan masalah bersama. Musyawarah dilakukan dengan saling bertukar pendapat terhadap suatu topik permasalahan. Dalam musyawarah, akan muncul berbagai pendapat dari para peserta di dalamnya. Masing-masing orang mengemukakan pendapatnya dan mendengarkan pendapat orang lain.Tukar pendapat dalam musyawarah senantiasa dilakukan dengan semangat kekeluargaan, yakni dengan memperhatikan tata kesopanan saat musyawarah. Setelah saling bertukar pendapat, baru dicapai lah satu keputusan. Keputusan dalam musyawarah bukan berdasar atas suara terbanyak atau paksaan dari pihak tertentu, melainkan karena mufakat. Mufakat adalah disetujuinya suatu pendapat oleh semua pihak dalam musyawarah tanpa suatu paksaan. Mufakat harus memperhatikan kepentingan bersama. Dalam hal ini, mufakat harus sesuai dengan moral keagamaan dan nilai keadilan. Hasil musyawarah akan menjadi kesepakatan bersama jika peserta di dalamnya bersedia dan mematuhi mufakat yang telah dicapai.
Bentuk kearifan yang timbul ketika musyawarah itu berlangsung adalah menghargai, dan menghormati keputusan atau pendapat orang lain.

3. Hasil Survei menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat tentang Pancasila merosot secara tajam, yaitu 48,4% responden berusia 17 sampai 29 tahun tidak mampu menyebutkan silai-sila Pancasila secara benar dan lengkap. 42,7% salah menyebut silai-sila Pancasila, lebih parah lagi, 60% responden berusia 46 tahun ke atas salah menyebutkan sila-sila Pancasila. Jelaskan faktor penyebab rendahnya pemahaman dan pengamalan tentang nilai-nilai Pancasila dalam masyarakat Indonesia dewasa ini!
Jawab:
terdapat beberapa penyebab lunturnya nilai–nilai Pancasila antara lain: kurangnya peranan pendidikan agama dalam pembentukan sikap remaja, kurangnya pendidikan Pancasila, kurang efektifnya pembinaan moral yang dilakukan oleh lingkungan (orangtua, sekolah maupun masyarakat, penyimpangan nilai–nilai Pancasila, dan efek globalisasi.
Nama: Silvia Nuril Mala
NPM : 2213053299

Dari vidio tersebut, dapat saya analisis bahwa:
Ir Soekarno menyampaikan pidatonya bahwa beliau memproklamasikan kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945 serta memasukan Pancasila dalam pembukaan UUD negara Indonesia. Dalam pidato tersebut disebutkan bahwa Pancasila adalah lima prinsip dalam kehidupan berbangsa dan Pancasila adalah dasar negara Indonesia.
bahwa Pancasila adalah dasar negara kita. Kelima sila tersebut yaitu:
1. Percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa
2. Nasionalisme
3. Kemanusiaan
4. Demokrasi
5. Keadilan Sosial
Nama: Silvia Nuril Mala
NPM : 2213053299

Analisis Jurnal

Eksistensi Pendidikan Kewarganegaraan bagi bangsa Indonesia sebagaimana diatur dalam Pembukaan UUD 1945 adalah untuk memajukan bangsa Indonesia seutuhnya, yaitu nasionalis yang religius, manusiawi, beradab, dan intelektual. warga negara Indonesia. , demokratis dan ramah lingkungan (Erwin, 2013, 6).
Pancasila adalah ajaran, gagasan, dan keyakinan yang menginformasikan perilaku bangsa Indonesia dalam berbagai bidang kehidupan seperti politik, ekonomi, hukum, pertahanan dan keamanan, masalah sosial, budaya, agama, dan pendidikan. Melihat Pancasila sebagai dasar yang selalu tercermin dalam segala tindakan. Pentingnya pendidikan Pancasila di perguruan tinggi, yaitu sejauh mana pentingnya pendidikan Pancasila bagi mahasiswa diterapkan di perguruan tinggi. Memahami hakikat Pancasila berarti memahami makna Pancasila. Artinya, Pancasila memiliki fungsi dan peran tersendiri dalam bernegara dan kehidupan bernegara.
1. Makna dan makna Kehendak Ilahi Satu Umat Manusia sebagai makhluk dunia ini, serta makhluk lain yang diciptakan oleh Sang Pencipta. Iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sejalan dengan agama dan kepercayaan masing-masing sesuai dengan prinsip kemanusiaan yang adil dan beradab.
2. Menata manusia menurut maksud dan tujuan umat manusia yang adil dan beradab, yaitu fitrah ciptaan Tuhan.
3. Makna dan Pentingnya Perintah-Perintah Persatuan Indonesia Pokok-pokok pikiran yang harus dipahami antara lain sebagai berikut. Leluhur yang mengembangkan rasa senasib.
4. Pentingnya dan Signifikansi Regulasi Kerakyatan yang Berpedoman pada Kebijaksanaan Kebijaksanaan dalam Musyawarah/Perwakilan. Pada hakekatnya kewajiban ini adalah demokrasi. Perbedaan umum antara demokrasi Barat dan Indonesia terletak pada pertimbangan dan prioritas kepentingan nasional dan sosial.
5. Arti dan pentingnya kewajiban keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia: berlaku adil terhadap sesama. dan menghormati hak orang lain.
Pentingnya Pancasila sebagai identitas bangsa sangat penting dan strategis bagi eksistensi bangsa Indonesia di kancah internasional, dengan kata lain mereka akan kehilangan jati dirinya sebagai warga negara Indonesia.
Nama: Silvia Nuril Mala
NPM : 2213053299

Analisis video-2

Setelah memahami video tersebut dapat saya analisis:
Sebelum proklamasi kemerdekaan Indonesia diproklamasikan, ada beberapa peristiwa yang terlibat dalam perjalanan bangsa yang mengubah sejarah bangsa Indonesia. Berita tersebut diterbitkan oleh seorang pemuda melalui siaran radio di Bandung pada tanggal 15 Agustus 1945. Pesan ini telah sampai ke Indonesia. Ir. Sukarno dan Dr. Moh. Hatta baru saja pulang untuk menanggapi panggilan Jenderal Terauchi, komandan Jepang di Asia Tenggara. Setelah itu, kekuatan dan kelemahan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia menjadi jelas bagi sekelompok tua dan muda, dan kelompok yang lebih muda ingin segera melaksanakan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Fraksi lama, di sisi lain, menginginkan kemerdekaan Indonesia diatur. Karena perbedaan pendapat ini, para pemuda melakukan berbagai penculikan pemuda yang diarahkan oleh Sukarni, Wicana dan Chaerul Saleh dari Asosiasi Menteng 31 untuk mendapatkan Sukarno. Pada tanggal 16 Agustus 1945, Hatta pergi ke rumah pengasingan Rengasdenkrok, jauh dari jalan raya Jakarta dan Cirebon. Upaya ini dilakukan untuk menjauhkan Soekarno Hatta dari pengaruh pemerintah pendudukan Jepang. Saat itu terjadi negosiasi yang sangat intens antara Achmad Subardjo (kelompok tua) dan Wikana (kelompok muda), akhirnya mencapai kesepakatan tentang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia untuk dilaksanakan di Jakarta. Soekarno dan Hatta juga dijemput dari Rengasdenkrok dan menuju rumah Laksamana Maeda di kawasan Menteng. Naskah SK tersebut akhirnya diproduksi oleh Ir. Dokter Soekarno. Moh.Hatta, Ahmad Subardjo, Banyak pertimbangan yang dilakukan sebelum mencapai kesepakatan mengenai otentisitas isi deklarasi dan penyuntingan teks tersebut. Sayuti Melik mengetik dari naskah yang disepakati, persiapan teks berlangsung pada dini hari tanggal 17 Agustus 1945, dan Sukarno yang membacakan teks deklarasi.